
Hari itu setelah mereka selesai mandi dan dandan. Mereka kemudian pergi jalan-jalan di kampung itu dengan tujuan supaya Rifki dapat mengenal tempat-tempat yang ada di sana.
Awalnya Santi memang malas menemani Rifki, namun sang ayah bersikeras menyuruhnya untuk menemani Rifki. Dan pada akhirnya Santi memilih untuk nurut.
Mereka terus berjalan menyusuri jalan setapak yang ada di sana. Terkadang mereka juga ketemu dengan warga di sana yang sedang bekerja di kebun. Dan sekalian Rifki mengenalkan diri ke mereka. Mereka semua menyambut hangat kedatangan Rifki tersebut.
Hingga akhirnya mereka melewati rumah tempat tinggal Mayang, disana Mayang sedang menyapu halaman rumahnya. Dan ketika Rifki melihat Mayang yang ada di sana sikapnya berubah, berbeda dengan ketemu warga sebelumnya, pas ketemu Mayang ia buru-buru pergi dari sana.
Santi yang melihat kejadian itu, ia curiga dengan sikap Rifki yang mendadak aneh tersebut, kenapa pas ketemu Mayang ia seperti itu?, Padahal ketika ketemu warga setempat sebelumnya Rifki menyapa mereka dengan lemah lembut.
Mayang yang melihat itu ia juga aneh, tingkah Rifki sangat mencurigakan seperti itu. Sepertinya perkiraan Mayang bahwa sebenarnya mereka pernah saling kenal itu betul. Tapi dimana mereka pernah ketemu?. Ingatan Mayang waktu itu sepertinya tertutupi sesuatu ia tidak ingat apapun tentang Rifki.
Sambil menyapu halaman rumah itu Mayang terus mengingat-ingat dimana ia pernah ketemu Rifki. Namun tidak sedikitpun ia mengingat itu.
Sekarang Mayang sudah selesai menyapu halamannya yang lumayan luas itu, ia kemudian masuk ke rumahnya dan duduk di kursi sambil nonton tv, Ia masih dalam pemikiran yang sama seperti sebelumnya. Ia masih memikirkan dimana ia mengenal Rifki tersebut.
Kemudian ia membuka handphone nya dan melihat isi galerinya satu persatu. Terlihat di sana ada photo cek uang sebesar 10 juta dari atas nama MICHAEL RIFKIANDA PRAYOGA.
"Rifkianda, sedangkan suaminya si Santi nama panggilannya Rifki" batin Mayang sambil terus berfikir.
__ADS_1
Hingga pada akhirnya Mayang ingat semuanya. Ia ingat, bahwa Rifki adalah laki-laki polos yang melepas keperjakaannya dengan Mayang malam itu.
"Ternyata Laki-laki polos waktu itu dia"
"Pantas saja tadi sikapnya seperti itu"
"Gimana kalau Santi tahu, Suaminya itu pertama kali melepas keperjakaannya dengan ku?"
"Aku punya rencana, supaya anak dalam kandunganku ini ada yang mempertanggungjawabkan nya"
Sepertinya Mayang punya rencana licik.
Rifki dan Santi saat ini sudah sampai di rumah nya. Setelah bertemu Mayang, Rifki buru-buru pulang dengan wajah yang gelisah.
Bagaimana tidak, wanita yang mengajarinya sampai ia kecanduan itu ada di dekatnya. Bagaimana jika Santi mengetahui masa lalunya? Apakah dia akan menerima itu? Apalagi orang kampung disini selalu membanding-bandingkan nasib antara mereka berdua.
Rifki terus melamun sambil duduk di kamarnya. Bahkan Santi mendekatinya pun ia tidak menghiraukannya, biasanya jika Santi mendekati, gombalan-gombalan maut selalu keluar dari mulutnya.
Melihat itu Santi mulai curiga dengan Rifki. Ada apa antara Rifki dan Mayang? Kenapa setelah Rifki bertemu Mayang sikapnya jadi berubah seperti ini.
__ADS_1
"Aku akan selidiki semuanya" Kata Santi sambil pergi keluar dari kamar itu.
.
.
.
.
.
Konflik baru di mulai🍻
Semoga saja masalahnya cepat terselesaikan. Dan si Mayang tidak berhasil dengan rencananya.
Yu ikuti terus cerita nya 🐾
Jan lupa follow ig author @reeyanraa
__ADS_1
Mon mff kalo masih banyak typo 🙏