
Vani akhirnya bertemu dengan Fadly dia menceritaka semua nya tentang perselingkuhan Papanya, tapi tidak untuk pernikahan nya Vani menutup rapat itu semua.
"Apa kamu yakin papa benar-benar selingkuh?"
"Apa Kakak meragukanku, aku melihat dengan mata kepalaku sendiri dan saat aku menampar wanita itu Papa diam saja," ucap nya mengingat semua nya.
"Baikalah kalo begitu kapan kamu akan pulang? kakak tahu kalo kamu bersembunyi dari Papa selama ini iya kan?"
"Maafkan aku Kak aku tidak punya pilihan," jawab nya.
"Kamu tinggal dimana biar kakak mudah mencari mu," ucap Fadly penasaran.
Vani pun mengucapkan unit apartemant nya yang ada di sebelah unit Bara, Vani gak mungkin bilang kalo dia satu kamar dengan Bara.
"Apa kamu tidak mau pulang?"
"Aku tidak bisa melihat Papa, rasanya aku masih kesal dengan nya mungkin nanti jika aku sudah bisa memaafkan Papa aku akan pulang," jawabnya.
"Kakak juga mengerti tapi apa kamu tidak merindukan Mama sudah beberapa bulan ini kamu tidak pulang," ucap nya.
Vani pun menundukan kepalanya harukah dia pulang dan menemui ibu nya, tapi bagaimana kalo Papa nya ada di rumah.
"Aku aku akan memikirkan nya, mungkin nanti aku akan mengajak Mama bertemu tadi sepertinya tidak di rumah."
Setelah berbincang lama bersama Fadly Vani pun segera kembali ke apartemant nya.
Namun saat akan masuk ke dalam lift dia tidak sengaja melihat Sita berjalan dengan seorang pria tua seumuran sama seperti ayah nya.
"Apa dia sering berganti-ganti pasangan," pikirnya.
Vani yang penasaran pun langsung mengikuti nya mereka seperti nya mau makan siang karna mereka masuk kedalam sebuah restoran.
"Bagaimana apa kamu sudah menguras hartanya Farhan?" tanya Pria tua itu.
"Papa tenang saja aku akan segera mengambil semua yang dia punya," jawab nya dia masih antusias dengan Farhan karna ingin mengambil hartanya.
"Bagus kamu memang anak yang berbakti dan soal Joko Papa sudah memberi peajaran kepadanya, Papa menjebak Wijaya agar dia mau bekerja sama menghancurkan perusahaan milik Joko," ucapnya sambil tertawa.
"Bagus kalo begitu, aku ingin lihat kehancuran Arga bersama orang tuanya."
Sita memang sangat sakit hati mendengar Arga bahagia dengan istrinya sedangkan dia harus menjadi pemuas pria tua agar bisa menjamin semua kebutuhan nya.
__ADS_1
Perusahaan Papanya Sita tidak sebesar milih Pak Joko bahkan Sita tidak bisa berpoya poya lagi setelah Arga memutuskan meninggalkan nya.
Sita bersumpah akan membalas sakit hatinya dengan melenyapkan Kania dengan menyuruh orang mencelakinya dengan cara menyerang nya namun Kania yang jago bela diri bisa lolos begitu saja .
Sita pun tidak terima dengan kekalahan itu dia menyuruh seseorang untuk menabrak Kania dan Kania pun tertabrak namun dewi portuna masih saja tidak berpihak padanya karna Kania selamat dari kecelakaan itu.
Sedangkan Vani sekarang tahu siapa Sita sebenarnya sehingga dia akan membuat perhitungan dengan wanita licik itu, dan dia harus bisa menyelamatkan rumah tangga orang tuanya dari ular seperti dia.
Setelah mendengarkan lumayan lama Vani pun pulang ke unit dan ternyata hari sudah. mulai petang.
Di dalam sana sudah ada Bara, suaminya itu nampak sedang duduk di ruang tamu sambil mengangkat kakinya.
