Lihat Aku Seorang

Lihat Aku Seorang
KEDATANGAN SEAN


__ADS_3

"Sialan!" Shena memakai dalam hati. Sandra benar. Ia bahkan sangat tahu bagaimana Bagas begitu tergila-gila pada perempuan di hadapannya itu.


Tidak! Shena tidak akan membiarkan ingatan Bagas kembali. Pria itu harus menjadi miliknya. Ia tidak peduli meskipun Bagas tidak mengingat apapun, yang penting dirinya bisa bersama dengan perempuan itu.


Shena sangat mencintai Bagas. Hanya pria itu yang ia inginkan. Oleh karena itu, Shena terus memaksa keluarganya untuk menjodohkannya dengan Bagas.


Shena memanfaatkan kedekatan kedua orang tuanya dengan orang tua Bagas. Perjodohan itu akan terjadi seandainya saja Bagas tidak menolak untuk melamarnya waktu itu.


Demi mendapatkan Bagas, Shena akhirnya mengancam pria itu agar dia mau menurutinya. Sandra adalah kelemahan Bagas, karena alasan itulah, akhirnya Shena berniat menyuruh orang suruhannya untuk mencelakakan Sandra. Tujuannya hanya satu, Shena ingin memiliki Bagas seutuhnya.


"Ancamanmu saat ini tidak berlaku lagi untukku, Shena. Bahkan jika aku mau, akulah yang akan menghancurkanmu sekarang juga!" Sandra menatap Shena penuh amarah.


Sandra bukanlah wanita lemah. Ia tidak akan terintimidasi dengan kata-kata Shena. Sandra bahkan bisa saja menghancurkan Shena dengan mudah, meskipun dengan bantuan Sean tentunya.


Wanita itu bukanlah orang jahat. Tetapi, ia harus menjadi sedikit jahat bila berhadapan dengan orang jahat seperti Shena.


"Kamu pikir, aku takut dengan ancamanmu?" Shena tersenyum remeh.


"Kamu bukan tandinganku, kecuali, jika kamu meminta bantuan keluarga Bimantara!"


"Tanpa aku minta bantuan pada mereka, aku juga bisa menghancurkanmu dengan mudah, Shena. Kamu salah karena telah bermain-main denganku!" Sandra menatap Shena yang terlihat marah.

__ADS_1


"Brengsek! Wanita sialan! Pergi kau dari sini!" teriak Shena sambil mendorong tubuh Sandra.


Sandra yang tidak siap dengan serangan Shena terdorong hingga membuatnya hampir terjatuh. Untung saja, seseorang tiba-tiba datang dan menahan tubuh Sandra.


"Berani-beraninya kau menyentuhnya!" Suara dingin pria di belakang Sandra membuat Shena membeku.


"Ka–kamu–"


"Sekali lagi kamu menyentuhnya, aku akan menghancurkanmu dan keluargamu!" Sean menatap tajam ke arah Shena yang terlihat ketakutan.


Pria itu sungguh tidak terima saat wanita itu memperlakukan Sandra dengan kasar. Beruntung dirinya tepat waktu hingga hal yang tidak diinginkannya tidak terjadi.


"Aku lengah tadi. Dia menyerangku saat aku tidak siap." Sandra menjawab pelan.


"Kau tidak ingin minta maaf padanya?" Tatapan Sean beralih pada Shena yang masih terdiam. Wanita itu sangat terkejut mendengar ancaman Sean.


Shena sungguh tidak menyangka kalau Sandra ternyata mengenal Sean. Sepertinya, dugaannya tentang Sandra salah. Apa informasi yang ia terima tentang Sandra masih belum lengkap? Kenapa ia tidak tahu kalau Sandra juga mengenal Sean?


Sepertinya Shena benar-benar ketinggalan informasi yang sangat penting. Wanita itu bahkan tidak tahu kalau Sandra adalah mantan istri dari Sean Ibrahim. Salahkan saja orang suruhannya karena lupa memberitahukan padanya jika Sandra adalah model terkenal yang dulu pernah membuat gempar karena memilih menceraikan Sean Ibrahim, pengusaha muda yang saat itu sedang naik daun di dunia bisnis.


Jika Shena tahu kalau Sandra mengenal Sean, ia tidak akan terang-terangan menyerang Sandra. Dirinya pasti akan memakai cara halus untuk menyingkirkan wanita itu.

__ADS_1


Liana dan Bimantara saja sudah membuatnya tidak berkutik. Kini, ditambah lagi dengan kehadiran Sean. Bagaimana caranya agar ia bisa menyingkirkan Sandra dengan mudah?


"Brengsek!" umpat Shena dalam hati.


"Kau tidak ingin meminta maaf padanya?" Suara Sean kembali terdengar.


"Aku–"


"Cepat minta maaf padanya!" bentak Sean. Melihat wanita ular itu, emosinya naik. Sean masih ingat semua ucapan-ucapan Bagas sebelum kecelakaan.


Pria itu menyuruhnya menjaga Sandra karena perempuan di hadapannya itu mengancam ingin mencelakai mantan istrinya itu. Bagas meminta tolong padanya untuk menjaga Sandra karena pria itu ingin menemui Shena untuk mencegah wanita itu berbuat nekad. Namun, sebelum Bagas berhasil menemui Shena, dia justru mengalami kecelakaan hingga akhirnya menyebabkan pria itu amnesia dan melupakan Sandra.


Shena menatap Sandra yang kini sedang menatapnya dengan tajam.


"Ada hubungan apa kamu dengannya? Apa diam-diam kamu berselingkuh dengannya di belakang Bagas?" Bukannya minta maaf, Shena justru mengejek Sandra.


"Tidak mungkin seorang Sean Ibrahim yang super sibuk itu datang menemuimu kalau kamu tidak punya hubungan apapun dengannya bukan?" Shena menyeringai. Wanita itu sangat yakin jika Sandra benar-benar berselingkuh di belakang Bagas, Liana dan Bimantara pasti akan segera mendepak Sandra.


"Dasar wanita bodoh!"


BERSAMBUNG ....

__ADS_1


__ADS_2