Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 12:Maafkan Mama


__ADS_3

Saat Ayana membukakan pintu nya.Ternyata ada Kayra dan di samping nya juga ada Evano yang menggandeng tangan Kayra.


"Halo mama..."Tersenyum Kayra dan memanggil nya.


"Eh..., sayang.Kenapa bersama papa nak?."Tanya Ayana bingung.


"Tadi aku pulang lebih cepat dari perusahaan dan aku ingat bahwa Kayra pulang jam segini.Jadi aku menjemput nya dan ternyata dugaan ku benar, Kayra belum pulang dan seperti biasanya, dia menunggu di depan gerbang."Jawab Evano sambil mengelus rambut Kayra.


"Iya ma...,untung papa ingat bahwa aku pulang jam segini.Papa keren deh,kalau begitu mari kita masuk pa."Ucap Kayra menatap wajah Evano dan memasang ekspresi bahagia.


"Mari sayang...."Jawab Evano kepadanya.


Merekapun langsung masuk kedalam rumah."Sayang....,mandi lah dulu.Setelah itu baru kita makan bersama,okey..."Ucap Ayana mengelus rambut kayra.


"Baik ma..."Menurut Kayra kepadanya dan langsung masuk ke kamarnya.


Saat kayra sudah pergi.Ayana langsung menuju ke dapur untuk menyiapkan makan malam.Evano mengikutinya dari belakang.


Di dapur."Kenapa kau mengikuti ku?."Tanya Ayana membelakangi nya.


"Ada yang mau ku tanyakan padamu.Ini masalah serius."Jawab Evano duduk di kursi.


"Katakan saja apa yang ingin kau tanyakan."Ucap Ayana meletakkan makan malam mereka di meja makan.


"Apa ibu melakukan sesuatu kepadamu?."Tanya serius Evano sambil meletakkan tangan nya di meja makan.


Sontak Ayana terdiam dan tidak menjawab pertanyaan dari Evano dan malah mengganti topik."Apa pekerjaan mu hari ini baik?."Tanya Ayana mengganti pembicaraan.


"Jawab dulu pertanyaan ku, apa ibu selama ini melakukan sesuatu kepadamu?."Tanya balik Evano.


"Tidak terjadi apa apa.Jangan menanyakan hal yang seperti itu lagi.Ibu tidak pernah melakukan hal seperti itu, jadi jangan pikirkan hal seperti itu lagi."Jawab Ayana tersenyum untuk menenangkan suasana.


"Kau tidak berbohong kan."Tanya Evano kembali untuk memastikannya.


"Tidak ada apa apa...., jadi jangan berpikiran seperti itu lagi, okey."Jawab Ayana selesai meletakkan makan malam di atas meja dan menuju ke kamar Kayra.

__ADS_1


Saat ayana sedang pergi ke kamar kayra."Sepertinya ada sesuatu yang di sembunyikan istriku.Tapi dia tidak mau menjawab kebenaran nya.Apa ada sesuatu yang di sembunyikan mereka berdua."Ucap batin Evano meletakkan tangannya di dagu nya.


Disisi lain,ayana yang masuk ke dalam kamar kayra dan kayra baru siap memakai pakaian tidurnya."Sayang...., apa kau sudah siap?."Tanya Ayana menghampirinya.


"Sudah kok ma..., kenapa mama kemari?."Tanya balik Kayra menatapnya.


"Mama hanya rindu padamu sayang, kalau begitu mari kita makan bersama bersama papa."Jawab Ayana tersenyum.


"Mari ma..."


Merekapun menuju ke dapur untuk makan bersama dan Ayana selalu mengandeng tangan anak nya.


Sesampai dapur."Papa..., apa papa sudah lama disini?."Tanya Kayra langsung menghampiri nya.


Sontak menoleh."Eh..., Kayra.Papa baru saja ke dapur untuk menunggu kalian.Kalau begitu mari kita makan bersama."Jawab Evano ikut tersenyum karena melihat anak nya bahagia.


"Mari pa...."Jawab Kayra langsung duduk di kursi nya dan siap untuk makan bersama.


Ayana pun meletakkan nasi tersebut ke piring Evano dan Kayra bersama lauk pauknya."Omong omong ma...,dimana nenek?."Tanya Kayra.


"Nenek mu mungkin sedang di kamarnya Karen kelelahan.Kan tadi nenek arisan, jadi mungkin nenek butuh istirahat.Jadi biarkan dulu."Jawab Ayana sambil memberi air putih untuk mereka berdua.


Merekapun makan bersama sambil canda tawa bersama Kayra.Setelah siap makan,kayra langsung menuju ke kamarnya karena sudah mengantuk dan tidak lupa untuk mengucapkan selamat malam kepada ayana dan Evano.


