Kontrak Nikah

Kontrak Nikah
part 58


__ADS_3

Malam ini Kania benar-benar di izinkan pergi oleh suami nya itu, dengan syarat harus jauh-juah dari Fadli dan juga Axsel dia tidak tahu saja kalo acara ini memang acara ulang tahun nya Axsel.


Gak kaya biasa nya yang akan di adakan di club nya sekarang Axsel memilih merayakan nya di rumah Vani, malam ini dia merencanakan sesuatu agar bisa mendapatkan Kania namun Vani tidak tahu rencana buruk dari sepupu nya itu.


"Om sama Tante jadi ke Bangkabelitung kan?" tanya Axsel dia sengaja meminjam rumah Vani karna orang tuanya tidak mengizinkan nya farty di rumah nya sedangkan di rumah Vani Om dan tante nya tidak pernah melarang.


"Jadi, emang kenapa sih lu takut nyokap- bokap marahin lu karna farty di sini?" tanya Vani.


Axsel pun menggelengkan kepala nya dia tidak takut hanya saja merasa tidak enak karna yang punya rumah tidak ada dia malah farty di sana.


"Gue gak takut cuma sedikit gak enak aja," jawab nya.


Acara itu pun dia hadiri oleh teman-teman nya, ada juga beberapa rekan bisnis nya yang ikut merayakan nya.


Kania pun sampai di sana di antar oleh suami nya, jujur saja dia merasa tidak enak namun dia juga tidak menyangka kalo Arga benar-benar menepati janjinya.


"Aku turun ya Kak, makasih udah izinin aku hadir malam ini," ucap nya sambil tersenyum manis.


Arga pun gemas sekali melihat nya dia langsung mendarat kan kecupan di bibir nya dan ******* nya sebelum Kania keluar dari mobil.


Di rasa Kania sudah kehilangan nafas Arga pun melepaskan bibir nya, lalu dia mengusap bibir Kania dengan ibu jarinya.


"Dah gak usah pake lifstik lagi, kamu udah cantik kalo di tambah lagi nanti Fadli sama Axsel naksir lagi sama kamu," canda nya membuat Kania tersenyum apaan sih suami nya ini selalu saja cemburu dengan mereka.


"Apaan sih, udah ah aku turun ya," ucap nya langsung membuka pintu saat Arga menganggukan kepala nya.


Kania pun berjalan dengan anggun, dia sangat berbeda sekali malam ini tampak lebih cantik.


"Ka lu beneran dateng?" ucap Vani langsung memeluk sahabatnya itu.


Vani tidak menyangka kalo Kania beneran datang, selain Vani ada jugq Aurel yang menyambut nya mereka memang sudah lama tidak bertemu.


"Ayo masuk kita gabung sama yang lain di belakang," ujar nya menarik tangan Kania agar mengikuti nya, Kania hanya menurut saja mengikuti langkah Vani menuju tempat acara yang di adakan di dekat kolam renang.


Kania bisa melihat banyak orang di sana namun dia tidak menemukan Axsel atau pun Fadli diantara mereka dia bisa bernafas lega.


"Lu cari siapa?" tanya Vani melihat Kania celingukan kanan kiri.


Kania pun menggelengkan kepala nya dia tidak mungkin mengatakan kalo dia sedang menghindari Fadli dan Axsel.

__ADS_1


"Duduk lah, acara nya akan di mulai sebentar lagi," ucap nya dan Kania pun mengangguk sedangkan Aurel mengambilkan makanan untuk Kania.


"Aku membawa makanan untukmu. Ayo kita makan," ujar nya.


Saat sedang menyicipi makanan itu suara Mc mulai terdengar dan acara pun di mulai dengan sambutan-sambutan.


Ternyata ada band terkenal juga yang memeriahkan acara itu,membuat Kania tersenyum karna dia sangat mengidolakan band itu lagu-lagu nya sangat menyentuh.


"Emang Axsel suka ya sama band itu? bukannya dia tidak suka lagu-lagu slow?" tanya Kania dan di balas anggukan oleh Vani dia juga tidak tahu kalo Band nya itu Yovi and Nuno.


