Ku Hanya Ingin Dicintai ( Part II )

Ku Hanya Ingin Dicintai ( Part II )
Ulang tahun pernikahan


__ADS_3

" Aku sudah mengantuk, cepat keluar dari kamar ini sekarang ", Titah Nelan seraya merangkak ke atas tempat tidur.


Tapi ucapan Nelan terbuang sia-sia karena Rucha tetap melanjutkan kegiatannya di depan meja rias. Nelan merasa semakin gerah saat Richa mengeringkan rambut basahnya terlihat tengkuk lehernya di aliri air dari rambut Richa. Si junior pun bereaksi dengan sempurna, hingga mebuat naluri Nelan sudah tak terkendali.


Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan Nelan merebahkan tububnya dan memunggungi tubuh istrinya itu yang masih fokus dengan memakai krim malamnya.


----------


2 bulan sudah berlalu sejak perdebatan hari itu, hubungan keduanya berjalan sesuai keinginan keduanya. Tak ada yang mencampuri urusan masing-masing, keduanya hanya bicara seperlunya saja.


Malam ini, semua orang tengah berkumpul dan sibuk menyambut tamu yang hadir ke kediaman Raihan Aggara untuk merayakan anniversary pernikahan Salsa dan Raihan yang kesekian tahunnya. Naila, Nevan dan juga Nelan ikut serta dalam perayaan anniversary kedua orang tuanya tersebut.


Banyak rekan bisnis dan juga sahabat Salsa dan Raihan yang di undang dalam perayaan itu, Naila dan Bram sudaj berada di rumah itu, namun Nelan, Richa dan juga Nevan belum terlihat batang hidungnya.


Akhirnya Richa dan Nelanpun tiba di kediaman orang tuanya itu. Keduanya saling bergandengan tangan, sesuai perjanjian yang mereka buat saat di perjalanan tadi. Bahwa mereka harus terlihat layaknya sepasang suami istri yang ideal.


" Akhirnya kalian sampai juga, Sayang ", Salsa langsung menyambut menantu kesayangannya itu.


" Happy Wedding Anniversary, bunda ", Richa memeluk Salsa seraya mengucapkan kalimat itu.


" Makasih sayang ", seru Salsa. Salsa juga mendapatkan ucapan yang sama dari Nelan.


" Richa..", Richa menoleh ke arah suara. " Iya mba ", ujarnya. Naila mengajak Richa bersama nya ke ruang utama.


" Malam Richa..", Sapa Bram seraya menepuk pundak Richa. Richa sangat tak nyaman dengan sentuhan itu, dengan gerakan cepat Richa bergeser agar tangan Bram bisa memjauh dari pundaknya.


" Malam, Mas Bram ", seru Richa tersenyum tipis. Saat Richa sedang asik mengobrol dengan Naila tiba-tiba HPnya beedering. Dia pun kebelakan untuk menerima panggila itu.


" Bma Nai.. !!", panggil Nelan.


" Iya Nel.. ada apa ?", tanya Naila.


" Apa Evan tidak akan hadir ?",


" Hm, Bma yakin sebentar lagi dia nyampe kok, tada Bma udah ngubungin dia, ini adalah salah satu jalan buat dia bisa memperbaiki keadaan nya sama Ayah dan Bunda ", ujar Naila. Nelan hanya menanggapi ucapan Naila dengan wajah datarnya.

__ADS_1


" Mba tau kamu masih marah kan sama dia ", lanjut Naila. Perkataan mba nya itu membuat mimik wajah Nelan berubah masam. " Apa, kamu belum bisa menerima Richa sepenuhnya jadi istrimu Nel ?", Nelan sedikit memperlihatkan wajah terkejud mendengar apa yang baru di ucapkan Naila.


" Kenapa mba tiba-tiba ngomong gitu ".


" Entahlah, mba cma kepikiran aja soal ini ", seru Naila.


" Richa dimana ?", tanya Nelan mengalihkan pembahasan.


" Lagi terima telpon di belakang ", Seru Naila.


" Hai bos ", Arga menepuk pundak Nelan.


" Akhirnya nongol juga batang hidung lo.", ujar Nelan, Arga dan Dion merupakan putra-putra dari rekan bisnis ayahnya Nelan, karena itu kedua orang itu juga hadir di ucara itu.


" Kok lo gak ajak Keysa ke perayaan ini sih bro ?", tanya Dion.


" Iya bos, kapan bos kenalin dia ke orang tua lo ", timpal Arga.


" Gue belum bisa",


" Huh? tapi kenapa ? tanya Dion bingung. Begitu pun dengan Arga sama bingungnya. Padahal kedua orang itu tau benar bagai mana perasaan Nelan pada Keysa.


" Huh ?", ujar kedua laki-laki itu kompak.