"Hua....,aku sudah mengantuk ma,pa.Aku tidur duluan ya.Selamat malam."Ucap Kayra sudah mengantuk karena kekenyangan.


"Selamat malam juga sayang."Jawab Evano mengelus rambut nya.


"Selamat malam juga anak mama yang paling cantik."Jawab Ayana juga sambil mencubit pipi Kayra.


Kayra pun langsung masuk ke kamarnya dan sudah dalam keadaan mengantuk.Sedangkan di dapur, Ayana langsung mencuci kembali piring mereka dan Evano menatapnya dari belakang.


"Kenapa kau masih disitu.Mandilah dulu dan bersiap siap lah untuk tidur."Ucap Ayana membelakangi nya.


"Kenapa kau masih begitu perhatian padaku.Tapi aku akan langsung menuruti perintah mu dan aku mandi dulu ya."Jawab Evano tersenyum karena di perhatikan oleh Ayana.

__ADS_1


Seketika itu juga pipi Ayana memerah dan berpura pura cuek agar tidak di ketahui oleh Evano.Evano pun langsung masuk ke kamar mandi dan Ayana pun siap juga mencuci piring nya.


"Aku harus ke kamar Kayra dulu, untuk mengeceknya.Apakah dia sudah tidur pulas atau belum."Ucap batin Ayana mengelap tangan nya yang basah dan langsung menuju ke kamar Kayra untuk mengecek keadaan kayra.


Sesampai kamar Kayra.Ternyata di dalam Kayra belum tidur dan malah menggambar sesuatu di meja belajarnya dan Ayana menghampiri nya."Kenapa belum tidur,tadi katanya sudah ngantuk berat.Tapi kok belum tidur?."Tanya Ayana menghampiri nya.


"Eh mama...., heheheh.Aku baru ingat ma,kalau ada tugas dari sekolah aku."Jawab Kayra tertawa tipis.


"Tugas apa sayang?."Tanya Ayana kembali.


"Ini ma, kami disuruh menggambar sesuatu yang menurut kita yang paling bahagia dalam hidup kita dan aku menggambar mama, papa dan aku."Jawab bahagia Kayra.


"Kenapa Kayra menggambar mama dan papa?."Tanya Ayana bingung.


"Karena mama dan papa adalah hal yang paling bahagia dalam hidupku.Jadi aku menggambar nya deh.Cantik kan ma?."Jawab Kayra sekaligus bertanya.


"Entah apa yang akan terjadi kedepannya antara aku dan Evano.Apa aku masih bisa mempertahankan pernikahan ini.Aku sangat ingin mempertahankan nya tapi aku kadang selalu lelah dengan perlakuan dari ibu mertuaku.Tapi aku harus menyembunyikan semua ini demi anak ku."Ucap batin Ayana dan matanya berkaca kaca.Ayana berusaha menahannya agar Kayra tidak menanyakan nya.


"Anak mama memang hebat deh, kalau begitu kita tidur dulu.Karena ini sudah malam sayang.Nanti kamu terlambat ke sekolah lagi besok."Ucap Ayana.


"Baik ma, kebetulan gambar ku juga sudah jadi.Bisakah mama menemani ku tidur."Ucap Kayra memohon kepadanya.


"Baik sayang....,mama akan menemani mu malam ini.Kalau begitu,naiklah ke tempat tidur."Perintah nya kepada Kayra dan Kayra menurut.


Saat mereka sedang berbaring di kasur."Ma..."Panggil Kayra menatap nya.


"Apa sayang...., apa ada hal yang menganggu mu."Jawab Ayana sekaligus bertanya.


"Kenapa mama dan papa tidak pernah tidur seranjang?."Tanya Kayra heran.


"Kenapa menanyakan hal seperti itu, sudahlah...., Kayra harus tidur dan jangan pikirkan soal hal hal seperti ini.Okey...."Jawab Ayana tidak mau menjawabnya.


"Baiklah ma."Ucap Kayra menurut dan mulai memejamkan matanya untuk tidur.


Setelah Kayra tidur.Ayana pun berdiri dari tempat tidur kayra dan duduk di kursi belajar kayra.Ayana memegang gambar yang di buat oleh Kayra.

__ADS_1


"Maafkan mama sayang...., mama tidak bisa menjawab pertanyaan mu itu, karena mama belum siap memberitahumu tentang semua nya.Maafkan mama sayang."Ucap batin Ayana tidak bisa lagi membendung air matanya dan menangis sambil memeluk gambar yang di gambar oleh Kayra.


Disisi lain.Ternyata Evano mengintip nya dari pintu kamar dan menatap dengan lama Ayana yang sedang menangis.


__ADS_2