Ketulusan Hati Istri Kedua

Ketulusan Hati Istri Kedua
Rekomendasi untuk kalian


__ADS_3

*SANG MUTIARA YANG TERSEMBUNYI*


Cuplikan Di Bab : Ijab qobul.


"Ananda Muhammad Azzam Ramadhan bin Hendrawan Azram?" panggil Ayah Naisha.


"Iya pak!"


"Saya Nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri kandung saya Naisha Arizmah Azzifa dengan maskawin berupa Alat sholat serta cincin berlian di bayar tunai.."


Azzam langsung menyambutnya dan dengan satu tarikan napas


"Saya terima nikah dan kawinnya Naisah Arizmah Azzifa binti Faisal Basri dengan mas kawin tersebut tunai "


"Bagaimana para saksi?" tanya penghulunya.

__ADS_1


"Sah!"


"Sah!" sambut mereka serentak..


Dan langsung di lanjutkan dengan doa. yang di bacakan oleh penghulunya.


sementara di balik tirai.


Naisha yang duduk di dampingi bunda dan sahabatnya ikut mendengar Azzam berijab dan saat mendengar kata sah, membuat jantung berdetak kencang. mendengar penghulu berdoa ia pun ikut berdoa


" Aamiin Syukron imah" ucap Naisah tulus.


Yaa mulai sekarang ia sudah berstatus seorang istri dan ia hanya bisa berharap, semoga ia bisa menjalani kehidupannya yang baru dengan tulus dan ikhlas dan berharap keluarga barunya kelak menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah.


Setelah sesi berdoa selesai, penghulu pun meminta agar pengatin Wanita dikeluarkan.

__ADS_1


untuk menyaksikan pra janji pernikahan yang akan di bacakan oleh pengantin pria


karena pengatin Wanita sudah di panggil.


Imah gendut yang berpakaian senada dengan Naisha pun ikut menuntun Naisha, keluar untuk di pertemukan pada suaminya, mereka berjalan perlahan dengan Naisha yang menundukkan wajahnya, karena malu


Azzam langsung kaget saat melihat mereka berdua, begitu juga Frans.


"sudah ku duga bahwa dialah Imah si gendut itu" batin Azzam, saat melihat wanita gendut yang di sebelah Naisah.


Tak berapa lama mereka berdua sampai di hadapan Azzam namun belum sempat Naisah duduk tiba-tiba Azzam buka suara.


"Sesuai persyaratan Pah, pak.. saya akan langsung membawa istri saya!" ujar Azzam yang langsung menarik tangan Irma sahabat baik Naisha dan ia berjalan dengan cepat, menuju pintu mesjid.


Mereka yang menyaksikan Azzam menarik Irama hanya tercengang heran termasuk Naisha hanya diam terpaku. Saat melihat suaminya menarik sahabatnya gendutnya itu.

__ADS_1



__ADS_2