
Setelah Ayu pulih Tantri di merasa lega Tantri juga berniat untuk pulang ,tapi memang belum ada waktu yang pas Karena rasa nyaman berada di istana.
"Tan....besok kita jalan-jalan ya"
kata Ayu yang duduk santai bersama San dan Arjuna, melihat Ben tengah berlatih memanah.
"Boleh dah Yu"
kata Tantri yang begitu bersemangat.
Di lain tempat, Alingga hanya menunggu kepastian dari pak Dukun, mungkin ada 3harian, kerja saja dia tidak konsen, dia bahkan kerumah Ayu dan Tantri, tapi tidak ada jawaban, di telepon pun tidak di angkat, sunyi senyap, seakan keduanya pergi kesuatu tempat yang jauh.
Dia juga menghampiri rumah pak dukun, namun rumah beliau sepi, tidak ada orang di dalam rumah yang terbuat dari bilik bambu, Alingga tidak merasa curiga, dia pun pulang kerumah seperti biasanya, sedangkan Tantri dan Ayu sedang bersantai di sebuah taman belakang istana.
Tantri mengajak Arjuna dan Ben bermain di halaman yang penuh pohon dan bunga itu, Ayu hanya tersenyum melihar mereka berlari bahagai, begitu pula San. Kemudian, San menarik tangan Ayu, membawanya ke sebuah batu di dekat pohon, Ayu hanya tersenyum dan mengikuti perintah San yang meminta Ayu untuk duduk.
San pun duduk du bawah menghadapnya, kedua tangannya di genggam suaminya, mata mereka saling bertatapan, senyum teruntai di wajah keduanya. Tampak jelas belahan dagu mas San yang tidak dapat Ayu lupakan.
"Aku sayang mas"
"Mas juga"
ujar San membalas perkataan Ayu, dia oun bangun dan mendekatkan wajahnya ke Ayu, bibir nya yang lembut mencium Ayu, tangan Ayu pun di letakan di leher si suami, keduanya seakan melepaskan rasa sayang setelah mereka melewati semua rintangan yang mereka hadapi selama ini.
...Gemuruh mengguncang tautan cinta...
...Berdesah hati remuk redamkan rasa...
__ADS_1
...Tatkala cinta diuji yang kuasa...
...Dapatkah kulalui semua cobaan...
...Berkecamuk beribu rasa didada...
...Tuhan Kuatkanku dengan cinta...
...Tak akan pernah sirna rasa cintaku...
...Kupertahankan hingga akhir hidupku...
...Walau halangan ujian yang menerpa...
...Tlah memberi jarak pada kita...
...Cinta yang diuji kan semakin indah...
...Kan bertambah dalam rasa cinta...
...Bersama kita selami karunia Tuhan...
"Ketika Cinta Diuji". Bahwasannya cinta adalah suci yang terbingkai dalam sebuah perjuangan kehidupan. Semakin cinta di uji semakin kuat pula cinta tersebut. Cinta ibarat harmoni yang harumnya bisa dirasakan. Ketika ombak menghadang dan kesucian cinta dipertanyakan namun ketika kita paham akan esensi sebuah cinta adalah menjaga dan memperkuat, Tuhan tahu ketika kita telah lolos dalam semua cobaan harumnya cinta akan kita rasakan.
Ayu dan San berhasil melewati itu semua, namun cinta itu hanya dipinjamkan sementara padanya dan di masa depan Ayu tahu cinta itu adalah milik Kemuning. Jangan terlena dengan cintamu yang kau yakini akan kau bawa hingga ke pelaminan. Karena di setiap persimpangan jalan akan selalu ada kemungkinan dalam setiap ujian yang di berikan. Apalagi dengan cintamu yang telah diawali dengan kebohongan dan dusta, jangan mimpi akan bisa dapat dipertahankan dan dibawa hingga menjadi suatu yang halal.
Itu namanya mustahil, karena Ayu tahu betul dia bukan makhluk yang abadi seperti San. Juga bagaimanapun kondisi cintamu, jangan percaya akan perkataan orang lain. Dan kesucian itu diikat dengan tali yang kuat. Seberapa bahagiapun Ayu saat ini. Tidak ada yang bisa menjamin. Dan ridak ada ikatan yang membuat perasaan bertahan kala cintanya diuji. Ada ujian, ya pergi. Ada masalah ya pergi. Ada yang baru, ada yang baru menghampiri. Ada yang melenakan ya terlenakan.
