Life Of Dea

Life Of Dea
#69


__ADS_3

Acara masih terlihat ramai, para tamu silih berganti berdatangan. Ada yang pulang dan ada yang baru datang, keacara resepsi pernikahan Dea dan Martin.


Dea dan Martin sedari datang menyambut tamu undangan, sampai malam harinya.


Martin melihat Dea berdiri dengan gelisah karena kakinya sedari tadi sudah pegal.


"Honey, ayo kita beristirahat. Kaki mu pegalkan?" ucap Martin memegang tangan Dea.


"Apa boleh?" tanya Dea dengan polosnya


"Kenapa tidak bisa sayang." kata Martin lalu mencium pipi Dea yang sudah menjadi istrinya.


Yuni yang baru selesai mengantar papanya, kekamar hotel bersama Gavrael menghampiri kedua mempelai yang sedari tadi sudah gelisah.


"Aunty pergilah bersama Uncle, kalian bisa beristirahat. Biar aku dengan Willi melayani tamu yang datang, kalian sudah kelelahan" ucap Yuni sambil memberikan paperbag kepada Dea.


"Ini apa?" kata Dea menerima paperbag dari Yuni dan ingin membukanya tapi langsung dicegah oleh Yuni.


"Jangan dibuka disini, Aunty. Buka dikamar saja" lanjut Yuni lagi sambil tersenyum jahil.


"Hemm, Baiklah!" ucap Dea pasrah


Martin langsung menggendong istrinya dengan gaya bridal menuju lift.

__ADS_1


Didalam lift, Martin langsung mencium bibir Dea dengan liar.


Dea menjauhkan wajahnya, dan melihat wajah suaminya yang sudah bergairah.


"Apa kita akan melakukannya malam ini?" tanya Dea dengan wajah meronanya.


"Apa kamu keberatan sayang? jika iya, aku akan menundanya" jawab Martin mengecup pundak Dea yang terekpos memperlihatkan tubuhnya yang putih dan mulus bagaikan porselin.


"Aku hanya malu, dan belum pernah" balas Dea menutup matanya dengan kedua tangannya yang masih menjinjing paperbag yang diberikan Yuni.


Martin heran, dan sedikit kaget jika Dea belum pernah melakukannya. Secara dia sudah pernah berpcaran dengan mantan kekasihnya selama empat tahun kurang.


Ting


Pintu lift terbuka, mereka sampai di lantai kamar mereka. Martin masih menggendong Dea langsung menuju kamar yang sudah dipersiapkan oleh Hiro dengan meluumat bibir ranum Dea.


Lalu Martin mendudukan Dea diatas ranjang yang dipenuhi kelopak bunga, Martin langsung membuka sanggul rambut Dea dan membuka resleting gaun Dea dan terpampang kulit punggung Dea yang putih. Martin mengecup punggung Dea dengan lembut agar Dea merasa nyaman.


"Sayang, kita mandi sama ya" ajak Martin


"Hemm" balas Dea menunduk yang masih malu menatap wajah Martin.


Martin tersenyum melihat sikap Dea yang malu-malu.

__ADS_1


Martin langsung membuka gaun Dea dan hanya meninggalkan dalaman saja.


Martin melihat tubuh sexy Dea berusaha menahan hasratnya yang sudah menggebu-gebu. Dengan gerakan cepat Martin membuka pakaian-nya juga dan hanya meninggalkan CD saja.


Dea melihat itu menelan salivanya, jantungnya berdetak kencang dan mematung.


Dea masih menatap aset Martin yang masih terbungkus CD itu, menurut Dea super sempurna itu.


"Sayaang" bisik Martin, Dea langsung menoleh melihat kearah manik mata Martin dengan klabakan.


"Kamu kenapa? Apa kamu takut melihatnya, ini belum seberapa sayang." kata Martin yang tersenyum menyeringai.


Glek


Dea menelan salivanya dan terpatung menatap aset pusaka yang berbentuk seperti belalai gajah.


"Jika begini saja tanpa disentuh sudah besar, bagaimana lagi jika sudah disentuh. Oh my God, somebody help. Ruang ku sangat kecil, apakah muat??" guma Dea dalam hati


Martin melihat Dea terdiam dan hanya memandang asetnya saja, dia langsung menggendong Dea kekamar mandi dan mendudukkannya ke westafel keramik. Lalu Martin menyiapkan air hangat, dengan ditaburi kelopak bunga yang sudah dipersiapkan oleh pihak hotel


Lalu Martin melepaskan kaitan pembungkus aset kembar favoritnya itu. Martin melihat itu tersenyum dan Dea jadi salah tingkah dan langsung menutupnya dengan kedua tangannya.


"Jangan ditutup, aku ingin memandangnya dulu baru ku sentuh " ucap Martin dan menarik kedua tangan Dea.

__ADS_1


Dea menyerah pasrah karena bagaimana pun dia sudah semestinya melayani pria yang didepannya saat ini. Pria yang sudah menjadi suaminya.


Ini sudah menjadi kewajiban istri melayani suami.


__ADS_2