Di sisi lain mulai terdengar kericuhan, para tamu mulai saling berbisik, saat melihat kehadiran Nevan, yang menjadi perhatian banyak orang adalah wanita yang ada di sampinga sedang menggandeng tangannya.



" Jadi itu istri Evan bos ?!", ujar Arga. Dion dan Arga memang belum pernah melihat wanita yang menikahi salah satu putra dari keluarga Anggara hari itu.


Namun banyak juga dari tamu yang jadir malam ini hadir juga di pesta pernikahan 2 bulan yang lalu.


Saat kegaduhan yang tercipta akibat kedatangan Nevan dengan seorang wanita, disisi lain Richa yang baru saja saling bertelepon denga Cyka. Richa mendapatkan sebuah titipan dari keluarganya untuk pasangan mertuanya yaitu ucapan selamat anniversary pernikahan.


Richa kembali ke tengah-tengah pesta, ia mencari Naila dan juga Salsa. Namun langkahnya terhenti saat dirinya hampir saja menabrak Nevan dan wanita yang ada disampingnya, mata Richa membulat dengan sempurna, sejak hari itu Richa belum pernah lagi bertemu dengan laki-laki itu, ia juga tidak menyangka akan bertemu dengannya di sana. Nevan juga sama terkejutnya melihat Richa berdiri tepat dihadapannya saat ini.

__ADS_1


Tes.. Tes..


Suara seorang pria dengan alat pengras mengalihkan pandangan semua orang ke asal suara. Terlihat Salsa dan Raihan sedang meberikan sebuah kata sambutan untuk memulai perayaan tersebut.


" Saya dan istri saya mengucapkan terima kasih banyak atas kehadiran para tamu undangan, rekan bisnis dan para sahabat kita semua ", Ujar Raihan, " Terutama pada seluruh keluarga besar saya dan anak-anak tercinta kami, kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Karena kalian sudah menjadi kebangaan bagi keluarga ini ", lanjut Raihan. Semua orang sangat terfokus pada pasangan itu, Richa hampir meneteskan air matanya saat Naila tiba-tiba merangkilnya dari samping, senyum tipis ia tunjukkan di sudut bibirnya.


" Bos ? siapa dia ?", tanya Arga saat melihat sosok Richa berdiri di samping Naila dan Nevan.


" Siapa cewek yang di rangkul mba Naila itu ?", lanjut Arga seraya menunjuk ke arah Richa." Gila cantik banget. Kok gue ngerasa pernah liat dia !!",


" Buat lo semua cewek gak ada yang gak cantik kan !", hardik Dion. Ada perasaan aneh yang Nelan rasain saat melihat Richa menatap Nevan sedalam itu.


" Dan pada kesempatan ini juga, kita ingin memperkenalkan sosok penting yang baru saja menjadi anggota keluarga Aggara, yaitu menantu sekaligu istri putraku Nelan ", Saat menyebut nama Nelan mata dan mulut kedua sahabatnya Arga dan Dion sontak terbelalak dan menganga.


" What ? lo serius ", ujar Arga tak mampu melanjutkan kata-katanya.


" Gue gak salah denger kan ? Seriously you are married ? ", timpal Dion. Namun Nelan tak memberikan jawaban atas pertayaan yang di lontarkan oleh kedua sahabatnya itu. Wajah datarnya hanya menatap lurus kedepan tanpa berkedip, orang yang di tatapnya saat ini adalah Richa, wanita itu menatap tajam pada Nevan yang berdiri cukup dekat dengan Richa dan Naila.


" Nelan.. Bawa istrimu kemari nak ", ujar Raihan. Nelan pun langsung mendekati Richa dan menggenggam tangan istrinya itu, mata nya menangkap genangan air yang menumpuk di retina milik istrinya itu.


" Tersenyumlah, semua orang sedang meperhatikan ", Bisik Nelan. Richa pun berusaha memperlihatkan senyum di bibirnya dengan terpaksa.



" OMG, ternyata kita gak salah denger, bro ", ucap Arga.


" Tapi bagai mana bisa ? kapan dia ?", timpal Dion sambil tersemyum sinis.


" Apa lo yakin gak tau ini ?", tanya Arga pada Dion, karena di banding dirinya Dion yang paling tau segalanya tentang Nelan. Karena hununga keduanya sangatlah dekat, " Terus, si Keysa apa kabarnya, apa mereka udah putus ?", lanjut Arga yang merasa semakin penasaran.


" Menurut lo ", seru Dion.


" Aisss... ya mana gue tau, kan gue nanyak sama lo Yoyon ", celetuk Arga kesal.


" Gue rasa Keysa sama seperti kita, Nelan merahasiakan ini dari kita dan Keysa ",

__ADS_1


" Why ?", tanya Arga semakin kepo.


" Kita perlu mendengar sendiri penjelasan darinya ", seru Dion.


__ADS_2