
Saat ini Dea dan Yuni putri kandung Nahendra sedang menjaga Nahendra. Yuni yang saat ini sedang mengandung anak keduanya dan Dea juga saat ini sedang mengandung anak kembar. "Kamu harus kuat, apa pun yang akan terjadi" ucap Dea pada Yuni.
"Iya Bi, meski berat tapi jika Tuhan mengizinkan setidaknya Papa melihat aku melahirkan cucu keduanya" isak Yuni yang melihat Papanya sedang terbaring lemah dan pernapasannya dipasang oksigen. Namun keluarga merawatnya dirumah, hanya Dokter khusus merawat Nahendra dan memantaunya.
Martin yang sampai dibandara dan langsung dijemput oleh Hiro dan dengan kecepatan tinggi Hiro membawa mobilnya menuju mansion Nahendra.
Mommy Willi sudah tiba disana bersama Lilianna, kebetulan Mommy-nya sedang dirumah Kakaknya di New York jadi Willi menyuruh datang memperhatikan istri dan anaknya meski sudah ada pengasuh tapi Willi tidak puas jika bukan keluarganya yang menjaga anaknya.
"Yun, ayo makan biar Lilianna yang jaga Papamu. Dea juga mari nak kita makan malam" ujar Mommy Willi.
"Iya Kak, Kakak harus makan kasihan adik bayi dalam perut Kakak" kata Lilianna
"Baiklah" jawab Yuni dengan terpaksa
Dea dan Yuni sedang makan, namun Yuni tak berselera makan karena keadaan Papanya tiba-tiba drop. Mike baru tiba dan langsung ke mansion langsung keruangan Unclenya.
"Kau bisa pergi karena aku ingin berdua dengan Uncle ku" ucap Mike pada Lilianna yang sedang berjaga
"Maafkan Aku" ucap Lilianna dan langsung meninggalkan Mike sendirian diruang Nahendra. Mike memijit tangan Nahendra dengan pelan dan penuh hati-hati tanpa terasa ia menangis mengingat memorinya bersama Unclenya.
"Kau orang baik, aku yakin surga tempat mu. Tapi aku ingin kau melihatku menikah" ujar Mike sedih. Air mata Mike jatuh pada kulit tangan Nahendra dan Nahendra membuka matanya dan melihat Mike meski tatapannya sedikit buram.
__ADS_1
Nahendra menggerakkan tangannya dan Mike langsung menoleh kearah Nahendra. "Uncle kau bangun??" ucap Mike senang.
Nahendra hanya mengkedipkan matanya, lalu Mike membuka oksigen yang terpasang dihidung Nahendra agar Nahendra bisa berbicara. "Menikahlah, waktu ku tidak lama lagi" ucap Nahendra sangat pelan. Mike bingung, ia tidak tahu mau menikah dengan siapa. Dia menyukai Lilianna namun Lilianna telah menolaknya,, dia tidak tahu dengan siapa dia akan menikah.
"Hemm, aku akan menikah tapi Uncle harus sehat baru aku menikah" jawab Mike serius dan memegang tangan Nahendra.
Mike bercerita tentang dirinya dan Lilianna kepada Nahendra sambil memijit tangan Nahendra dan tanpa sepengatahuan mereka Willi mendengar semua ungkapan Mike yang sangat menyukai Lilianna dan ia sangat menghargai Willi suami adik sepupunya.
Selang setengah jam Martin sampai ke mansion dan disambut oleh Dea, "Kamu sudah makan sayang?" tanya Martin dan mengecup bibir mungil Dea.
"Sudah, aku akan meminta pelayan agar menyiapkan makan malam mu honey." ujar Dea pada suaminya
"Tapi aku ingin menjumpai Kakak ku. Apa kamu tidak keberatan?" tanya Martin yang selalu memperhatikan dan menjaga perasaan istrinya yang sangat sensitif itu.
Martin menuju kamar Nahendra disana ia melihat Dokter sedang memeriksa semuanya dan ada Mike disana. Satu jam mereka didalam dan saat ini giliran Gerald yang menjaga, Martin Mike dan Willi sedang makan malam.
"Uncle menyuruh ku menikah, katanya dia tidak bisa bertahan lebih lama" ungkap Mike dan Lilianna yang mendengar itu sendok ditangannya terjatuh. "Sorry, aku tak sengaja' ungkap Lilianna berbohong.
Willi tak menanggapinya ia melanjutkan makannya.
"Dengan siapa kau menikah?" tanya Martin serius.
__ADS_1
"Aku belum tahu, nanti aku akan mencarinya semoga aku mendapatkannya." jawab Mike meminum air mineral.
Mike beranjak dari kursinya dan baru satu langkah ia membelakangi meja makan dan kakinya menghentikan langkahnya.
"Kalian menikahlah. Jangan bohongi perasaan kalian, yang ada kalian nanti akan menyesal. Dan kau Ana jika memang kau mencintainya, terimalah lamarannya."ungkap Willi jujur.
Mike terbengong mendengar ucapan Willi suami adiknya itu.
Mike melangkah kesamping Willi, "Apa kau serius? Tapi sepertinya dia tidak menyukai ku."
"Lilianna apa kau menyukai Mike? tanya Martin serius dan memandang lekat manik wajah Lilianna.
"Aku ,,.. Aku...." ucap Lilianna dan ia kembali terdiam
"Apakah kau ingin menikah dengan ku?" ucap Mike pada Lilianna yang melamar Mike.
Lilianna melihat kearah Willi dan Willi menganggukkan kepalanya dan Lilianna langsung mendekat ke arah Mike.
"Aku bersedia menikah dengan mu"
Mike Speechless mendengarnya tadi, dan ia langsung memeluk Lilianna dengan senang.
__ADS_1
"Apa kau mencintaiku ana?" tanya Mike
"Ya , aku mencintai mu" balas Lilianna malu-malu dan wajahnya berubah menjadi merah. Mike tertawa dan memeluk lilianna.