Kecanduan Bercinta

Kecanduan Bercinta
Salting Lagi


__ADS_3

"Maaf ya yang" Ucap Santi merasa bersalah pada suaminya itu.


"Maaf kenapa?" Tanya Rifki heran, jarang-jarang cewek minta maaf duluan, biasanya cewek punya semboyan selalu benar.


"Aku buat kamu risih ya?" Santi tahu kalau suaminya pasti Risih dengan sikapnya yang harus deket-deket terus gak bisa jauh sedetik pun.


"Enggak ko, kata siapa?" Rifki yang tidak tega pada istrinya itu.


"Aku takut kamu risih aja" Jawab Santi gak enak hati.


"Dengerin ya yang, kamu itu wanita yang aku cintai, jadi apapun itu aku bakal lakuin untuk kamu, apalagi sekarang kamu sedang mengandung anak kita." Kata Rifki panjang lebar dan membuat hati Santi sedikit lega. "Makasih ya"


"Kamu kenapa senyum-senyum gitu?" Tanya Rifki yang sekarang gantian istrinya senyum-senyum sendiri.


"Aku pengen kamu cium kening aku" Pinta Santi sambil tersenyum malu.


"Ih malu yang, gimana kalo ada cctv di sini" Jawab Rifki sambil ikutan tersenyum.


"Ya gak papa kan udah suami istri" Ucap Santi sambil matanya melirik memohon pada suaminya.


"Ya udah deh demi kamu" Jawab Rifki pasrah.


Satu kecupan mendarat di kening Santi, rasanya senang sekali hati Santi, entah kenapa memang rasanya senang aja gitu jika dekat-dekat dengan suaminya.


"Kamu liatin aku terus ih" Gerutu Rifki yang menjadi salting di liatin Santi terus menerus.


"Kata mama juga bawaan bayi ini" Jawab Santi santai.

__ADS_1


"Tapi kan aku jadi malu ih" Rengek Rifki pada istrinya.


"Kenapa senyum-senyum lagi? awas ya pengen yang aneh-aneh" Rifki yang mulai curiga, pasti istrinya ini ada sesuatu yang di minta lagi.


"Kamu tidur di sini ding di sebelah aku" Pinta Santi sambil menepuk bagian samping nya.


"What?" Tanya Rifki kaget.


"Gak usah syok kaget gitu ah" Ucap Santi tanpa merasa bersalah sedikitpun dengan keinginannya.


"Ih tapi yang, masa iya tidur di sini" Gerutu Rifki pada keinginan istrinya itu.


"Ya gak papa sini" Ajak Santi sambil menarik tangan suaminya.


"Mana muat yang itu kan cuma buat satu orang" Rifki yang mencari-cari alasan, mana bisa tidur di sana berdua.


"Tapi kan aku maunya tidur di samping kamu" Rengek Santi.


"Tapi janji gak minta ngapa-ngapain lagi" Sambungnya.


"Iya deh janji" Jawab Santi berjanji.


"Awas minta yang lebih" Tegas Rifki pada istrinya.


"Boleh kalo kamu mau" Jawab Santi sambil tersenyum menggoda suaminya.


"Nggak sekarang, nanti aja di rumah kalo udah pulang" Rifki yang mulai tergoda dan berusaha melawan hasratnya.

__ADS_1


"Gasss" Sambungnya sambil tersenyum lebar.


"Udah sini cepetan ah" Pinta Santi agar Rifki segera tidur di sampingnya.


"Gak bakal rusak ini?" Rifki yang tidak yakin dengan belangkar yang akan di tiduri berdua itu.


"Ya nggak tahu, coba aja dulu" Jawab Santi cengengesan bahagia.


"Ya ampun dah istri gue kenapa gini amat ya alloh" Rifki yang mengeluh.


"Gak usah ngeluh, udah dapet istri cantik juga" Gerutu Santi melihat suaminya mengeluh kepada tuhan.


"Iya deh cantik" Pasrah sudah Rifki ini.


.


.


.


.


Hallo Reyreader gimana nih ceritanya?


Seneng amat liat pasutri ini akur gini, romantis lagi, emang menikah itu seenak itu ya? Ah tapi bagaimana dengan pernikahan Tika dan Fachriel, mereka tidak seberuntung kalian.


Yuk ikuti terus ceritanya 🐾

__ADS_1


Jan lupa like 👍


Mon mff kalo masih banyak typo 🙏


__ADS_2