Ku Hanya Ingin Dicintai ( Part II )

Ku Hanya Ingin Dicintai ( Part II )
Menikah


__ADS_3

***New York.


09.00 waktu setempat*.


Keesokan hari nya Richa dan Riyan berjalan menuju ruang makan, di sana sudah terlihat tuan Risky papi Ricah sedang asik dengan aipet Samsung Galaxy Tap 4 nya, seperti biasa sambil menunggu nyonya Cyka menyiapkan sarapan di bantu pelayan tuan Risky mengecek ulang pekerjaan nya.


Riyan memberi kode pada Richa untuk melanjutkan permintaan maaf yang tertunda semalam, dan Richa pun langsung mendekati mami nya yang sedang berdiri di depan kompor membolak-balik sayuran yang masih ada di atas wajan penggorengan.


" Kau sudah bangun.. ?", tanya Nyonya Cyka sebelum sempat sang putri memeluk nya dari belakang.


" mami kok bisa tau aku datang, padahal aku udah sangat hati-hati", Richa sangat heran dengan kepekaan mami nya itu


" Kaki ku melangkah tanpa suara, tapi mami langsung bisa menebak nya", Richa langsung gelendotan pada orang terkasih nya itu, " Apa mami punya indra ke enam ?", Nyonya Cyka cuma tersenyum tipis.


" Aku lah yang melahirkan mu sayang, sejak kecil aku sudah mendengar langkah kakimu, jadi gak mungkin aku tidak tau jika putriku tercinta ada di dekatku ", Richa tertawa, tapi ada rasa bersalah yang mendalam di hati nya atas tindakan nya kemarin.


" Maaf mi.. kakak udah buat mami nangis, kakak janji bakal nurut dan gak bicara sembarangan lagi ", pinta Richa dengan nada tulus.


" Duduk lah, kita sarapan dulu ",


Richa pun menuruti ucapan Nyonya Cyka dan duduk di kursi biasa nya ia gunakan setiap pagi.


Nyonya Cyka meletakkan Nasi Basmati dengan Ayam yang di belinya semalam di hadapan Richa dan Riyon.


" Wuah, ini Nasi Basmati kesukaan kakak, kapan mami membelinya ?", Richa terlihat begitu antusias dan mata nya berbinar-binar dan air liurnya mulai meleleh.


" Mami beli semalam, tapi pas mami balik kalian udah pada tidur.. ", jawab Nyonya Cyka.


" Kalian ini, mau sampai kapan tidur bersama kayak gitu, apa kalian gak sadar berapa usia kalian sekarang ", omel tuan Risky.


" Ayolah pi, kita kan saudara apa salah nya tidur bareng ", dalih Richa.


" Tentu aja salah, kalo kamu tiba-tiba menikah dan kelakuan kalian masih seperti ini apa kata suami mu nanti.. ",


" What..... married siapa, Iyan ?",


" Kok gue, elo lah, kan lo yang paling tua disini ", celetuk Riyan.


" Gue, serius gue ? Come on dad... Aku buru tamat SMA lho, kok udah bahas married aja cih...no i don't ",


" Tapi papi sudah menjodohkanmu dengan anak teman papi.. ",


Uhuk... uhuk... uhuk..


" What...", Richa tersedak, matanya membulat, dia mengorek-ngorek telinganya, dia berpikir mungkin ada yang salah dengan pendengaran nya.


Oh No, gue pasti salah denger.

__ADS_1


" Papi serius ?", Pertanyaan Iyon membuat Richa sadar kalau yang di dengar nya tidak lah salah dan telinga nya tidak bermasalah sama sekali. Tapi kenapa, apa orang tua ku benar-benar akan melakukan ini padaku.


" Iya, papi serius, setelah menikah kau bisa hidup mandiri dan pergi dari rumah ini, tidak akan ada lagi pengawal yang mengikutimu kemana-mana, karena kakak akan di jaga oleh laki-laki yang jadi suamimu nanti ", jelas papinya panjang lebar.


" Stop.. Aku gak mau dengar lagi, pi dari pada menikah Richa lebih memilih hidup seperti sebelumnya aja, tinggal disini, dengan seluruh keluarga dan dua pengawal ku yang unyu-unyu itu, oke.. ", Tolak Richa dengan tegas.


" Oke, itu artinya gak ada lagi pembahasan tentang keluar dari rumah ini ", tegas tuan Risky.


