Kisah Cinta Pangeran Jayanaga : Reinkarnasi

Kisah Cinta Pangeran Jayanaga : Reinkarnasi
SR. Percobaan Bunuh diri


__ADS_3


Kesal dan prustasi membuat Ayu gelap mata, setelah dia kembali dari kamar mandi, untuknya buat apa hidup, orang tuanya saja memasrahkan dirinya kepada Tantri, dia hanya meninggalkan rumah dan sebuah kredit card.


Di memandang rak obat yang berada di mejanya, untuk apa dia hidup dalam kesedihan sepanjang waktu, merasakan sakit yang bukan berasal dari orang tuanya, dia benar-benar tidak ingat dia siapa? siapa yang orang yang membuat dirinya hancur.


Tanpa rasa ragu Ayu mengambil semua obat dan menelan semua dalam mulutnya, hingga tersedak, suaranya terdengar oleh Tantri, curiga dengan suara tersebut, Tantri bangun dan kaget dan mendapati sahabatnya colebs'.


"Ayu.....?"


teriaknya berlari menghampiri Ayu yang terbaring di lantai dengan botol obat yang tumpah, kemudian dia menekan tombol darurat.


Tantri tidak tega melihat temannya menderita begini, dia berusaha membuat Ayu memuntahkan obat, Tantri sedikit lelah, kenapa sahabatnya begitu mudah untuk memutuskan suatu masalah.


Para perawat datang dan bergegas menangani Ayu,sedangkan Tantri di bawa keluar oleh seoarang perawat lainnya, para perawat dan dokter berusaha sebisa mungkin menyelamatkan Ayu.


.


.


.


Sementara San yang berada di alamnya, lebih sering menyendiri, dia cinta Kemuning, tapi rasa nyaman dia dapatkan kepada Ayu, San tidak bisa melepaskan Ayu, dia tidak merelakan Ayu pergi, San sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi,ada perjanjian apa diantara keduanya.


Hari-harinya dihabiskan di istana, mengurus kerajaan, berburu dan melatih panahnya, dia juga mengajak Ben yang kini telah berusia 10 tahun untuk berkuda, dia paling suka berkuda dan memanah.


Dia dan Kemunig, kehidupan mereka bahagia, apa yang kemuning inginkan terwujud, sedariawal memang semua adalah milik Kemuning.


Empu Gatma yang tidak tega melihat pangeran San selalu menyendiri, murung, walau tidak pernah dia tunjukan, dia kembali ke danau yang menjadi tempat favoritnya.


Di ikuti empu Gatma, San yang merasa tenang dengan gemercik air yang ditiup angin, sejenak pikirannya tenang, rasa rindunya tidak bisa hilang, setiap harinya dia selalu menyalahkan dirinya sendiri, tapi hati tidak dapat berbohong.


"Ayu sejatinya manusia biasa, tersesat dan pangeran menemukannya"


kata empu Gatma yang menghampiri San.


"Maksudnya empu???"

__ADS_1


"Jawabannya ada di alam manusia, tapi jangan mengharapkan UU dia akan mengingatmu"


tambah empu Gatma.


"Empu tahu semua ini? kemana Ayu pergi?"


tanya penasaran.


"Dia anak manusia yang tersesat, Kemuning menemukan dan menjadi satu dalam dirinya, tapi dia lupakan satu hal, rasa cinta terhadap pangeran,berasal dari Kemuning, setelah tiba masanya Ayu akan kembali ke alamnya, yang tertinggal hanyalah sebuah memori yang menyakitkan, dia tidak dapat mengenal kalian, bahkan dia sendiri tidak paham akan perasaannya yang sakit"


penjelasan empu Gatma membuatnya paham, San harus menemukan Ayu di alam manusia.


Empu Gatma bicara sesuai dengan kenyataan, apa yang tejadi dengan San adalah kisahnya yang dulu.Bahkan di usianya sekarang, sang isteri telah meninggal dunia.


Seperti biasa dia bersiap pagi untuk berburu, setelah berpamitan dia bergegas pergi dengan menunggangi kuda, Kemuning mungkin tahu San berniat pergi kemana, namun dia hanya membiarkan, dia tahu suaminya tetap akan pulang.


San pergi menuju ke danau, dia melepaskan sang kuda membiarkan sang kuda mencari makan dan minum sendiri, buatnya pergi kealam manusia sangatlah mudah.


