
"Baby!! Kita main cepat, karena sudah tiga hari tiga malam kita tolak" ucap Martin frustasi yang selalu kena tolak.
"Pelan-pelan saja sayang, tapi pas" balas Dea sembari tertawa menahan perutnya karena merasa sangat lucu melihat wajah Martin yang sudah nyebelin tingkat dewa yang tak dapat jatah (versi author marah) 😁🤬
"Come on honey, tiga hari tiga malam. Bayangkanlah!!" balas Martin yang masih tidak terima (Author dengan wajahnya cuteknya)
"Tidak perlu dibayangkan, tapi kita lakukan sekarang. Come on Baby, aku ingin diterkam" kata Dea sambil mengalungkan kedua tangannya keleher Martin dengan tanpa mengenakan sehelai pembungkus tubuh polosnya.
Martin speechless meraba punggung Dea dan melihat kebawah bagian belakang Dea.
"Wow,! Kapan kau membukanya? Pergerakkanmu sangat cepat Honey" ucap Martin mencium bibir ranum Dea yang menjadi favoritnya.
Dea melepaskan ciumannya, dan memandang lekat manik mata yang menjadi suaminya itu.
"Ketika kamu merepet, seperti suami tak kebagian jatah dari istrimu" tawa Dea kencang dan menggigit kecil rahang Martin.
"Oh my," Martin menurunkan Dea dari westafel.
Plak
__ADS_1
Martin memukul pelan bokong Dea karena rasa gemasnya. Lalu mereka menuju kamar mandi untuk membersihkan diri karena rasa lengket dan gerah sedari tadi. Lalu mereka berciuman dengan liar dan buas karena Martin mau pun Dea tidak pernah merasakan dan melakukan seperti ini. Martin hanya berbohong jika dia seorang playboy, hanya menjaga harga dirinya sebagai laki-laki saja didepan para sahabat dan relasinya itu semua karena kakak iparnya sangat mendidiknya untuk menjaga wanita.
Apa kata dunia jika seorang Milyader tidak pernah berhubungan intim sama sekali.
Setelah setengah jam dibawah shower Martin mengakat Dea menuju ranjang yang dipenuhi kelopak bunga angrek.
"Aku suka wanginya" ucap Dea mencium kelopak bunga yang berserakkan diatas tempat tidur mereka.
"Itu langsung dari Indonesia, itu sangat terkenal disana. Ini rekomendasi dari keponakan kita" balas Martin mengecup kening Dea.
"Tapi aku lebih menyukai ini" Dea meremas lilte Damitri milik Martin dengan keras lalu berlari menjauh dari Martin dan tertawa kencang.
"Aughk Honey, kau nakal sekali" pekik Martin kesatikan karena litle kingnya diremas Dea.
"Itu pemanasan sayang" ucap Dea dengan nafas tersengal-sengal.
Martin ******* bibir Dea yang manis dan mungil dan menjelajahi seluruh dan setiap inci tubuh polos Dea. Hingga Dea merasakan sensasi yang luar biasa nikmatnya.
"Baby, aku akan melakukannya langsung. Nanti kena sensor lagi jika kita jabarkan disini"
__ADS_1
"Hemm, ini yang pertama bagiku. Buatlah dengan nyaman" balas Dea.
Martin mulai memasuki Dea, Dea langsung menjerit rasa sakit dibawah sana. Martin melakukan itu dengan hati-hati dan lembut agar istrinya merasakan nyaman dan nikmat.
Lalu Dea sudah merasakan sensasi sakit dan enak dan Martin mulai dengan ritem yang agak kencang dan berulang sampai mentok didinding rahim Dea.
Ah Ah
******* yang keluar dari mulut kedua insan yang sudah menjadi suami istri itu mengisi ruangan kamar hotel tersebut. Martin melakukannya berulang kali sampai mencapai kenikmatan yang tiada tara.
"Baby! aku sampai!!" teriak Martin dengan ritem kencangnya dan seketika lahar hangat memenuhi dibawah milik Dea dan Martin merasakan litle Dimitrinya yang tercepit dan rasa nikmat yang besamaan.
"Thank you my wife" ucap Martin menghujani ciuman diwajah Dea.
"I love you" balas Dea memeluk suaminya
"I Love you too" Martin memeluk Dea dan mereka tertidur karena rasa lelah mereka.
#maaf lama update karena selalu ditolak
__ADS_1
Jangan lupa dukungannya
Vote ,, like komen dan Favorit. Thank you all