Kecanduan Bercinta

Kecanduan Bercinta
Air Putih


__ADS_3

***


Di rumah Mayang, Hingga saat ini ketika semua orang sedang melakukan ibadah sholat, mereka berdua masih terus melakukan aktivitas panas dosa nya itu.


Yang awalnya Aryo berjanji hanya melakukan satu kali saja, sekarang ia lupa dengan janjinya di saat hawa nafsunya membara, enyah sudah berapa kali ia melakukannya, namun hingga saat ini ia belum puas juga.


Mayang pikir Aryo ini mempunyai kelainan, karena rasanya baru kali ini ia merasakan ada lelaki seperkasa ini, bisa-bisanya ia terus kuat melakukannya sampai berkali-kali, padahal pria lain kebanyakan hanya mampu melakukan satu kali saja.


Rasanya badan Mayang sudah tak kuat lagi semua janji yang di setujui oleh Aryo terlupakan begitu saja, Aryo melakukan begitu kasar padanya.


Tapi apa daya, ia juga menikmati itu semua, tidak bisa di pungkiri walaupun ia menderita melakukannya tapi ia mendapatkan kesenangan yang sama.


***


Sedangkan di rumah sakit, Santi terbangun ketika semua orang sedang tidak ada di sana. Ia memanggil-manggil suaminya, namun Rifki tidak ada di sana.


Tenggorokannya terasa haus, ia kemudian melirik ke sampingnya, di atas meja sana ada segelas air putih, tapi ia juga tidak tahu apakah ia akan kuat untuk membawa nya atau tidak.

__ADS_1


Tenggorokannya terlalu haus sampai ia tidak bisa menunggu suaminya datang, ia ingin sekali minum, tidak enak rasanya.


Ia berusaha bangun dari berbaringnya, walaupun tubuhnya masih lemas dan kepalanya masih sedikit pusing tapi semoga saja ia kuat.


Ia kemudian melangkah dengan tertatih-tatih, untuk sampai ke tempat dimana air itu berada rasanya sangat sulit sekali untuk melangkahkan kakinya.


Dengan sekuat tenaga ia berusaha, kemudian ia berhasil sampai dan mengambil gelas air itu, namun belum sempat ia minum, kepalanya pusing parah, sampai-sampai gelas yang ia pegang tak terasa terjatuh dan pecah berserakan di lantai.


Badannya lemas, ia rasa tidak punya tenaga sedikitpun, bahkan hanya untuk berdiri rasanya ia tidak kuat untuk menopang tubuhnya.


Kebetulan Tika ini sengaja datang lebih awal, karena ia berniat untuk menengok Santi terlebih dahulu, karena ia tidak enak dengan Bu Mira dan Rifki.


Pas Tika datang dan membuka pintu, ia lihat Santi akan terjatuh, kemudian ia buru-buru untuk menolongnya.


Kemudian Setelah itu Tika membawa Santi ke belangkar untuk di baringkan dan di beri obat penenang, semoga saja keadaannya tidak kenapa-kenapa.


Tika juga bingung kenapa Santi di tinggalkan sendirian, harusnya ada orang yang jaga, supaya bila ada apa-apa bisa ketahuan.

__ADS_1


Untung saja ada dia yang datang tepat waktu, jika tidak ia juga tidak tahu bagaimana kondisinya sekarang, apalagi ia tahu bahwa Santi mempunyai kehamilan yang lemah, dan jika terjadi kelelahan akan berdampak fatal pada janinnya.


.


.


.


.


Hay Reyreader gimana nih ceritanya? si Tika ni baik banget yak, udah cantik, sabar, penolong, dah paket kumplit itu mah, andai aja ada di dunia nyata, mungkin author udah klepek-klepek aja dah wkwkwkw


Gak kaya si Mayang tuh, cantik juga percuma kalo murahan, entah berapa banyak tuh laki-laki yang sudah mencicipinya, udah kaya gorengan aja dicicipi sana-sini.


Yu ikuti terus ceritanya 🐾


Mon mff kalo masih banyak typo 🙏

__ADS_1


__ADS_2