
"Kalau begitu mari kita pergi sekarang ma, pa." Ucap bahagia Kayra dan menggandeng tangan Evano dan Ayana.
Merekapun menuju ke Mall. Ayana yang sudah tidak pernah lagi ke Mall karena selalu di sibukkan oleh pekerjaan rumah nya, dan belum lagi di maki maki oleh ibu mertuanya. Dan kini dia ikut bahagia karena melihat anak nya bahagia.
Sesampai Mall. Mereka turun bersama dan Kayra terus menggandeng tangan Evano dan Ayana bersama. Dan mereka pun memasuki mall yang begitu indah.
Masuk ke dalam."Wah, cantik sekali di dalam ma, pa. Omong omong kita mau kemana pa?." Tanya Kayra mengangkat kepala nya.
"Apa sayang mau ke tempat permainan di Mall ini?." Tanya Evano kembali.
"Mau banget dong pa, kalau mama bagaimana?." Jawab Kayra sekaligus bertanya dan menoleh ke Ayana.
"Apapun yang anakku minta, akan mama turutin kok." Jawab Ayana tersenyum dan mengelus rambut Kayra.
"Terima kasih banyak ma. Kalau begitu mari kita pergi ke ke tempat permainan Mall ini." Sorak Kayra langsung menarik tangan Evano dan Ayana untuk cepat ke tempat permainan tersebut.
Sesampai tempat permainan."Wah, lihat itu ma, pa. Ada permainan bola bola. Aku mau ke sana ma, pa." Ucap Kayra menatap mereka berdua.
"Iya sayang, pergilah." Jawab Ayana tersenyum bahagia.
"Kayra pun bermain ke taman bola bola tersebut dengan gembira dan Evano, Ayana duduk dekat taman bola bola tersebut. Ayana memandangi anaknya yang bahagia.
"Papa, kemarilah. Temani aku bermain pa." Teriak Kayra memanggil nya untuk bermain bersama.
"Baiklah sayang, papa datang." Jawab Evano menghampirinya.
Kayra dan evano pun bermain dengan gembira berdua. Ayana memandangi mereka dari kejauhan dengan tatapan bahagia dan mata berkaca kaca." Baru kali ini aku melihat suamiku bermain gembira dengan anaknya. Sudah lama aku tidak melihat pemandangan seperti ini lagi."
"Aku bahagia jika melihat anakku bahagia.Smoga aja kami bisa selalu bersama." Ucap batin Ayana mengusap air matanya yang ingin jatuh dan tersenyum bahagia melihat mereka berdua bahagia.
Dari kejauhan."Ma, mari sini, enak tau ma. Apa mama tidak mau ikut bermain dengan kami?." Ucap Kayra dari kejauhan.
"Lanjutkan saja dengan papa mu sayang. Mama lagi ga pengen main, badan mama lagi sakit soalnya. Jadi main aja dengan papa ya sayang." Jawab Ayana tersenyum.
"Baiklah ma, mari pa kita main lagi." Ucap kayra kepada Evano.
__ADS_1
Mengelus rambutnya." Baik anak papa yang keren." Jawabnya.
Setelah menghabiskan bermain permainan. Mereka pun sedang berjalan jalan lagi di Mall." Ma, mama tadi nyesel ga ikut. Enak tau tadi, yakan pa." Ucap Kayra menatap Evano.
"Iya sayang, sayang sekali mama mu tidak ikut. Padahal begitu seru, yakan sayang." Jawab Evano mengelus pipi nya.
"Iya pa. Oh ya pa, kapan kapan kita pergi lagi ya pa." Ucapnya.
"Iya sayang." Jawabnya.
"Lain kali mama akan ikut bermain dengan kalian kok." Jawab ayana tersenyum.
"Kita mau kemana lagi pa?." Tanya Kayra sambil menggandeng tangan Evano dan Ayana.
"Apa kamu mau membeli pakaian baru. Kan sudah lama juga papa tidak membelikan kayra pakaian. Bagaimana kalau kita beli pakaian baru." Jawab Evano ikut tersenyum.
"Wah, mau banget pa. Apa mama mau juga. Biar kita saling membeli pakaian juga ma." Tanya Kayra kembali menatap nya.
"Kalau mama ikut membeli juga. Nanti uang papa habis dong." Jawab Ayana.
"Tidak apa apa, Mari sekali kali aku membelikan kalian pakaian. Jangan menolak." Ucap Evano menatapnya.