Aurel menggaruk kepala nya yang tidak gatal, dia sungguh bingung harus bagaimana menjelaskan nya.


"Sebenarnya bulan lalu Kakak nanyain band faporit nya elu Ka, ya gua bilang aja Yovi and Nuno karna lu suka lagu -lagu slow, gua juga gak nyangka kalo di hari ulang tahun nya dia datangin langsung mereka," ujar nya.


Kania tidak percaya Axsel melakukan itu untuk nya karna selama ini mereka tidak dekat.


Mungkin ini hanya kebetulan saja pikir nya tidak mungkin Axsel melakukan itu demi dia, siapa dia sehingga Axsel mau merogoh uang yang banyak untuk menyewa band itu untuk nya.


Kania pun tersadar dari lamunan nya saat Vani menepuk pundak nya pelan, Vani heran karna dari tadi Kania nampak diam saja.


"Kenapa lu?"


"Gak papa kok," jawab nya.


"Saya sangat bahagia malam ini karna kedatangan wanita yang sangat saya cintai, terimakasih sudah datang," ucap nya membuat orang-orang penasaran termasuk Kania, siapa wanita yang Axsel cintai.


Dia tersenyum akhirnya Axsel bisa melupakan nya dan mencintai wanita lain.


"Siapa kira-kira wanita yang beruntung di cintai Kak Axsel ini ya?" ucap Mc bertanya kepada penonton.


Axsel hanya tersenyum dan membisikan sesuatu pada vokalis band itu, dan pria itu menganggukan kepalanya.


"Satu request dari Kak Axsel untuk seseorang yang duduk di sana,ayo kita nyanyi sama-sama," ucap vokalis band itu.


Sejak saat pertama melihat senyumumannya.


jantung berdebar debar inikah perdanda?


Namun ternyata salah harapanku pun musnah.

__ADS_1


Sejak aku melihat kau selalu dengan nya.


Tuhan tolong aku inginkan dirinya


rindu padanya memikirkannya


namun ternyata saat jatuh cinta


sayang, sayang dia ada yang punya.


mungkin ku harus pergi untuk melupakannya.


dalam hati berkata tak sanggup pergi


Tuhan tolong aku inginkan dirinya


rindu padanya memikirkan nya


namun mengapa saat jatuh cinta


sayang sayang dia ada yang punya


telah ku coba menghapus bayang bayang indah


tetapi selalu aku merindu lagi, ooh


oh mengapa ku tak bisa


ku tak bisa ku tak bisa.~~


Suara tepuk tangan pun bersorak, Kania pun ikut tersenyum mendengar lagu itu lalu untuk siapa lagu itu kenapa tadi Axsel persembahkan untuk orang yang spesial apa mungkin wanita yang dia cintai Axsel sudah punya pacar pikir nya.


Lagu lagu pun kembali dinyanyikan oleh band itu sampai satu jam kemudian Axsel mengajak Kania naik ke atas panggung.


Awal nya dia menolak tapi karna tidak enak dia pun ikut naik.


"Malam ini aku mau mengatakan isi hatiku kepada wanita yang ada di sebelah ku ini," ucap nya membuat Kania melebarkan matanya apa maksud Axsel ini bukannya dia mengajak nya naik hanya agar Kania bisa menyapa vocalis band itu lalu apa ini?


"Aku sudah lama mencintaimu Kania meski pun kamu tak pernah melihat ku sama sekali, aku akan menunggu sampai kapan pun," ujar nya.

__ADS_1


Kania nampak memerah wajah nya, dia malu sekali apalagi banyak yang mengabadiakan moment tersebut dan mengunggah nya di sosmat, begitu juga Vani dan Aurel mereka menandai Kania di Ig mereka.


Kania memejamkan mata nya mencari ide agar segera bisa turun dari sana yang dia pikirkan adalah Arga, dia takut suami nya itu melihat dan salah paham.


__ADS_2