
Jangan di tanya mengapa Lando mengenal wanita yang ada di dalam video mesum itu. Lando adalah seorang model terkenal saat ini, tidak mungkin baginya tidak mengenal model cewek yang satu ini.
Cewek yang dikenal berani tampil fulgar ini adalah salah satu wanita yang mengejarnya. Bahkan wanita itu pernah melabrak Salsa, karena menilai Salsa bermain curang dalam usaha merebut hati Lando.
"Kamu serius?" tanya Langit, semangat.
"Iya, Bang. Dia ini saingan berat bos lama Lando. Mereka pernah siram-siraman air pas di Bali. Memang pada nggak tahu malu," jawab Lando jujur.
"Wih, hebat juga kamu bisa digandrungi banyak cewek," ucap Langit, bercanda tentunya.
"Tapi yang diinginkan hati malah menjauh, Bang." Lando tersenyum kecut.
"Why? Apa yang kurang dari seorang model tampan satu ini?" tanya Langit.
"Kurang tajir, Bang!" Lando tertawa. Begitu pun Langit. Mereka berdua sama-sama tertawa. Rasanya senang saja bisa bercengkrama berdua, apa lagi membicarakan masalah pribadi seperti ini.
"Tapi kamu yakin kan, kalo ni cewek yang kita cari?" tanya Lando.
"Insya Allah, Bang. Lando nggak akan salah. Karena emang kerjaan dia kayak gini!" jawab Lando jujur.
"Oh... entahlah, aku jadi pusing sendiri. Kenapa nggak hati-hati? Kenapa nggak bisa jaga diri?" jawab Langit menyesal.
"Namanya perjalanan hidup, Bang. Kita nggak akan pernah tahu aral apa yang akan menghalangi kita," jawab Lando.
__ADS_1
Lalu mereka berdua saling melempar senyum. Sebelum akhirnya sebuah pesan dari seseorang yang Lando kenal. Yang ia percaya untuk mencari wanita itu.
"Ini kan, Bang, orangnya?" tanya Lando sembari menunjukkan sebuah foto kepada sang kakak ipar.
Langit mengambil ponsel tersebut dan memeriksanya dengan teliti.
"Iya, Lan, kamu bener. Ini cewek itu," jawab Langit, ikutan yakin.
"Sudah ku duga, dia sekarang ada di Singapura. Mau suruh orang jemput paksa atau kita yang ke sana, Bang?" tanya Lando lagi.
"Sebaiknya kita suruh tim aja langsung meringkus ni cewek di sono, dari pada kita bolak-balik nanti malah habis di ongkos. Belum lagi kita belum tahu siap sebenarnya dalang dari peristiwa ini dan lagi, kita nggak tahu tujuan dia apa?" jawab Langit berusaha mempertimbangkan baik buruknya yang akan terjadi.
"Oke, Bang. Tidak masalah, oiya, Bang nanti kalo abang nggak keberatan, Lando mau ngenalin Abang sama cewek inceran Lando. Pengen tahu pendapat abang," pinta Lando.
"Oh, boleh. Tentu saja, tidak masalah," jawab Langit.
Tak ingin mengulur waktu, Lando pun segera mengirim pesan kepada Karen, yang tak lain adalah wanita yang Lando incar.
Lando berharap, Karen ada waktu dan mau menemui kakak iparnya. Intinya, Lando ingin mengenalkan wanita itu kepada iparnya. Ia ingin tahu pendapat Langit tentang wanita yang ia cintai.
***
Di sisi lain, Vico marah besar karena kelingan jejak Riana. Anak buah bodohnya itu ternyata keasikan dengan pesta kemenangan mereka sehingga lupa bahwa wanita yang seharusnya mereka awasi malah menghilang tanpa jejak.
__ADS_1
"Cari dia, kalo tidak akan ku ledakkan kepala kalian satu persatu!" gertak Vico pada beberapa anak buahnya yang tertunduk takut di depan matanya.
"Maafkan kami, Bos!" jawab ketua geng tersebut.
"Maaf kamu bilang, ha? Kalian tahu, dia membawa pergi putriku, Brengsek!" Vico menatap geram pada orang-orang berkepala plontos itu.
"Kami berjanji akan segera mencarinya, Bos!" janji pria itu lagi.
"Hoohhh, aku kasih kalian waktu satu kali dua puluh jam, jika kalian tidak bisa menemukan wanita itu, maka lihat saja nanti. Siapa di antara kalian yang pertama menghadap Tuhan," jawab Vico, pelan namun setiap kata itu bukanlah candaan. Melainkan amarah nyata pria itu.
Tak dipungkiri bahwa barisan pria berkepala plontos itu merinding.
Tak ada perbincangan lagi, barisan orang itu pun akhirnya pamit, untuk melaksanakan tugas mereka.
Kini tinggalah Vico dengan segala kegundahannya. Hatinya terlanjur jatuh cinta pada ibu sambung bayinya. Hasratnya begitu tinggi ingin memiliki wanita itu. Hingga dia lupa, bahwa Riana telah memiliki keluarga. Riana telah memiliki suami.
Mata batin pria ini terlanjur buta. Yang ia inginkan saat ini hanyalah Riana, Riana dan Riana.
Apapun dan siapapun yang mengahalanginya untuk memiliki wanita itu pasti akan dia hancurkan. Itu adalah janji Vico.
Dia tak ingin melakukan kesalahan yang sama, mengalah pada cintanya. Sehingga dia kehilangan wanita yang pernah mengisi hatinya itu.
"Di mana kamu, Sayang!" ucap Vico sembari mengelus foto Riana yang tampak cantik dengan balutan gamis berwana marun dengan hijab senada.
__ADS_1
Bagaimana Vico tidak tergila-gila dengan wanita itu? Riana, selain lembut keibuan dan sayang putri semata wayangnya, Riana juga cantik sangat cantik. Bahkan jauh lebih cantik dibanding Raras, yang tak lain adalah wanita yang pernah mengisi hatinya. Yang telah ia anggap meninggal karena melahirkan bayinya.
Bersambung....