
"Sayang, kamu baik-baik aja kan?" Tanya Rifki yang sudah berada di kamar rawat yang Santi tempati.
"Aku baik-baik aja ko, gemes liat kamu hawatir gini" Jawab Santi sambil tersenyum sumringah gitu.
"Anak kita gimana?" Tsnya Rifki lagi yang masih khawatir.
"Dia kangen sama papahnya" Jawab Santi dengan nada manja.
"Orang serius juga kamu malah bercanda" Rifki yang mulai kesal karena ia seriusan cemas dengan keadaan mereka berdua.
"Gak usah marah gitu, cup cup cup" Santi yang kembali menggoda Rifki dengan nada manja.
"Au ah aku keluar lagi aja" Ucap Rifki dengan muka cemberutnya.
"Ih papah kamu baperan" Goda Santi lagi sambil mengelus perutnya.
"Tuh kan" Rifki yang mulai kesal beneran.
"Ah udah lah" Sambungnya sambil berjalan keluar kamar.
"Ih Yang tunggu, aku minta maaf atuh ih" Teriak Santi dengan nada manja nya itu menggunakan logat sunda nya.
Rifki yang mendengar itu ia tak jadi pergi, ia kembali memutar badannya dan mendekati Santi "Gemes gitu denger kamu ngomong pake logat sunda"
"Kalo gemes sini atuh gak boleh jauh-jauh" Ucap Santi sambil menyodorkan tangannya.
__ADS_1
"Awww peluk dong" Sambungnya seperti anak kecil yang lagi bermanja-manja dengan orang tua nya.
"Plis dong kalo pelukan bagaimana dengan juniorku" Jawab Rifki sambil tertawa takut ada yang bangun di bawah tar lupa situasi lagi.
"Ah sudah lah gak jadi" Ucap Santi.
"Ada yang sakit gak? Kaki atau apa gitu?" Tanya Rifki yang masih cemas dengan Santi itu.
"Nggak ko aku udah baik" Jawab Santi
"Yakin udah baik?" Rifki kembali bertanya untuk memastikan.
"Iya ini udah baikan ko" Jawab Santi.
"Tuh ada mamah kamu di situ, samperin dulu gih" Perintah Santi yang melihat bu Mira dari tadi melambaikan tangannya memanggil Rifki di balik pintu itu.
"Jan lama-lama tar aku rindu" Ucap Santi yang kembali menggoda Rifki dengan gombalannya.
Rifki pun berjalan keluar kamar rawat dan kelihatannya berbincang sebentar dengan Bu Mira, setelah itu Rifki kembali lagi.
"Ada apa Yang?" Tanya Santi.
"Nggak itu mamah sama papa dan ayah mau pulang dulu, tar gantian jaga kamu nya. Tar malam juga kesini lagi sekalian bawa handphone aku." Jawab Rifki mengatakan yang sebenarnya.
"Oh ya udah atuh, tapi kamu gak boleh pulang harus disini terus" Ucap Santi manja sambil memegang tangan Rifki.
__ADS_1
"Gak mandi gitu? Sebentar aja masa gak boleh" Tanya Rifki yang terkejut, mana bisa ia tidak mandi seharian.
"Ah da gak boleh ih" Ucap Santi kembali dengan logat sunda nya yang membuat Rifki terpesona.
"Yaudah iya iya sayang" Jawab Rifki yang sudah tidak bisa apa-apa. Mana bisa ia menolak keinginan istrinya tersayang itu.
Entah kenapa sekarang Santi kelihatannya lebih manja dengan Rifki. Entah itu bawaan bayi atau bagaimana. Tapi yang jelas Rifki senang dengan situasi itu.
.
.
.
.
.
.
.
Gemes banget liat mereka romantis gini. Tapi yang namanya pemeran utama mana mungkin bisa romantis dan bahagia begini terus, pasti sebentar lagi juga ada masalah baru. Untungnya aja masalahnya cepet kelar, tapi ya gitu masalahnya banyak banget. Eh malah di bocorin alur ceritanya🤭
Yu ikuti terus cerita nya 🐾
__ADS_1
Mon mff kalo masih banyak typo 🙏