Life Of Dea

Life Of Dea
#97


__ADS_3

"Baby, cepatan sepertinya aku ingin melahirkan" teriak Dea kencang dari ruang tengah. Martin berlari kencang dari kamarnya karena ia sedang mengambil tas yang sudah dipersiapkan istrinya dari jauh hari untuk perlengkapan Baby-nya begitu lahir.


Kinan langsung mengambil alih tas yang berisikan perlengkapan baby mungil, Kinan yang sudah sebulan tinggal dimansion Dea karena ingin menjaga Dea, karena hamilnya sudah mau mendekati hari H-nya. Akhirnya hari yang ditunggu telah datang, Martin membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi, dan Dea selalu teriak karena kesakitan, darah sudah mengalir disela paha Dea "Kakak darah" ucap Kinan sedikit panik.


"Oh my God, aku harus apa?" jawab Martin, menambah kecepatan mobilnya dan mengusap wajahnya. Sesekali ia menoleh kebelakang kondisi Dea melalui kaca spion. Selang sekitar dua puluh menit mereka sampai di Rumah sakit.


Dea langsung dibawa ke ruang UGD, dan Dokter bedah, perawat dan Dokter kandungan yang biasa mengontrol keadaan kehamilan Dea tiba keruang UGD dan ternyata Dea harus dioperasi karena darah sudah banyak keluar.


Martin mondar mandir karena cemasnya, ia berjalan sambil memanjatkan doa agar istri dan baby twinnya selamat.

__ADS_1


Selang satu jam terdengar suara tangisan bayi yang pertama dan persekian detik terdengar suara tangisan bayi-nya, dan saat ini diruangan operasi penuh suara tangisan bayi.


Belum ada tanda-tanda perawat keluar, namun saat Martin mulai mendekat kearah pintu ruang operasi tiba-tiba pintu terbuka.


Seorang perawat keluar dengan mendorong sebuah box baby yang berisi baby twins, bayi kembar yang tidak identik. Perempuan dan Laki-laki, dalam keadaan sehat dan Normal. Martin melihat kedua bayinya. Matanya berkaca-kaca dengan bahagianya, karena kedua bayi-nya telah lahir tanpa kekurangan apa pun. Dan bayi Martin langsung dibawa keruang bayi dan Kinan ikut dari belakang perawat memastikan kedua anak adiknya tidak tertukar sama sekali.


Selang satu jam Dea telah keluar dari ruang operasi dan dibawa keruang nginap. Dea yang masih di impus dan sisa bius yang ditubuh Dea masih ada. Martin langsung mengecup kening istrinya dan mencium bibir Dea dengan lembut. "Thank you my wife and I Love you' ucap Martin membelai pipi Dea dan Dea akhirnya sudah berada diruang nginap, dan tertidur.


"Dia sangat cantik dan tanpan sayang' ucap Hiro yang saat ini melakukan vidio call dengan Kinan.

__ADS_1


"Mereka sangat menggemaskan Honey" balas Kinan membelai pipi baby twin dengan jari telunjuknya.


"Hallo my baby sayang, welcome to the world" kata Kinan dengan wajah yang berseri dan sangat bahagia.


Setelah Dea tertidur Martin langsung menuju kamar ruang bayi dan disana ada Kinan dan Pelayan mansion mereka. Martin langsung memakai baju khusus menjenguk bayi, dan mendekati box tempat baby twin berada.


Lalu ia langsung menggendong baby twin dan menciumnya dengan sangat lama secara bergantian.


"Siapa namanya kak" tanya Kinan pada Martin

__ADS_1


"Balt and Beth nanti aku akan minta nama panjangnya pada istri ku." balas Martin yang tersenyum melihat Baby Beth yang sangat putih kemerahan mirip ibunya. Dan mata balt mirip Dea sedangkan Beth mirip Martin


__ADS_2