Life Of Dea

Life Of Dea
#59


__ADS_3

Saat ini dimansion Dea telah dihadiri keluarga dan kerabat dekat Dea, dan Nahendra. Hanya keluarga inti dan beberapa kliennya dan Karyawannya yang diundang oleh Dea diacara pertunangannya dengan Martin.


Martin telah menepati janjinya yang akan melamar Dea sekaligus, mengadakan acara pertunangan mereka setelah dua minggu mereka bertemu terakhir kalinya.


Dea yang memakai gaun putih belahan sampai di paha membuat kaki jenjang putih Dea terlihat dan gaun berwarna putih dengan model terbuka bahunya jelas terlihat dan terpampang kulit mulus Dea.




Simple dan elegan namun terlihat menawan dan makin membuat Dea semakin cantik.


Martin mengenakan jas dan kemeja hitamnya sesuai dengan seleranya, simpel dan beribawa.



Pria yang sudah hampir pernah menikah namun, ditinggalkan setelah hari H pernikahannya. Dan di usianya ke 36 tahun akhirnya menjalin hubungan serius dengan Putri dari Akseno Axton yakni Caitlyn Deanada Axton yang berusia saat ini tiga bulan lagi genap 25 tahun.


Mereka bertemu ketika mereka liburan di Indonesia.


Jarak usia mereka yang jauh berbeda tidak menjadi penghalang untuk membangun cinta mereka berdua.


Dea telah menyakini dirinya bahwa Martin pilihan terakhirnya sampai maut memisahkan mereka, begitu juga dengan Martin yang telah memilih Dea karena hanya Dea yang mampu menggetarkan hatinya yang beku, dan meruntuhkan benteng yang disusunnya dengan kokoh selama bertahun-tahun.


Senyum manis terbit dari bibir kedua pasangan itu tak luput Martin menggandeng Dea disisinya.


Mereka berdua berjalan kepodium yang telah disediakan, acaranya berthema Garden yang terletak dibelakang mansion Dea.


Karena Mansion Dea sangat luas begitu juga perkarangannya, jadi mereka bisa mengundang seribu orang. Saat ini didepan semua orang Martin memasang cincin pertunangannya dijari manis Dea dengan penuh ceria dan kebahagian.


Mereka akan melangsungkan pernikahannya setelah satu bulan lagi di Los Angeles.


Nahendra yang melihat adik iparnya bertunangan, membuatnya bahagia dan sangat bahagia. Ternyata dia masih ada ketika adik istrinya bertunangan dan semoga Tuhan berkehendak sampai Martin mempunyai anak.


"Darling, kamu bahagia disana. Lihatlah anak nakal itu sudah bertunangan dan akan menikah. Semoga mereka dijauhkan dari segala rencana jahat manusia"guman Nahendra dalam hati, memandang kearah Martin dan Dea


Begitu juga dengan Jerry, Kinan dan Prom melihat acara pertunangan Putri dari almarhum Akseno, yang telah membantu mereka melebihi keluarganya sendiri, merasa senang dan bahagia.

__ADS_1


Seakan tugas mereka menjaga dan melindungi Dea hampir selesai dan mereka, tidak salah merestui hubungan Dea dan Martin.


Karena mereka yakin, jika Martin mampu menjaga Dea dan membuat Dea bahagia. Sudah banyak Dea menderita didalam kesunyian tanpa kehangatan kasih sayang keluarga. Sekarang dia akan membangun keluarganya sendiri penuh dengan kasih sayang dan kehangatan.


Martin dan Dea saling menyayangi dan mencintai, meski awalnya mereka bertemu dengan kesannya tidak enak.


Tapi siapa sangka jika, mereka sudah lama saling mengenal. Hanya saja mereka tidak mengingat masa kecil mereka, karena terlalu berat yang dilalui mereka dengan usia yang sangat belia.


Dan meninggalkan trauma buat mereka berdua, dan akhirnya Tuhan mempertemukan kembali dengan cobaan yang berat.


Dea mengingat semua yang telah dilaluinya, saat mereka saling mengenal banyak yang sudah dilaluinya dan diperjuangkan mereka berdua.


Dea memeluk Martin dengan erat, karena bahagianya. Bagi Dea Martin adalah pria yang sempurna dan selalu membahagiakan Dea, dan selalu mengalah dalam hal apa pun jika mereka berdebat.


Setelah bertukar cincin, masuk acara dansa bersama pasangan masing-masing.