Hati itu tak ada batasannya. Hanya saja, hidup kita seringkali dibatasi dengan hal-hal yang kadang tidak terbantahkan. Misalnya sebuah perbedaan agama.
__ADS_1
Pasangan beda dunia yang menjalani kehidupan cinta bukan hanya 1 atau dua di jaman sekarang. Ada yang putus di tengah jalan, ada pula yang menjalaninya terus meski banyak tantangannya.
Menghargai pasangan walau beda dunia. Situasi saat ini bernama cinta yang bisa datang tanpa kita minta. Menghargai pasangan kita adalah hal terbaik yang bisa dilakukan. Lagipula cinta itu menghargai perbedaan, meski nantinya akan lanjut atau tidak.
Sama seperti hidup dalam negara dengan banyak budaya yang berbeda, maka pada umumnya kita memiliki cara pandang yang beda. Siapkan diri untuk lebih open minded terhadap perspektifnya agar tidak menimbulkan spekulasi yang menyinggung satu sama lain, Ayu menerapkan seperti itu, agar kualitas hubungan mereka tetap berlanjut dengan bahagia, walau berbeda dunia, Ayu hanya ingin jika memang suatu saat Tuhan berkata lain, untuk mereka, Ayu ingin mas San bahagia, dirinya juga bahagia walau suatu hari mereka berpisah.
Ayu berharap. Kisah cinta beda dunia memang punya ending yang bahagia. Jadikan perbedaan sebagai perisai yang melindungi satu sama lain, San juga merasakan hal yang sama, walau dia terkadang sedih kanapa mereka yang saling mencinta di pisahkan oleh sebuah dimensi.
.
.
.
Cinta mengajarkan akan kerelaan dan ketulusan. Bila memang kamu mencintainya lepaskan dia dan biarkan dia memilih bersama orang yang dicintai, Alingga tidak dapat mengikhlaskan hatinya untuk Ayu bersama pilihanya dan percayalah seseorang yang lebih baik sedang menantimu untuk menjemputnya, tapi dia tetap bersikeras akan hatinya untuk Ayu.
Dalam cinta hal yang membuat hati merasakan sakit yang begitu dalam adalah apabila kita tidak mampu merelakannya atau melepaskannya. Alingga seakan egois dan hanya memikirkan hatinya sendiri. Memaksakan cinta hanya akan membuat Alingga dan Ayu menderita. Cinta bukanlah ambisi untuk selalu memiliki, namun cinta member dengan tulus tanpa memaksa untuk mengembalikannya. Alingga tidak bisa membedakan antara cinta dan ambisi. Memang ketika cinta datang dalam hati akan memiliki keinginan untuk memilikinya namun Alimgga terus berusaha agar Ayu mengerti apa itu cinta apabila dia melepaskan Alingga.
Alingga tahu cintanya dapat menghancurkan hatinya sendiri, namun dia juga dapat member pembelajaran untuk Alingga. Sesuatu dapat merusak dan membangun tergantung bagaimana cara dia menghadapinya. Rasa sakit yang Alingga alami ketika cintanya bertepuk sebelah tangan akan membuat Alingga lebih dewasa dan bijak dalam menghadapi cinta. Cinta adalah sesuatu yang tidak perlu di sesali maupun di salahkan. Cinta datang begitu saja, karena hati yang telah memilihnya. Namun apabila cinta tidak terbalas pahamilah itu sebagai pembelajaran dan membuat agar lebih mengerti bahwa selamanya cinta tidak dapat dipaksakan. Memahami cinta sebagai anugrah dan hal yang membuat diri kita bahagia, setidaknya Alingga dapat merasakan betapa menakjubkannya cinta.
Jangan putus asa dan menyerah dengan cinta yang telah kandas. Percayalah ada seseorang yang lebih baik dari Ayu sedang menantinya. Ketika Alingga tidak dipersatukan oleh cinta yang di inginkan, pahamilah mungkin Ayu bukan cinta yang tepat dan dia tidak cukup baik untuk bersama Alingga. Jika dia tidak dipersatukan dengan seseorang yang selalu Alingga sebut dalam doa mungkin Akingga akan dipersatukan oleh seseorang yang selalu menyebutnya dalam doanya. Mungkin ada seseorang yang diam-diam menyukai dia, dia lebih berhak mendapatkan cinta dan tidak akan menyia-nyiakan perasaan Alingga.
.
.
.
(Bersambung)
__ADS_1