"Baiklah sayang, mama tidak bisa melihat wajah anak yang mama sayang memohon seperti ini. Kalau begitu mari kita pergi ke dalam." Jawab Ayana kembali bahagia.
"Mari." Sorak Kayra langsung masuk ke dalam dan Evano, Ayana menyusulnya ke dalam.
Didalam Mall. Kayra memilih pakaiannya dan Ayana hanya terdiam dan melihat anaknya bahagia." Ma, kenapa mama terbengong. Sini kita pilih pakaiannya." Ucap Kayra menatapnya.
"Kamu duluan saja sayang, mama mau lihat lihat dulu pakaiannya." Jawab Ayana tersenyum untuk menenangkan suasana.
"Ayana, pilihlah pakaian yang kau suka. Jangan sungkan sungkan. Aku ini kan suamimu, aku yang akan membayarnya." Ucap Evano ikut tersenyum tipis.
"Iya ma, papa aja menyuruh mama memilih baju. Pilihlah ma. Okey." Ucap Kayra kembali memohon.
Menghela nafas."Huh, baiklah sayang. Mama akan mencari pakaian yang mama suka dan memilihnya dengan secukupnya saja." Jawab Ayana mulai mencari pakaian nya.
__ADS_1
Disisi lain Ayana yang memilih pakaian secukupnya saja untuknya."Baru kali ini aku melihat senyumannya yang begitu bahagia karena anaknya ikut bahagia."
"Sekarang aku harus memilih satu atau dua untukku dan itu sudah sangat cukup bagiku. Dan kami bisa pulang secepatnya." Ucap batin Ayana sambil memilih pakaian yang dia suka.
Setelah beberapa menit. Pakaian pun sudah siap di bayar oleh Evano dan mereka akan menuju rumah. Saat menuju mobil yang ada di parkiran." Wah, hari ini sungguh membahagiakan ya ma, pa. Aku sangat suka dengan hari ini." Ucap Kayra sangat bahagia sambil membawa tas pakaiannya.
"Tapi, kenapa mama hanya membeli dua pakaian saja ma?." Tanya Kayra bingung.
"Tidak apa apa sayang, mama tidak terlalu suka dengan pakaian. Mama lebih suka dengan pakaian lama mama." Jawab Ayana tersenyum.
"Ooh, kalau begitu saatnya pulang." Bahagia Kayra.
"Aku tahu kalau kau ingin sekali membeli pakaian pakaian itu. Tapi kau masih mengingat tentang anak kita dan tidak ingin menghabiskan uang ku. Aku jadi semakin mencintainya." Ucap evano tersenyum tipis.
Merekapun akhirnya sampai juga di rumah setelah perjalanan yang cukup jauh juga. Masuk ke dalam rumah.
"Aku ke kamar dulu ya ma, ini pakaian baru mama." Ucap Kayra memberikan tas belanja Ayana.
Mengelus rambutnya." Terima kasih sayang. Kalau begitu, kamu mandilah, setelah itu tidur." Jawab Ayana.
"Aku duluan juga ya pa." Ucap Kayra juga berpamitan dan memeluk Evano.
"Iya sayang, tidurlah dengan nyenyak." Ucap Evano.
Setelah Kayra pergi. Tiba tiba ponsel Evano berdering. Evano langsung mengangkatnya.
"Halo, ada apa?." Tanya Evano dan Ayana menatapnya.
"Ada berkas yang harus di selesaikan pak dan ada rapat besok. Bapak harus menanda tangani berkas ini pak." Jawab yang tidak lain lagi ialah asisten Evano.
"Baiklah, aku akan segera ke sana. Terima kasih banyak sudah memberitahu saya." Ucap Evano langsung mematikan ponselnya.
"Aku harus ke kantor dulu, karena masih ada urusan yang harus di selesaikan. Kau tidak apa apa kan sendiri bersama Kayra?." Tanya Evano menatapnya.
"Pergilah, aku juga sedang lelah dan butuh istirahat. Hati hati dalam perjalanan." Jawab Ayana.
__ADS_1
"Terima kasih banyak. Aku pergi dulu." Ucap Evano langsung pergi meninggalkan Ayana dan kembali ke kantor nya.
Saat Evano sudah pergi dan Ayana mau masuk ke kamarnya. Tiba tiba dia menoleh ke belakang dan sudah ada,