Lihat Aku Seorang

Lihat Aku Seorang
AKU MENCINTAIMU, SANDRA, SUNGGUH!


__ADS_3

Bagas terkejut mendengar ucapan Sandra. Namun, keterkejutannya tak berlangsung lama. Pria itu mengulas senyum pada wajah tampannya. Tidak menyangka kalau apa yang dikatakan Sean memang benar.


Bagas senang karena ternyata Sandra adalah wanita yang jujur. Perempuan itu bahkan tidak malu menceritakan keburukannya di masa lalu. Semua yang dikatakan Sean beberapa hari yang lalu ternyata bukan omong kosong belaka karena ternyata Sandra juga mengatakan hal yang sama padanya.


Kini, Bagas semakin yakin, kalau Sandra adalah perempuan yang tepat yang akan ia pilih untuk menjadi pendamping hidupnya.


Lelaki itu tidak peduli dengan masa lalu Sandra. Bagas hanya peduli pada Sandra yang sekarang. Seorang wanita cantik yang membuatnya tergila-gila.


Bukan hanya karena kecantikannya saja yang membuat Bagas jatuh cinta. Akan tetapi, semua yang ada pada diri perempuan itu sungguh membuatnya jatuh pada pesonanya.


"Aku harap, kamu tidak menyesal setelah mendengar semua ucapanku." Sandra kembali berucap. Sebenarnya, wanita itu merasa heran karena Bagas justru tersenyum setelah mendengar keburukannya di masa lalu.


Bukannya marah atau kesal, pria itu malah tersenyum seperti tidak terjadi apa-apa.


"Aku mencintaimu dengan tulus. Sudah pasti aku akan menerima semua yang ada pada dirimu, Sandra. Termasuk masa lalumu. Lagipula, memangnya kenapa dengan masa lalumu? Masa laluku bahkan lebih hitam dibanding masa lalumu. Kamu jangan lupa, Sandra, kalau aku adalah mantan narapidana sebelum aku bertemu kembali denganmu." Kali ini Bagas menunduk. Bayangan masa lalunya kembali terlintas membuat penyesalan di hati Bagas semakin dalam.


"Sampai sekarang sebenarnya aku masih tidak percaya diri saat berada di dekatmu. Tapi, aku tidak bisa terus-terusan menahan perasaan aku ini bukan? Aku bisa gila, Sandra."

__ADS_1


Sandra menghela napas panjang mendengar ucapan Bagas. Wanita itu menatap pria di depannya dengan perasaan entah. Sampai sekarang, Sandra tidak tahu bagaimana perasaannya terhadap Bagas.


"Sampai sekarang, aku masih memantaskan diri agar aku layak bersamamu, Sandra. Apa kamu tahu, semangatku untuk memperbaiki diri semakin berkobar saat seseorang dalam masa lalumu menyadarkanku. Dia bilang, aku harus memastikan kalau kamu bahagia saat bersamaku. Kalau tidak, dia mengatakan tidak akan merestuiku untuk meminangmu."


"Orang dari masa laluku? Siapa? Memangnya apa hak dia melarangmu?" Sandra merasa kesal sekaligus penasaran dengan ucapan Bagas.


"Memangnya siapa orang itu? Kenapa dia ikut campur masalah Bagas?" batin Sandra.


Namun, detik berikutnya sebuah nama terlintas.


"Bukan mengancam. Dia hanya mengingatkan aku kalau kamu adalah perempuan yang pantas untuk bahagia. Dia tidak akan membiarkan siapapun menyakiti hatimu, termasuk aku." Bagas menjelaskan. Ia sungguh tidak menyangka kalau Sandra langsung bisa menebak siapa orang yang ia sebut sebagai masa lalu Sandra.


"Tadinya aku pikir dia melarangku untuk mendekatimu karena dia masih mencintaimu. Tapi, ternyata aku salah. Aku tidak tahu hubungan pernikahan semacam apa yang pernah kalian jalin saat itu, yang jelas, aku sangat berterima kasih padanya. Apa kamu tahu, Sean adalah alasan utama untukku merubah diri."


Sandra mengerutkan keningnya. Perempuan itu hanya terdiam. Mendengarkan setiap kalimat yang diucapkan oleh Bagas.


"Sean adalah pengusaha sukses. Orang seperti dia saja tidak bisa mendapatkanmu, apalagi orang seperti aku yang bukan apa-apa?"

__ADS_1


"Kamu pikir, aku perempuan yang melihat segala sesuatu hanya dari banyaknya uang yang mereka punya?" Sandra sedikit kesal.


"Siapa bilang? Aku mengatakan itu sebagai pengingat diriku kalau aku juga bisa sukses seperti Sean. Dulu, aku tidak pernah bermimpi menjadi orang sukses. Hidupku tanpa tujuan, membuatku tidak punya alasan untuk menjadi sukses.


Akan tetapi, setelah aku bertemu denganmu, hidupku berubah. Sekarang, aku punya tujuan dalam hidup. Aku ingin menjadi sukses agar aku bisa meminangmu dan menjadikan kamu sebagai milikku satu-satunya.


Aku ingin menjadi orang yang sukses agar aku pantas berada di sampingmu dan bisa membahagiakan kamu."


"Bagas–"


"Aku mencintaimu, Sandra. Sungguh!" Bagas memindai wajah cantik wanita itu.


"Aku mencintaimu dan ingin sekali segera menjadikan milikku satu-satunya."


BERSAMBUNG ....


Sandra sok jual mahal sekali ya? Pusing Otor 🤦🏾‍♂️

__ADS_1


__ADS_2