Kontrak Nikah

Kontrak Nikah
Part 33


__ADS_3

Kania nampak diam di benar-benar syok melihat sosok yang selalu dia hindari, apa ini hanya mimpi pikir nya sambil terus meremas jari-jari nya sedangkan Arga nampak diam dia bingung melihat istrinya nampak berkeringat.


"Hey-


"Suttt," Kania menempelkan jari telunjuk nya di bibir Arga dia tidak mau mereka menyadari kedatangan nya.


"Pergilah Mas dan kumohon jangan pernah muncul di hadapanku lagi," ucap Bu Aisyah.


"Aku tidak akan meninggalkan kalian lagi, setelah sekian lama kamu membohongi ku," ucap pria itu.


Bu Aisyah nampak menangis dia benar-benar kesal sekali dengan pria di hadapan nya.


"Ku mohon Mas Bagas pergi lah semua yang kamu katakan itu tidak benar," ucap nya.


Ya pria itu adalah Om Bagas, Kania benar-benar tidak percaya kalo Bagas masih hidup dan sekarang ada di sana.


"Aku tidak akan pergi sebelum kamu beri tahu dimana Kania," ujar nya namun Bu Aisyah menggelengkan kepalanya.


"Ayolah Ay aku janji tidak akan berbuat kasar padanya mana mungkin aku mencelakai anak kandung kita," ujar nya.


Bagai kan di sambar petir kaki Kania langsung lemas dia berpegangan pada tangan Arga.


Namun Arga yang belum siap pun malah ikut terjatuh dan membuat bunyi yang cukup keras mereka ambruk di lantai.


Kedua orang tua itu nampak menoleh dan langsung berlari.


"Kania kamu kenapa?" ucap bu Aisyah melihat Kania sudah tidak sadarkan diri.


Mereka pun mengangakat tubuh Kania kekamar nya, mereka benar-benar cemas sekali melihat wajah Kania yang pucat.


Bu Asiyah pun mengoleskan kayu putih dan tak lama kemudian Kania pun membuka matanya namun dia langsung bangun dan menepis tangan bu Aiysah.


"Jangan pegang-pegang aku tidak mau tangan kotor kalian menyentuh ku," teriak nya membuat semua orang bingung.

__ADS_1


"Kamu kenapa nak, kamu marah sama ibu?" tanya Aiyah lembut.


Baru kali ini Arga melihat wajah bu Aisyah karna saat kemarin-kemarin bertemu Aiysah selalu memakai cadar.


Kania menatap pria paruh baya itu dengan tatapan benci dia benar-benar sangat membenci pria itu, kenapa di gak jadi mati sih pikirnya.


"Aku mau pulang," ucap nya bangkit dari tempat tidur namun bu Aisyah kembali menahan nya.


Bu Aiysah yakin Kania mendengar sesuatu sehingga membuat nya marah, karna selama ini Kania tidak pernah berbicara kasar padanya apalagi dengan nada yang tinggi.


Kania sangat menyayangi bu Aisyah dan menghargai nya sebagai orang yang berjasa telah membesarkan nya, bu Aisyah sudah seperti ibu kandung nya sendiri.


"Nia dengarkan ibu dulu nak ibu bisa jelaskan semua nya," ucap nya mengelus tangan Kania seolah memohon dengan mata berkaca-kaca.


Kania pun tidak tega melihat nya dia pun duduk di ranjang berhadapan dengan bu Aisyah.


Sedangkan Arga keluar dari kamar karna dia merasa itu privasi bagi mereka, dan di susul oleh Om Bagas.


Kini mereka duduk di sofa saling berhadapan, Om Bagas nampak memperhatikan penampilan Arga dari atas sampai bawah, kecanggungan pun menyelimuti mereka hingga Om Bagas pun berdehem.


"Setengah jam yang lalu," jawab nya santai.


Om Bagas pun menghela nafas, Kania pasti mendengar apa yang dia ucapkan tadi dan ini kesempatan nya menceritakan semua nya kepada anak kandung nya itu.


