Kontrak Nikah

Kontrak Nikah
Part 52


__ADS_3

Kania mengerjapkan mata nya dia merasakan pegal di badan nya, dia juga mersakan silau dari lampu yang sudah menyala.


"Siapa yang nyalain lampu?" gumannya sambil munutup mulut nya menguap.


Ternyata dia tertidur terlalu lama di sana sehingga tidak sadar kalo Arga susah duduk tak jauh dan memperhatikan nya, Arga sangat gemas sekali melihat istri nya yang baru bangun itu.


"Bangun juga akhirnya," ucap Arga sehingga membuat Kania terlonjak kaget mlihat suami mya sudah duduk manis sambil bermain ponsel.


"Astaga sejak kapan kakak di sini?" tanya Kania heran lalu dia melirik gordeng kamar sudah tertutup semua.


"Jam berapa ini?" batinnya.


Sedangkan Arga hanya tersenyum sambil memberikan handuk."Mandi cepetan kita di tunggu di ruang makan."


"Kakak udah mandi?" tanya Kania tidak sadar kalo perkataan nya membuat Arga salah paham.


"Kenapa hmm mau mandi bareng?" ucap Arga membuat Kania membulat kan matanya.


"Enggak," ucap nya.


Kania pun langsung masuk kedalam kamar mandi jujur saja dia sangat kesal sekali kenapa sampai ketiduran dan lumayan lama juga dia tertidur hinga dua jam lebih dan tidak menyadari kelo suami nya sudah sampai di sana.


Setelah selesai mandi mereka pun bergabung di ruang makan bersama yang lain ternyata sudah ada Marvin juga di sana.


"Tumben kamu pulang," ucap Kania karna yang dia tahu oma selalu sendiri di rumah dan hanya bersama suster saja.


"Emang gak boleh ya, aku kan kangen masakan ibu, lagian Kak Nia juga kapan kesini kok aku gak tahu ya?"


"Iya Ibu juga gak tahu kapan kamu datang nak," ucap Bu Ayana tersenyum sambil mengambilkan nasi untuk suami nya dan juga Marvin.


Biasa Marvin akan manja kalo ada di rumah, dia rindu masa-masa dimana Ayana masih tinggal di rumah Om Bisma Marvin sering sekali menginap karna ingin selalu merasakan masakan Bu Ayana.


Dan Marvin juga tahu nya Ayana itu Aisayah pengasuh nya Kania, namun setelah tahu semua nya dia semakin senang.


Mereka makan malam dengan tawa, Oma sangat bahagia karna rumah itu kembali ramai itu mengingat kan nya ke masa muda dimana Bagas dan Bisma masih kecil sering sekali berantem di saat makan bahkan berebut.

__ADS_1


"Pas aku datang Ibu sama Papa lagi di kamar, ya sudah aku juga malah masuk kamar dan ketiduran," jawab Kania.


Ayana pun menunduk dia malu karna siang-siang sudah mengajak nya mojok di kamar, maklum saja Bagas pria normal ya guys pasti lah nama nya juga pengantin baru.


Sedangkan Bagas hanya tersenyum dia tahu istrinya pasti sedang malu.


Ayana pun tak sengaja menatap ke arah Mama Maria yang sedari diam namun sedikit menyunggingkan senyum nya.


"Mama kok malah melamun.Kenapa?" tanya Ayana yang sedari tadi memperhatikan mertua nya itu kebetulan Mama Maria duduk di sebelahnya.


"Mama tidak apa-apa cuma rindu sama Papa kalian saja," jawab nya dan Ayana pun tidak bisa berbuat apa-apa hanya bisa menghibur nya toh dia juga tidak mengenal siapa Papa nya Bagas karna saat mereka bertemu dulu Bagas baru saja kehilangan Papa nya.


Sedangkan yang lain masih asyik dengan obrolan nya masing-masing sehingga tidak menyadarinya.


