
"Aku adalah pengagum beratmu." Setelah hening sesaat, suara Bagas terdengar.
"Saat kamu berjalan di atas catwalk memeragakan busana, aku begitu mengagumimu." Bagas menjeda ucapannya sebentar.
"Aku memang bukan orang baik. Aku selalu membayangkan dirimu setiap malam. Aku selalu berandai-andai. Apalagi, saat melihat wajah cantikmu lagi-lagi muncul. Baik di televisi maupun di media sosial. Aku fans beratmu, Sandra."
Sandra hanya terdiam mendengarkan. Seperti ucapan lelaki itu, jangan menyela pembicaraannya sebelum dia selesai berbicara.
"Suatu waktu, aku dan kedua temanku bertemu seorang wanita di sebuah klub malam yang seringkali kami datangi. Wanita itu kemudian mendekatiku dan kedua temanku. Dia dengan terang-terangan menawarkan diri untuk tidur bersama kami bertiga. Dia bilang, dia butuh uang untuk membayar hutang."
"Kami bukan tidak mau meniduri dia, hanya saja, saat itu kami sedang tidak ingin. Kami hanya ingin minum untuk menghilangkan lelah setelah seharian bekerja. Meskipun tidak menampik kalau kami adalah pemain, tetapi, entah mengapa, saat melihat Maya saat itu, kami bertiga tidak tertarik."
"Maya?" Sandra terdengar kaget.
"Iya. Maya. Mantan managermu yang telah menjebakku dan teman-temanku," jawab Bagas dari seberang sana.
"Semenjak pertemuan malam itu, kami bertiga sepakat untuk menolong perempuan itu. Apalagi saat dia bercerita tentang pekerjaannya. Saat dia menyebut namamu, aku dan kedua temanku sangat antusias.
"Kami adalah penggemarmu, Sandra. Saat pertama bertemu, aku tidak percaya kalau Maya adalah orang terdekatmu. Namun, saat melihat beberapa fotonya di media sosial yang memperlihatkan kedekatan kamu dan dia, akhirnya kami percaya." Helaan napas berat terdengar dari ujung telepon.
Bagas menghela napas berkali-kali untuk mengurangi kegugupannya. Sementara Sandra menghela napas berkali-kali untuk menetralkan perasaannya.
Amarahnya naik seketika saat mendengar tentang Maya. Perempuan yang telah mengkhianatinya.
"Awalnya, urusan kami dengan dia berjalan dengan mudah. Namun, setelah ketiga kalinya dia meminjam, ternyata dia menipu kami. Uang yang dipinjamnya mempunyai nominal yang banyak. Apalagi, aku dan teman-temanku baru saja merintis bisnis.
__ADS_1
Dia tetap tidak mau membayar, hingga akhirnya, terjadilah di mana hari aku menyakitimu." Bagas kembali menghela napas panjang. Dadanya terasa sesak saat mengingat perbuatannya di masa lalu terhadap Sandra.
Sungguh! Apa yang terjadi padanya di masa lalu membuat dadanya berdenyut nyeri. Apalagi, saat Bagas mengingat bagaimana Sandra tanpa ragu lebih memilih bunuh diri daripada melayani nafsu bejatnya.
"Kebohongan yang diucapkan Maya membuatku yang begitu fanatik mengagumimu seketika merasa kecewa. Apalagi, saat Maya mengatakan kalau kamu adalah perempuan yang tidak cukup hanya dengan satu pria, hatiku sangat sakit sekaligus marah.
Bagaimana mungkin seorang model yang selama ini terkenal tidak pernah masuk ke dunia malam dan tidak pernah macam-macam ternyata mempunyai kebiasaan bermain **** bersama beberapa pria?"
"Saat itu aku sangat marah. Apalagi, saat melihatmu benar-benar datang menemui kami. Entah apa yang dikatakan oleh Maya padamu sampai-sampai, kamu yang super sibuk itu akhirnya datang ke kamar hotel yang kami sewa.