"Maaf Om kalo saya lancang, saya memang baru mengenal Kania dan yang saya tahu orang tua nya sudah meninggal dunia," ucap nya merasa tidak enak, karna Arga pun penasaran dengan apa yang pria laruh baya ini katakan.


Om Bagas pun masuk ke dalam kamar dan mengajak yang lain nya bergabung di ruang tamu agar semua nya jelas.


Kania dan Bu Aisyah pun mengikuti nya karna sedari tadi mereka hanya diam.


"Ay ayo jelaskan semua nya karna kamu yang menjadi dalang dari semua ini," ucap Om Bagas memijat pangkal hidung nya.


Kania dan Arga saling menatap dan Arga pun menggenggam tangan Kania seolah memberikan kekuatan.

__ADS_1


Bu Aiysah pun menghela nafas mungkin sekarang waktu nya dia jujur dan mengatakan semua nya kepada Kania karna selama ini dia juga merasa tidak tenang karna menjadi wanita munafik.


"Nia dengarkan nak sebelum ibu menceritakan semua, kamu harus janji ya nak kamu boleh marah tapi jangan membenci ibu kamu boleh kesal tapi jangan tinggalin ibu," ucap nya sambil mengusap air mata nya.


Kania pun mengangguk paham, serumit apapun kehidupan nya Kania akan berusaha tegar karna masalalu tidak akan penah bisa di rubah.


~Flasback~


Aiysah dan Bagas dulu adalah sepasang kekasih yang saling mencintai mereka pacaran diam-diam hingga akhirnya mereka nekad menikah siri.


Aisyah yang sudah tidak punya orang tua dan tidak mempunyia apa-apa tidak dapat restu dari orang tua Bagas.


Saat ibu nya Bagas tahu kalo mereka sudah menikah siri dan berusaha memisahkan mereka dan Bagas sangat marah karna kakak nya keceplosan berbicara di hadapan orang taunya.


Dari sana lah Bagas sangat membenci Bisma dan juga istrinya karna seolah mereka sengaja mengatakan itu.


Padahal kenyataan nya memang Anita dan Bisma tidak sadar saat berbicara begitu dan terdengar oleh ibu mereka.


Ibu nya Bagas alias Oma Maria mengusir Aisyah dari rumah kontrakan nya dan menyuruh Aiyah pergi sejauh mungkin.


Aisyah hanya bisa menuruti apa yang di inginkan oleh Ibu Maria, hingga Aiysah pun bertemu dengan Bisma dan Anita mereka mengajak nya tinggal di rumah mereka.


Saat itu Anita sedang hamil muda dan Aisyah pun sama namun tidak menyadari nya.


Aisyah berubah menjadi tertutup dan bercadar agar Bagas dan keluarga mereka tidak mengetahui keberadaan nya hingga dia mendengar berita pernikahan Bagas yang ternyata di jodohkan dengan rekan bisnis Oma Maria.


Aisyah pun terpuruk dan ingin pergi jauh namun lagi-lagi Anita dan Bisma yang menenangkan nya mereka tahu kalo Aisyah mengandung hingga tiba saat nya melahirkan anak Anita meninggal dunia dan Aisyah terpaksa memberikan anak nya dengan syarat dia yang akan mengasuh nya.


Anita dan Bisma pun tidak mempermasalah kan nya, hingga Kania besar dia tidak tahu siapa ibu kandung nya.


Hingga hari ini yang tiba-tiba dia kedatangan pria yang sangat di hindari nya yaitu Bagas, selama ini Aisyah berusaha melupan suami nya itu namun nama Bagas tak pernah hilang dalam pikiran nya.


Dia tidak tahu dari mana Bagas tahu tentang diri nya dan juga Kania, karna selama ini dia sudah menyembunyikan identitas nya.

__ADS_1


Nama asli Aisyah adalah Ayana Lestari dia adalah anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan lalu merantau ke kota dan bertemu dengan Bagas.


~Flasback of~


__ADS_2