Life Of Dea

Life Of Dea
#83


__ADS_3

Flashback


Rossi yang pekerjaannya sehari-hari menjadi waiter dan wanita panggilan, kecantikannya menutupi semua aib buruknya dan sifat aslinya yang arogan dan suka glamor didepan orang-orang.


Saat minggu pagi ia pulang dari pekerjaannya sebagai wanita panggilan namun, ditengah jalan ban mobilnya pecah.


"****.." maki Rossi sambil menendang ban mobilnya. Dia melihat kekiri dan kekanan. Jalanan sepi, selang beberapa jam mobil sport mewah melewati tempatnya namun lewat begitu saja. Rossi berdecak kesal karena mobil tersebut tak berhenti.


Tapi perkiraannya salah mobil itu berhenti diujung jalan dan berputar kembali kearah Rossi yang sedang bersandar dimobilnya sambil menghirup rokoknya. Rossi yang melihat mobil yang melewatinya datang menghampirinya ia langsung mematikan rokoknya dan menghambat mobil tersebut.


Pintu mobil tersebut terbuka keluar seorang pria yang tampan dan gagah dari mobil tersebut dengan penampilan rapi. "Anda perlu bantuan Nona" ucap Martin, yah yang didalam mobil sport tersebut adalah Martin yang ingin pergi ke Apartemennya.


Rossi terpaku dan tak bergeming melihat ciptaan Tuhan yang seksi didepan matanya. "Kalau ku ajak dia tidur pasti rasanya lebih Hot dari yang lainnya" gumam Rossi yang sedang melamun membayangkan jika Martin diatas tubuh polosnya.


Martin yang melihat wanita didepannya hanya diam saja dan termenung ia hanya tersenyum kecil. Wanita mana yang tak jatuh pada pesona Martin Dimitri yang tampan dan kaya.


"Nona, nona!" ucap Martin menyadarkan Rossi dalam lamunannya. "Aahh ,,Ah iya maaf aku sedikit pusing karena kurang tidur" ucap Rossi jujur. Rossi memang kurang tidur karena harus melayani pelanggannya satu malam dengan dua pria yang berbeda-beda.

__ADS_1


"Ban mobilku pecah, aku sudah menghubungi pihak bengkel langgananku. Namun mereka belum tiba dan taksi juga tidak ada yang melintas" ucap Rossi dengan senyum gisulnya.


Martin tersenyum dan mendekat kearah Rossi melihat Ban yang ada disamping kaki Rossi memang dalam keadaan pecah. "Apa kau mau bantuanku" tanya Martin memandang lekat wajah Rossi.


Blusshh wajah Rossi memerah bagaikan tomat.


"Melihatnya tersenyum saja bagian bawahku sudah berkedut-kedut,. Aduh pikiranku ini kenapa mesum terus sih melihat pria ini" gumam Rossi.


Hhemm


"Hemmm, jika kau tidak keberatan, dengan senang hati aku akan menerima tawaranmu" balas Rossi tersenyum lebar.


"Siapa namamu" tanya Rossi memecah keheningan mereka didalam mobil menuju apartemen Rossi.


"Daneil" jawab Martin, ia sengaja memberitahu nama depannya karena banyak yang tidak mengetahui nama asli Martin Dimitri.


"Aku Rossi" ucapnya tersenyum menampilkan gisulnya.

__ADS_1


"Apa kau ingin bekerja, pasti kau akan terlambat karena ku" kata Rossi merasa bersalah.


"Tidak masalah, aku sudah mengatakan pada Bos ku jika aku terlambat datang" jawab Martin.


"So sweet banget sih, kau rela telat hanya untuk mengantarku. Sungguh sesuatu yang istimewah" jawab Rossi dengan mata yang berbinar cerah serta tersenyum lebar.


"Untuk wanita secantikmu" kata Martin tanpa basa basi.


Mobil Martin berhenti didepan apartemen Rossi, Rossi keluar dari mobilnya dan menghampiri pintu samping sebelah Martin.


"Terimakasih, telah mengantarku. Bagaimana jika aku membalasnya dengan makan malam bersama. Apa kau keberatan?" tanya Rossi penuh harap.


Martin mendapat sinyal berkelanjutan membuatnya senang. Sejak awal bertemu Martin mengagumi kecantikan Rossi yang seperti barbie. "Dengan senang hati, jam 7 malam aku menjemputmu disini cantik" jawab Martin mengkedipkan matanya dengan jahil.


Rossi senang dan bahagia karena ia mempunya kesempatan untuk dekat pria yang tampan yang menolongnya ini. Rossi berjalan mendekat kearah wajah Martin lalu memasukkan kepalanya dengan gerakkan cepat Rossi langsung mencium bibir merah Martin dan melumatnyaa sedikit dan Rossi langsung membelakangi Martin dan berjalan agak cepat


"Aku menunggu mu, dan itu sebagai pancarnya saja" teriak Rossi dan berlari kencang

__ADS_1


Martin terkekeh geli, mimpi apa dia semalam mendapat kiss morning dari wanita cantik seperti Rossi.


__ADS_2