"Mama jangan sedih ya kan ada aku, Mas Bagas dan anak -anak," ucap nya tersenyum.


"Iya Mama tenang ya aku akan selalu di sini selama Ayana menemaniku," timpat Bagas.


"Makasih ya Ay kamu sudah mengembalikan kebahagiaan di keluarga ini maafkan Mama yang sudah jahat sama kamu dan Bagas," ucap nya sendu.


"Tidak apa-apa lupakan saja, kami sudah melupakan nya." ucap Ayana.


Setelah makan malam mereka berbincang di ruang tv Kania pun terpaksa menginap di sana karna tidak enak dengan Oma yang terus memaksa nya.


"Kamu belum ngantuk nak?" tanya Bi Ayana mengusap kepala Kania yang ada di atas paha nya.


Ya kania sedang tiduran dan berbantalkan paha ibu nya sedangkan Bagas sedang main catur bersama Arga.


"Manja amat sih lu Ka," ucap Marvin yang. baru saja kembali dari toilet.


"Iri bilang bos."


Bu Ayana hanya bisa menggelengkan kepala nya dengan kelakuan anak-anak nya itu.


"Bukannya iri ya, tapi lu harus nya malu udah punya laki juga malah masih mau manja-manja sama Ibu."

__ADS_1


Ayana pun harus segera memisahkan mereka kalo tidak mereka akan terus saling mengejek satu sama lain.


"Udah ya kalian bisa tidak diam, ibu pusing mendengar nya."


Mereka pun diam lalu meminta maaf."Maaf bu." ucap mereka serempak.


Kania pun akhirnya memutus kan untuk masuk kedalam kamar nya namun dia bukannya tidur tapi malah main games.


Tak lama kemudian Arga pun datang ikut bergabung, dia duduk di sebelah Kania.


"Lagi apa sih asyik banget, bukannya tidur juga ini udah malem sayang," ucap nya dan Kania pun langsung menyimpan ponsel nya di atas nakas.


"Aku belum ngantuk, Kakak tidur duluan aja," ucap nya namun Arga tersenyum nakal dia teringat tadi malam bila duduk seperti itu.


"Ko malah senyum-senyum sih apa ada yang lucu? atau lagi mikirn macem-macem?"


Arga pun terkekeh mendengar nya memang benar dia sedang membayang kan tubuh naked istr nya itu.


Dia semakin mendekat dan mencium bibir nya dan adegan panas pun di mulai.


.


Satu bulan pun belalu Kania sudah tidak mengajar lagi karna dia sudah berhenti karna Papa nya terus saja membujuk nya agar masuk ke kantor peninggalan Bisma dan Anita karna mereka memberikan itu karna sudah menganggap Kania seperti anak kandung mereka.


Seperti hari ini dia baru saja datang dari kantor karna mereka akan menginap di sana.


Namun yang membuat nya bingung adalah kenapa anak pemilik Yayasan ada di rumah Oma Maria.


"Loh Bu Cantika kenapa ada di sini?" tanya Kania.


Sedangkan mereka menatap Kania heran, di sana tidak hanya ada Cantika namun ada juga sepasang suami istri mungkin saja itu orang tua cantika namun sedang apa mereka di sana pikir nya.


"Nia kamu di sini juga?" tanya Cantika.


"Kalian sudah kenal rupa nya, Mas Viktor Mbak Intan kenalkan ini Shovia anakku dan itu Arga menantuku," ucap Ayana mengenalkan keluarga nya sedangkan Shovia mengerutkan kan kening nya.

__ADS_1


Hati nya terus bertanya siapa mereka kenapa akrab sekali.


"Nia kamu pasti penasaran kan siapa mereka?" tanya ibunya dan Kania pun mengelengkan kepala nya karna dia baru kali ini bertemu dengan mereka hanya Cantika saja yang pernah di temui nya itu pun karna acara sekolah.


__ADS_2