" OMG, sebuah larangan keras sister ",.


" shut up ", Riyon membuatnya semakin kesal.


Selesai sarapan tuan Risky berangkat kerja dan nyonya Cyka merapikan meja makan bersama pelayan, sedangkan Riyon berangkat sekolah, Richa yang sudah tamat sampai saat ini belum memutus kan akan meneruskan kuliahnya di universitas apa, Richa masih punya beberapa bulan lagi untuk mengambil keputusan.


Richa sedang mondar-mandir di dalam kamarnya, seraya menggigiti kuku jempolnya.


Ini pertama kali nya My Dad ngebahas tentang perjodohan, dia gak serius kan ?


HUFT!!


Tok.. tok..


Cklek !!


Nyonya Cyka masuk.


" Masih kepikiran yang papi katakan tadi ?",


Nyonya Cyka tau betul anak nya itu, masalah itu tidak akan selesai begitu saja dari pikiran putri nya itu. Keduanya duduk di atas tempat tidur saling berhadapan.



" Mami berharap kakak setuju dengan perjodohan ini, karena kau tau anak siapa dia.. ?", lanjut Nyonya Cyka, Richa menggeleng pelan dan menatap tajam mami nya.


" Kakak ingit, dokter yang pernah nolong kakak waktu kecil dulu, dia adalah anak dokter yang itu ",


Richa coba memakai otak nya untuk memgingat orang yang di maksud mami nya.


" Dokter cantik ?",


" Iya, dokter cantik.. Kakak udah ketemu mereka beberapa kali kan ? jadi sayang, mami mau kakak memikirkannya lagi hm ",


" Sory mom, Kakak belum siap menikah.. ini mustahil, kakak tetap menolak perjodohan ini ", Pembicaraan pun berakhir dengan penolakan Richa.


----------


Malam harinya

__ADS_1


Pukul 20.30 Di ruang keluarga.


Saat asik bercanda tiba-tiba telepon genggam tuan Risky berdering, karena itu panggilan penting tuan Risky memilih menjauh dari ruang tamu untuk menerima panghilan tersebut.


" mom, big brother kapan balik kesini ?",


" Iya mi, kapan Rehan balik ?",


Nyonya Cyka melihat jam yang melingkar di lengan kirinya, " Munkin tengah malam nanti ",


" Serius mom ?", Riyon begitu antusias, senyum nya terlihat begitu lebar sampai memperlihatkan lesung pipinya.


" Yes.. uhoo.. ", Riyan meloncat dari tempat duduknya.


" Lo seneng banget kayak nya, kali ini apa lagi hah yang lo tunggu dari Rehan ",


" Apa sih lu reseh deh.. ",


" Alah, paling lo minta di beliin itu lagi kan ? kaset bokeh.. ",


" Apa, bener Iyan ?",


" Sister, are you krazy.. Gak mi, Sister ngarang...", Kesal Riyan.


" Bener kok mi.. kakak pernah liat kok di leptob nya banyak banget video nya.. ",


" Iyan.. ",


" Mom, jangan percaya dia deh, kakak tu bohong.. Richa... awas ya lu... ",


" Wih, Iyon marah, marah tanda bener lho.... Bweee... ", Richa terus saja meledek Riyan dengan cerita bohongnya.


Akibat ulahnya Riyan kena semprotan omelan mami nya.


" Iyan, mami gak suka ya anak mami jadi anak nakal, jangan liat yang aneh-aneh, Iyan masih belum boleh liat yang begituan bla bla bla...", telinga Iyan seketika berubah merah karena jeweran sang mami.


" Mi.. Aw aw.. Kakak bohong mi... Iyan gak pernah liat yang gitu-gitu, video nya juga gak ada mi.. Awww.. mi.. mi.. telingan Iyan copot mi.. mami...",


" Janji gak liat yang begitu lagi, dan bakal hapus yang ada di leptop ", Nyonya Cyka semakin mengencangkan tarikannya.


" Awww.. aaaaw. oke janji, Iyan janji mi.. Auhh.. hampir aja copot ni telinga ", Rintih Riyan, Richa malah semakin mengejek Riyon dengan memeletkan lidah nya.


" Richa... lo..", Richa berlari karena Riyan mulai mengejarnya.


BUGH!!


" Aww.. ", Richa menabrak dada bidang tuan Risky.

__ADS_1


Kok wajah papi tiba-tiba berubah serius gitu ya ?


__ADS_2