"Loh kakak udah pulang? tumben pulang cepat?"
"Udah jam 5 sayang udah waktu nya pulang lagian kamu dari mana sih?"
"Aku habis ketemu sama Kak Fadly, terus gak sengaja ketemu lagi sama nenek sihir itu," ucap nya.
"Nenek sihir?"
Bara mengerutkan kening nya dia bingung siapa yang Vani maksud.
"Itu mantanya kak Arga si pelakor," jawabnya Bara pun mengangguk anggukan kepalanya.
***
Sedangkan Mama Maya nampak marah kepada suaminya dia datang ke kantor untuk mencari tahu keadaan yang sebenarnya kenapa kartu kredit nya di blokir.
Sedangkan Kania segera menghubungi suami nya kalo dia ada di kantor Papa Joko, untung saja Arga langsung mengangkatnya.
(Sayang tumben nelpon ada apa hmm apa kamu kangen dengan suamimu yang tampan ini?)
(Apaan sih by gak jelas deh, aku cuma ngasih tahu saja kalo aku sama Mama Maya ada dikantor papa)
(Sayang kamu ngapain kekantor Papa?)
(Aku cuma nganter Mama aja kok malahan aku tidak berani masuk aku nunggu di cafe dekat kantor)
(Tumben Mama main kekantor apa terjadi sesuatu?)
(Tadi kamu belanja tapi saat mau bayar semua kartu Mama di blokir)
__ADS_1
(Whatt? jadi cuma karna itu Mama pergi kekantor? padahal kami udah nasehatin Mama agar sabar dalam hal apapun)
(Semoga saJa Papa dan Mama tidak bertengkar cuma gara-gara kartu kredit)
(Apa kamu mau pulang bereng? aku akan menjemputmu kesana, kebetulan perkerjaanku tinggal sedikit lagi)
(Baik lah aku akan menunggu di sini sampai nanti kamu datang)
(Baiklah hati-hati yah jangan kemana-mana lagi)
(Ya sudah kalo begitu aku tutup telpon nya sampai ketemu lagi selamat bekerja Hubby ku sayang)
Setelah menunggu dua jam di sana Kania pun mulai bosan.
"Kok lama ya mana lebelet pipis lagi,"ucapnya dia segera berlari mencari toilet yang ada di sana.
Sedangkan Arga baru saja selesai mengerjakan pekerjaan nya dia segera bersiap menjemput sang istri.
Arga segera melajukan mobil nya menuju cafe yang Kania maksud, setelah sampai dia langsung segara masuk namun yang dia cari tidak ada, dimana Kania sebenarnya apa dia salah tempat pikir nya.
Arga pun menghubungi ponsel Kania namun tidak aktip."Kemana dia, apa dia sudah pulang," pikirnya.
Arga juga menelpon Mama Mira siapa tahu Kania berada di kantor dengan ibu nya.
(Hallo Ma, apa Mama masih di kantor?)
(Mama sudah pulang kenapa?)
(Apa Kania bersama Mama?) tanya Arga dia benar-benar takut Kania kenapa-napa.
(Bukannya tadi dia menunggu kamu di cafe, apa dia tidak ada di sana?)
(Tidak ada Ma makannya aku tanya sama Mama, kira-kira kemana ya dia aku jadi khawatir)
(Sebaiknya kamu telpon dia biar jelas)
(Ponsel nya gak aktip Ma sehingga aku tidak bisa menghubungi nya)
Mama Maya pun ikut mengkhawatirkan menantu nya itu sebenarnya Kania kemana kenapa tidak memberi kabar.
"Kanua kamu dimana sih nak Mama jadi ikut khawatir kenapa kamu tadi gak ikut pulang bareng mama aja sih,mungkin keadaan nya tidak akan seperti ini," gumannya.
__ADS_1
Sedangkan Kania sendiri masih di toilet entah mengapa perut nya sakit dan dia juga lupa kalo ponsel nya habis batrai.