
Beberapa hari berlalu Kania sudah kembali ke rumah mereka.
Dan malam ini saat akan keluar mencari makan tiba-tiba Sita datang untuk menemuai Arga, dia benar-benar tidak tahu malu duduk di sebelah nya.
Kania benar-benar kesal sekali melihat nya namun dia tidak mau membuat keributan di sana, sedangkan Arga nampak kaget saat Sita duduk bersandar di pundak nya dia benar-benar risih sekali.
"Kamu kemana aja sih sayang aku kangen banget sama kamu," ujarnya membuat Kania ingin muntah mendengar nya.
"Apa-apaan sih kamu, aku sudah bilang sama kamu kalo kita udah gak ada hubungan apa-apa dan kamu harus nya tahu kalo aku sudah menikah dan ku haral jangan pernah ganggu aku lagi," ujarnya melepas kasar tangan nya yang di pegang oleh Sita.
Sedangkan Kania hanya menyimak saja dia ingin tahu seberapa jauh Sita mengganggu suami nya.
"Kenapa kamu berubah sih Ga, bukan nya kamu bilang gak akan cinta sama dia tapi ini apa, kamu khianatin aku cuma gara-gara wanita si**an ini," ujar nya membuat Arga naik pitam dia menunjuk wajah Sita karna terlalu kesal.
"Jaga mulut kamu Sita jangan sekali-kali kamu menghina Kania, dia adalah istriku kalo kamu menghina nya sama seperti kamu menghina ku dan kamu harus ingat kalo kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi," ujar nya.
Sedangkan Sita nampak tidak terima dirinya di perlakukan seperti itu di hadapan orang banyak, dia menatap Kania dengan tajam sedangkan Kania hanya diam saja terlalu malas meladeni nya.
Namun di balik tenang nya Kania, Sita semakin naik pitam dia mengambil satu gelas air yang ada di hadapan nya dan langsung menyiram air itu ke wajah Kania.
Byurrr.
"Rasakan itu wanita sial*n kamu memang pantas menerima nya karna kamu sudah membuat Arya berubah," ucap nya sedangkan Arga nampak melebarkan matanya dia langsung menarik tangan Kania agar menjauh dari sana.
Mereka memang menjadi pusat perhatian orang-orang yang ada di sana, jujur saja Kania sangat malu sekali atas apa yang di lakukan oleh Sita pada nya.
__ADS_1
Bahkan ada yang merekam dan mengabadikan nya, mereka mengira kalo Arga dan Kania adalah pasangan selingkuh dan Sita yang menjadi korban nya karna karna Kania terlalu santai tidak seperti Sita yang nampak emosi.
Kania langsung masuk ke dalam mobil mood nya benar-benar buruk, niat nya ingin makan di sana karna sedari tadi sudah ngiler melihat sate madura itu namun kedatangan Sita membuat mood nya ancur.
Dia mengusap wajah nya dengan tisu, sungguh harga diri nya merasa di injak-injak oleh wanita itu. Kenapa juga Arga bisa berhubungan dengan wanita seperti itu.
"Sayang aku minta maaf atas semua nya," ujar nya menggenggam tangan Kania.
Sedangkan Kania langsung melepaskan tangan nya dengan kasar dia benar-benar tidak ingin di pegang oleh tangan Arga karna tadi tangan itu sudah di pegang oleh Sita.
"Lepas jangan sentuh aku," ucap nya menatap ke arah jendela telalu marah dia sehingga malas menatap suami nya itu.
"Aku minta maaf, kamu tahu kan aku udah gak ada urusan apapun sama dia jadi maafin aku dan percaya sama aku," ujar nya dia banar benar putus asa kalo begini karna dia tidak pernah melihat istrinya marah seperti ini.
"Kita lanjut cari makanan lain ya, kamu mau makan apa?"
"Tapi katanya kamu laper, cari yang lain aja ya mau gak?"
"Aku gak mau kenapa sih kamu malah maksa kalo enggak ya enggak, kalo kamu terus maksa mendingan aku pulang naik taxi aja."
Arga pun tidak bisa berbuat apa-apa dia akan memuruti apa mau nya Kania, dia baru tahu kalo Kania bisa semarah ini biasanya Kania akan santai bahkan tidak menganggap nya sama sekali kalo Sita mengganggu Arga.
Namun beberapa hari ini dia merasa mood nya benar benar buruk apalagi saat melihat wajah Sita yang menyebalkan dan tidak tahu diri.
Sesampai nya di rumah Kania langsung masuk ke dalam kamar nya dan mengunci pintu kamar nya.
__ADS_1
Arga berlari mengejar Kania namun pintu kamar itu sudah tertutup rapat.
"Ckk sial kenapa jadi seperti ini sih, apa mau nya Sita sebenarnya kenapa dia tidak mengerti juga kalo aku sudah menikah," ujar nya lalu dia mengetuk pintu kamar namun sepertinya Kania tidak mau membuka nya.
"Sayang aku tahu aku salah karna sudah pernah berhubungan dengan wanita itu, tapi kamu harus tahu dari dulu hingga sekarang hanya kamu yang ada di hatiku," ucap nya jujur karna walau pun dia sempat berpacaran dengan Sita tapi hati nya tidak pernah mencintai wanita itu.
"Aku cinta sama kamu sayang gak ada wanita lain di hatiku dan jangan pernah berpikir macam-macam karna aku hanya milik mu selama nya," ucap nya tulus.
Sedangkan Kania yang masih berdiri di dekat pintu nampak menyunggingkan senyum dia sangat bahagia sekali mendengar nya.
Namun dia terlalu gengsi untuk mengatakan kalo dia juga sangat mencintai suami nya itu, dia ingin memberi pelajaran pada suami nya itu memang bukan sepenuh nya salah Arga namun tetap saja itu membuat nya kesal.
Arga pun duduk di depan kamar tamu, kamar itu adalah kamar Kania yang dulu sebelum mereka baikan.
Sudah dua jam Arga menunggu namun Kania seperti nya tidak mau keluar hingga Arga pun ketiduran di sofa.
Kania juga ternyata tertidur di atas kasur tanpa sempat ganti baju, entah mengapa Kania malas sekali membersihkan diri.
Hingga tengah malam dia terbangun karna lapar, entah mengapa dia ingin sekali nasi goreng buatan suami nya dia memang belum pernah makan nasi goreng itu.
"Duh kenapa sih kok pengen banget makan nasi goreng buatan nya Kak Arga, gimana cara ngomong nya dong malu kalo tiba-tiba minta di buatkan nasi goreng, sedangkan dua tahu kalo aku sedang kesal," gumannya.
Dia harus mencari ide agar Arga mau membuatkan nya, tanpa dia memaksa walau bagimana pun dia harus mendapatkan nya malam ini.
Kania pun bangun dari tidur nya dia segera keluar dari dalam kamar yang pertama dia lihat adalah suami nya tertidur di sofa, Kania tidak menyangka kalo Arga akan tidur di tempat yang sesempit itu.
__ADS_1
Kania pun tidak tega membangungkan suami nya itu jadi dia yang akan membuat untuk dirinya sendiri