Life Of Dea

Life Of Dea
#86


__ADS_3

Dea saat ini sedang ditangani Dokter, di ruang UGD itu disebabkan karena banyaknya darah yang keluar dari bagian intim Dea. Martin dengan berdiri dan bahkan ia berjalan bolak balik dan sesekali ia mengusap rambutnya kebelakang. Hiro yang melihat Unclenya seperti orang frustasi ia hanya bisa diam tanpa bisa berbuat apa-apa. Sementara Kinan dan Nahendra sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit tempat Dea dirawat.


Selang sekitar dua puluh menit Dokter keluar dari ruangannya. "Suami Pasien" panggi Dokter yang menangani Dea.


"Saya suaminya, ada apa Dok?" tanya Martin


"Maaf pak, kandungan istri bapak harus diangkat jika tidak itu akan mengakibatkan fatal pada istri bapak, dan bisa merengut nyawa istri bapak juga. Karena pendarahannya tidak berhenti sama sekali." ucap Dokter dengan sedikit panik karena yang ia hadapai bukan orang sembarangan.


Deg


Jantung Martin seolah berhenti berdetak, ia syok dan terdiam sudah berkali-kali Dokter memanggilnya namun ia tidak bergeming. Martin hanya diam menjadi patung, namun beberapa menit air matanya jatuh tubuhnya langsung merosot kebawah lantai dan terduduk.


"Istriku hamil, an,..- anak"lirih Martin dengan tatapan kosong.


Hiro langsung mengambil alih, karena dia pun terkejut dengan berita yang ia dengar namun melihat keadaan uncle terpaksa ia mewakili.

__ADS_1


"Dokter jika bisa selamatkan keduanya tapi jika memang harus memilih,-" Hiro menjeda perkataannya dan memilih melihat Unclenya


"Selamaatkan istriku" kata Martin dengan tatapan lurusnya


"Selamatkan Istrinya Dokter" tegas Hiro


Dokter tersebut langsung bergegas masuk kedalam ruang UGD dan memindahkan pasien keruang operasi. Terpaksa Dokter mengangkat janin yang masih berumur 1 minggu lebih kurang. Dea mengalami keguguran karena Depresi menghadapi masalahnya yang bertubi-tubi dan Dea kehilangan berat badan yang drastis karena ia jarang makan dan kandungannya lemah. Dea juga tidak menyadari jika dirinya sedang hamil muda. Jika ia tahu dia juga tidak akan minum alkohol terlalu banyak seperti kemaren bersama Rossi.


Dea masih didalam ruangan operasi sampai Nahendra tiba disana. Martin melihat Kakak iparnya datang, ia langsung berdiri dan melangkah kearah kakaknya yang berjalan menggunakan kursi roda yang didorong oleh Kinan.


"Kakak," isak Martin


Martin melihat kearah Nahendra, dan ia langsung menghamburkan kepelukkannya. "Maafkan aku Kakak, aku kehilangan anak ku itu semua karena aku" jerit Martin frustasi


Kinan langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya dan menggelengkan kepalanya. Kinan beranjak dari belakang Nahendra dan mendekat kearah Martin, tanpa menunggu lama Kinan langsung menghajar Martin dan memberinya pukulan yang bertubi-tubi.

__ADS_1


"Puasss Kau Haa...!Kau buat dia menderitaa!!"


"Maafkan ak,- maafkan aku Kinan" lirih Martin terisak-isak, kepalanya menunduk dengan penuh penyesalan.


"Bangsaat!!" maki Kinan menghajar pundak Martin dengan tas selempangnya..


"Honey, please tenangkan dirimu"ucap Hiro memeluk Kinan dari belakang dan menariknya agar menjauh dari Unclenya.


"Lepaskan!!! Kalian sama-sama Bajingaaan!" maki Kinan meronta ronta


Nahendra hanya diam dan memejamkan matanya lalu ia mengelus dadanya karena jantungnya terasa sakit dan perih.


"Aku sudah gagal mendidik kalian berdua, maafkan aku Nak, maafkan mereka" kata Nahendra pada Kinan, yang merasa dia telah gagal mendidik Adik Iparnya dan Nahendra menunduk malu dihadapan Kinan.


"Puas kalian Haahh!!" teriak Kinan sembari menangis karena adiknya harus kehilangan kandungannya dan dia melihat Uncle Nahendra merasa bersalah akan semua kejadian ini.

__ADS_1


Martin menangis dan baru kali ini dia menangis dihadapan banyak orang, kehilangan anak dan membuat istrinya hampir kehilangan nyawanya membuat hidupnya hancur seketika dan membuat dirinya semakin cengeng seperti anak kecil yang memohon maaf kepada orang tuanya.


Sebejad apa pun dan sekuat apa pun pria jika sudah kehilangan yang paling berharga dalam hidupnya ia akan kehilangan kendalinya dan kehilangan arah, hidupnya seakan hancur dan sangat hancur.


__ADS_2