Berbagai pikiran negatif bermunculan di otakku. Termasuk kebenaran tentang cerita Maya tentang kamu. Aku sangat marah. Aku berharap kamu tidak datang malam itu. Dalam pikiranku, saat kamu datang ke kamar itu, berarti apa yang dikatakan oleh Maya adalah benar.
Akan tetapi, jika kamu tidak datang, aku akan menganggap, kalau apa yang dikatakan oleh Maya itu salah. Aku adalah penggemarmu. Kamu pasti sangat tahu bagaimana saat sang penggemar kecewa karena mengetahui idolanya ternyata tidak sebaik yang kamu pikirkan bukan?"
Ingatan tentang kejadian di masa lalu itu membuat luka di hati Sandra kembali berdarah.
"Aku meminum jus yang telah dicampur afrodisiak yang telah dipersiapkan oleh Maya untukmu. Kamu menolak meminumnya saat Maya menawarkan padamu. Apa kamu masih ingat?"
"Hmm." Sandra hanya menjawab serupa gumaman.
"Aku sengaja menenggak habis minuman itu agar aku bisa memuaskanmu. Seperti apa yang dikatakan oleh Maya, kalau kamu tidak bisa puas hanya dengan satu pria." Bagas menghentikan ucapannya.
"Saat itu, yang terpikir di dalam otakku hanya bagaimana caranya agar aku bisa memuaskanmu." Bagas tiba-tiba terisak. Dirinya mengingat bagaimana brengseknya dia saat itu.
"Maaf! Maafkan aku karena telah salah paham saat itu. Aku dikuasai emosi saat mendengar kalau pujaan hatiku ternyata tidak sebaik yang aku bayangkan. Aku ... seharusnya aku mencari kebenarannya dulu sebelum menyimpulkan semuanya. Maaf!" Suara isak tangis terdengar di ujung telepon. Bagas menangis. Laki-laki itu menangis menyesali semua perbuatan yang telah dilakukannya pada Sandra.
__ADS_1
"Maaf! Aku tahu, maaf saja tidak cukup untuk mengobati rasa sakit di hatimu karena perbuatanku. Tapi sungguh, Sandra. Seandainya Maya tidak membohongiku, aku tidak mungkin melakukan hal gila seperti itu.
Hal gila yang membuatku harus mendekam di jeruji besi dan merusak nama baikku dan juga keluargaku."
"Apa kamu tahu, Sandra? Sejak kejadian itu, rasa cinta yang aku miliki semakin besar. aku bukan hanya tersiksa karena rasa bersalah. Tetapi, aku juga merasa tersiksa karena rasa cinta yang kumiliki untukmu."
BERSAMBUNG ....
Sambil nunggu Author update, yuk, mampir di novel temen Author.
Zeo adalah pangeran Duyung tak dianggap oleh kaumnya karena di anggap keturunan iblis sebab tatoo yang berada di wajahnya. Hinaan dan cacian kerap ia dapatkan dari keluarga kerajaan maupun rakyat Duyung.
Suatu Hari dia menyelamatkan Ziya -- Manusia. Wajah Zeo yang tampan membuat Ziya menyukainya pada pandangan pertama.
"Kamu adalah pria paling tampan yang pernah aku temui di dunia ini!" puji Ziya membuat Zeo terkejut sekaligus terharu, karena untuk pertama kalinya di puji.
"Karena kamu memuji ku, maka aku akan menjadi pelindung mu mulai sekarang!" janji Zeo sungguh-sungguh.
Bagaimana kelanjutan kisah percintaan Zeo dan Ziya? Apakah berjalan baik? Atau malah berakhir sedih, karena Dewa laut menentang hubungan mereka?
Lalu apa yang akan terjadi saat kekuatan iblis Zeo bangkit? Apakah Dewa laut masih bisa menentang nya?
ikuti kisah cinta non-human.
__ADS_1