
dea masih terpaku dengan pria yang ada dihadapannya saat ini, dea berusah bersikap tak kenal dan hal itu membuat martin kesal.
"hallo uncle, saya kinan dan ini adik saya dea salam kenal uncle" ucap kinan jujur
"apa dia pernah ke indonesia?" tanya martin tapi tatapannya tak pernah putus dari dea, martin masih memandang wajah imut dea saat ini. Namun jawaban yanh diberikan kinan berbeda dengan jawaban dea.
"Iya,Tidak!!" ucap kinan dan dea akhirnya mereka saling memandang dan dea memberikode tapi kinan ga paham kode yang diberikan dea.
martin mendengar jawaban mereka berbeda dia langsung tersenyum smirk. dea melihat senyum diwajah martin kedua bola matanya memelas dea berfikir "kenapa begitu luasnya dunia ini kenapa mereka bisa bertemu kembali lagi dengan pria yang ada dihadapannya ini, pria arogan pria sok cool" maki dea dalam hati.
"Hemm martin berdehem, hiro apa pekerjaanmu sudah tidak ada lagi?? ku lihat kau begitu senggang sampai tak pulang ke mansion uncle dan mengabaikan pesanku" tegas martin
kinan yang mendengar penuturan uncle hiro itu dia langsung pucat dan sedikit gemetar, dea yang masih memegang tangan kakak nya bisa merasakan tubuh kinan bergetar karena takut.
"maaf, saya disini mengucapkan terimakasih buat hiro sudah capek menjaga kakak saya. dan untuk kamu UNCLE bersikaplah lembut didepan perempuan agar kau cepat menemukan jodohmu" ungkap dea dengan jujur dan kesal.
"puuffhhy... hiro langsung tertawa pelan, martin langsung melayangkam tatapan tajamnya kearah hiro.
"Sorry Uncle kelepasan" ledek hiro
__ADS_1
kinan dan dea hanya diam saja sedari tadi sambil memperhatikan kedua manusia itu sedang berdebat, bunyi hp dea menyadarkan mereka yang sedang terlambat dia menerima telpon dari tetangganya.
"Hallo"
"hai aunty sayang mom bilang aunty ke LA ya?" ucap adrick anak tetangga nya yang superduper lincah dan aktifnya.
"hai sayang, sayang mu sedang di LA, dan sayang ku sedang apa sekarang disana? ucap dea.
martin yang mendengar dea menyebut sayang ada perasaan aneh dirasanya, seakan ingin marah, kesal dan dia bingung kenapa perasaannya aneh padahal wanita yang dihadapannya sangat menyebalkan.
"aunty, apa aunty kinan bersama aunty?" ucap adrick
"iya sayang, dia sedang bersama ku. nanti aku akan membawa oleh-oleh spesial buatmu. Kamu mau apa, mobil, pesawat, motor"
"Hiro ayo pulang!!!" tegas martin
"kinan kamu cepat sembuh ya, nanti malam saya datang lagi....." dea dan martin langsung memotong ucapan hiro
"Tidak Bisaaaa!!!" Martin, Dea yang agak sedikit berteriak
__ADS_1
kinan dan hiro bingung, "kenapa jadi mereka yang berdebat apa mereka sudah saling mengenal" guman kinan dalam hati yang bingung melihat mimik wajah dea dan martin yang saling memberikan tatapan tajam seperti permusuhan.
"oke aku akan menjemputmu dan dea, kita makan malam dirumah dady ku" ucap hiro sambil mengerlingkan matanya sebelah. martin yang medengar ucapan keponakannya langsung marah-marah.
"tidak ada makan malam, Hiro Pulang" teriak martin sambil melangkah ingin meninggalkan mereka tapi masih dipintu dia berhenti melangkah.
"Cihhh.... Pria Arogan" lirih dea tapi masih didengar.
"What, Me Arogan!!!" teriak martin
"Huuft, Hiro cepat atau kau ku kirim ke Afrika" ucap martin langsung menutup pintu ruangan tersebut dengan kencang dan mereka yang didalam semua sangat terkejut.
"maaf, apa kalian saling mengenal" tanya hiro
"Yah, dia pria arogan yang pernah menyelamatkanku dan dia sangat menyebalkan" balas dea
"Waiiit, itu dia dea yang kamu ceritain" ucap kinan
"Ternyata dia Jodoh mu" lirih kinan pelan
__ADS_1
"Kakak..!!!"teriak dea
Jangan Lupa Like Komen, Vote dan Favorit ❣️