Martin dan Dea maju didepan, untuk berdansa dan diikuti para tamu yang lainnya.


"Baby, I love you" ucap Martin, ******* bibir manis Dea dan disambut tepuk tangan dari para undangan.


"I love you too honey" bisik Dea mencium leher Martin, Martin dapat merasakan nafas Dea.


"Sabarlah, satu bulan aku akan membuatmu tidak bisa berjalan selama dua bulan" ujar Martin tersenyum dan disambut cubitan Dea dipinggar Martin dan membuatnya mengerang kesakitan


"Auh Honey, kau kejam sekali. Belum lagi kita menikah sudah melakukan KDRT" kekeh Martin dengan ekspresi mayun.


"Mesuum" kesal Dea dan Martin langsung mengecup bibir Dea yang sedang cemberut karna ulahnya


"Heemmm" Nahendra berdehem, yang kini berdiri dengan tongkat tepat di sisi Dea dan Martin berdiri. Martin dan Dea berhenti berdansa dan mengalihkan pandangannya kearah suara.


"Uncle"ucap Dea dan memeluk erat Nahendra. Nahendra mengelus punggung Dea dan mengkedipkan sebelah matanya kearah Martin membuat Martin melebarkan kedua matanya.


Yuni, Willi dan Jerry yang melihat adegan itu hanya menggelengkan kepalanya.


Mereka tahu jika, Nahendra dan Martin sudah bertemu jarang sekali akur tapi jika, mereka tidak bertemu satu hari saja, mereka akan merasa kehilangan dan mencarinya dan wajib harus sampai bertemu meski ketika mereka bertemu harus ribut kembali.


"Ck," cabik Martin memelas

__ADS_1


"Minggir, aku ingin berdansa dengan pujaanku" jawab Nahendra santai.


"Heiii, dia bukan pujaan mu, dia itu pujaanku" sergah Martin yang langsung menarik tangan Dea dengan lembut.


"Honey, aku ingin berdansa dengan Uncle"ucap Dea


Nahendra langsung tertawa melihat Martin kesal dan geram.


Dari kejauhan seseorang mengepalkan tangannya, melihat keakraban serta kebahagian Dea.


Dia seakan tidak terima jika Dea harus bahagia, Pria yang dulu diincarnya ternyata jatuh cinta oleh kakak sepupunya sendiri dan bahkan sekarang hubungan mereka renggang akibat perbuatan Dadynya sendiri yaitu putri dari pamannya Rico yang meninggal dunia di ledakan Bom dikapal laut yang berada di Amsterdam.


"Kamu kapan?" tanya Jerry pada Kinan yang sedari tadi menatap Hiro yang berdiri disamping Martin sambil menggendong Gavrael.


"Iihh abang, abang duluan gih" balas Kinan kesel


"Aku akan nikah setelah kalian menikah" balas Jerry santai


"Bukankah dia pria yang melamarmu tempo hari?" ucap Jerry yang mengingat seminggu yang lalu, dimana Hiro melamar Kinan di taman belakang mansion Dea, tapi sayang lamaran Hiro ditolak Kinan entah alasan apa membuat Kinan menolak Hiro saat itu.


"Jangan sampai menyesal, jika suka langsung susul saja langsung" ucap Jerry lagi dan meninggalkan Kinan sendiri.


Kinan memandang kearah Hiro, sampai Hiro sadar jika dirinya sedang diperhatikan dan akhirnya mata mereka bertubrukan selama lima detik dan Kinan, langsung mengalihkan tatapannya dan berlalu dari taman belakang mansion menuju ruang depan mansion.


Kinan merasa malu karena ketahuan melirik Hiro sedari tadi.


Setelah Kinan menolak Hiro, ternyata Hiro tidak pernah menghubunginya. Hal itu membuat Kinan gelisah karena rindu kepada Hiro. Saat itu dia belum menyadari perasaannya sendiri sebenarnya Kinan menyukai Hiro.


Kinan baru menyadari setelah Hiro menjauh darinya dan sebenarnya Kinan, tidak bisa jauh dari Hiro dan sangat sayang dan cinta sama Hiro.


Namun saat ini Kinan malu untuk mengungkapkannya sekarang, terlebih karena Kinan telah menolak Hiro.


"Jangan lupa Like dan KOmen dan Vote Favorit


Author


Erni Yusnita

__ADS_1


__ADS_2