Dia hanya perlu konsentrasi, dengan melalui sebuah pintu yang tiba-tiba muncul, San pun membuka dan masuk di balik pintu, pintu dengan cahaya terang itu membawa San ke sebuah bangunan rumah sakit, dimana Ayu terbaring lemah, awalnya dia ragu apakah orang yang di datangi adalah orang lain, namun ketika San melihat ada luka baru di kening Ayu, akibat Ayu yang colebs' terbentur siku meja.


Ahh !!! San hampir melupakan bahwa Ayu menjadi satu dengan Kemuning, yang tidak lain inilah Ayu yang sebenarnya.


"Ben...Juna bunda kangen"


rintihnya yang tidak sadarkan diri.


Benar dia adalah Ayu yang dicarinya, raut wajahnya senang, akhirnya dia bisa menemkan Ayu, namun ada yang aneh, ketika San hendak menggenggam tangan Ayu, dia tidak dapat melakukannya, karena dia tidak memiliki fisik seperti Ayu.


Karena bangsa dia tidak kasat mata !!!


Dia hanya bisa melihat, tanpa Ayu tahu keberadaan nya, tanpa Ayu ingat siapa dan apa yang terjadi, kecewa itu pasti, tapi bagaimana pun semua sudah di gariskan.


San hanya diam menatap Ayu, dia sering sekali memanggil nama Arjuna dan Ben dalam mimpinya, tapi dia tidak dapat ingat, Tantri juga mendengarnya seperti memanggil seseorang dengan nama mas.


Tantri sendiri percaya Ayu telah berkelana disaat dia koma, entah apa yang terjadi, mengharuskan Ayu kembali ke raga nya, membuat Ayu melupakan hal yang sepertinya hanya terjadi di mimpinya.


San hanya bisa melihat dan melihat, berhari-hari dia hanya berdiri menatap Ayu yang kosong, dia melihat Ayu yang terus menangis selama berhari-hari, setiap malam dan jam yang sama, setelah itu dia akan terdiam menatap langit-langit kamarnya.

__ADS_1


Untuk berjaga-jaga agar Ayu tetap aman, sengaja di jauhkan rak obat dari ranjangnya, dia pun akan bersenandung ketika matahari mulai memancarkan sinarnya masuk ke dalam kamar Ayu.


"Hmm...hmmm...hmmmm"


ujarnya sambil meneteskan air mata.


Dan berulang kali pula San melihat Ayu mencoba mengakhiri dirinya, melukai tangannya dengan garpu, jarum infus bahkan terakhir dia mencoba menggantung dirinya, Tantri selalu siaga, dia tidak bisa lengah akan emosi Ayu yang belum stabil.


Tantri bahkan berkonsultasi dengan dokter kejiwaan, apakah ada syaraf terganggu atau tidak, besok dia akan di periksa secara intensif, San hanya terdiam sedih tidak mengerti apa yang terjadi dengan Ayu.


Ayu duduk di kursi roda, dia hanya diam dan mendengarkan perkataan Tantri, mereka sedang menuju ruangan piskologi, Ayu akan di beri arahan melalui hipnotis, membuat pikirannya tenang dan rileks.


Kebetulan dokter piskolog yang akan menangani Ayu adalah teman satu kampus dengan Tantri dan Ayu, dokter Alingga dia teman satu kampus namun beda jurusan, Ayu yang mengikuti kegiatan salah satunya penyiaran di kampusnya, disana dia bertemu dan kenal Ayu, walau hanya sebatas tahu tapi mereka tidak dekat.


Alingga yang merupakan anak blasteran, bapaknya sudah ke jawaan banget kalau bicara juga medok, dia anak pertama dari dua bersaudara, dia memiliki adik bernama Enmily.


Sejak terakhir dia bertemu Ayu kondisi yang saat ini lah terburuk, Ayu bahkan tidak mengenali siapa Alingga, pria yang selalu memperhatikan dia secara diam-diam.


Awal pertemuan Ayu tidak melihat Alingga sebagai dokternya, dia cemderung diam dan diam, walau San berada di sampingnya, tetap saja, dia tidak bisa mendengar apa yang San bicarakan.


Seperti tertutup dinding kaca yang tinggi, teriak pun Ayu tidak dapat mendengar San, seperti telah terputus komunikasi keduanya, hanya satu cara, San terus menemani Ayu, apapun yang terjadi, dia menggunakan kekuatannya ketika dirinya benar-benar dalam keadaan darurat.


.


.


.


(Bersambung)


Bagusnya visual Alingga korea apa indo ya?


Mana yang lebih cocok? apa cowok arab? 😂


Pliss jawab d kolom komentar ya 😘😘😘


__ADS_1


__ADS_2