
Dea saat ini sedang menuju markas Virez yang ada di francis karena, dia masih berada disana saat ini. Dokter belum mengizinkannya untuk pulang agar luka lebam bagian dalam dan operasinya harus sembuh total atau setidaknya jahitannya mengering.
Dea kabur dari rumah sakit setelah berbicara dengan martin, dia merasa waktunya banyak terbuang karena tak kunjung dapat kabar dari Virez. Seperti dugaannya penghianat ada diklompotannya. Dea murka saat ini dan ingin menghajar semua anggota dan anakbuahnya.
Mobil sudah terparkir disamping gedung markas mereka berupa bangunan pertokoan alat berat dan dia menyusuri belakang toko dan masuk ke lift bagian bawah tanah. Dan menuju ruang markas Virez yang dia tahu dari Martin saat dirumah sakit.
Anakbuah Virez terkejut melihat Dea berada disana dengan wajah yang datar dan dingin dia langsung duduk diatas meja dan menyalakan rokoknya. Dea bukan perokok aktif tapi jika dia mempunyai masalah yang tak kunjung selesai dia akan merokok melepas penatnya dan emosinya.
"Kumpulkan semuanya" tegas Dea menatap tajam keseluruh anggota Virez.
❤️❤️
Sementara di rumah sakit perawat berlari dan menelepon Martin dan mengatakan bahwa pasien bernama Caitlyn Deanada Axton tidak ada dirumah sakit bahkan mereka memeriksa CCTV dan melihat Dea keluar menggunakan mobil sport meninggalkan rumah sakit.
__ADS_1
Martin sangat marah begitu tahu bahwa salah satu anakbuah Virez membawakan pada Dea sebuah mobil dan membantu dea untuk keluar dari rumah sakit. Martin langsung pergi ke Markas milik Virez karena dia mendapat kabar posisi dea berada disana saat ini. Martin marah karena dea keras kepala, dia sangat takut terjadi sesuatu pada dea saat ini dan menyuruh suruhannya langsung kelokasi mengamankan dan melindungi dea disana sebelum dirinya sampai ketempat tersebut.
Dea saat ini memegang besi bulat yang panjangnya dengan panjangnya sekitar satu meter, dia berjalan memutari semua anggotanya dan virez. Dea saat ini masih diam memandang tajam kearah seluruh anggotanya.
"Katakan padaku, apa yang dia berikan sehingga kalian berhianat kepada Virez dan Aku" tegas Dea dengan wajah datarnya dan tatapan tajamnya seolah dia sedang mengkuliti seluruh tubuh mereka. Sementara para bawahannya menunduk dan takut memandang wajahnya.
Praaang...
Dan benar saat ini Dea sedang berdiri dihadapan mereka dan menghajar mereka dengan besi tersebut tanpa ampun sama sekali. Setalah Dea puas memukulinya sampai nafasnya tak beraturan, dan saat ini dea berjalan kearah meja yang dudukinya dan minum, dia sedikit lelah karena faktor tubuhnya belum kuat.
Ternyata dia ingat haus juga ya, sama kayak author yang tiba-tiba haus 😁. Skip dulu ya candaannya biar ga tegang kali karena kita masuk ke sesi lebih Hot dan Eksperimen 😍.
Dea melihat tubuh bawahannya sudah babak belur, dia tidak menghajar bagian wajahnya hanya bagian tubuhnya saja.
__ADS_1
"Look at me" ucap Dea dengan suara yang berat
Semua para anggotanya melihat bos mereka sedang meletakkan pisau kecil dan tang dan gunting besi. Mereka langsung melebarkan bola matanya karena mereka tahu apa yang akan terjadi nantinya. Tapi sebagian dari mereka memang tidak mengetahuinya dimana Virez karena sebelum Virez datang mereka sedang berjaga digudang senjata jadi mereka tidak tahu siapa yang berhianat kepada bos mereka, tapi beberapa diantara mereka sudah ketakutakan bahkan gemetaran, ternyata jiwa psikopat bosnya yang mereka kira hanya omongan saja dan baru hari ini mereka melihat ternyata itu nyata dan akan terjadi pada mereka yang berhianat kepadanya.
Bukannya Dea tidak tahu siapa yang terakhir kali berada dimarkas ketika Virez dibawa pergi oleh suruhan seseorang dengan membawa pakai mobil van. Dea duduk di meja sambil melihat pisau kecilnya dan melihat para anggotanya yang sedang melihat kearahnya.
Dea tidak takut jika mereka memberontak dan membunuh Dea saat ini, karena semua senjata telah disitanya saat itu juga dan bawahannya yang lain berjaga dipintu masuk dan didalam hanya ada 4 orang saja untuk melindungi Dea.
"Katakan, selagi aku berbaik hati jika kalian jujur padaku, aku akan menyuruh mu pergi jauh membawa keluarga mu dengan sedikit uang modal usaha mu. Karena aku tahu seletah lepas darinya dan menghianatinya kau tidak akan lama lagi akan mati dengan seluruh keluargamu juga. Karena itu aku memberimu pilihan dan mengirim mu sebelum mereka menemukanmu." ucap Dea yang masih berbaik hati memberikan pilihan.
"Cepat!!, Katakan,! dimana VIREZ!!?" teriak Dea
Jangan lupa like komen vote dan favorit
__ADS_1