Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 82: Nasi Goreng


__ADS_3

"Huaaaa, aku sangat mengantuk. Tapi ini demi anakku, dan sudah jam berapa ini." Melihat jam dinding yang ada di dapur.


"Apa, jam 00.00. Malam banget, sudahlah, aku harus semangat." Ucap Ayana.


Kembali ke sekarang." Ini bekal kamu sayang. Ini khusus buat kamu sayang mama." Langsung memberikannya kepada Kayra.


"Wah, terima kasih banyak mamaku sayang. Kalau begitu, mari kita pergi sekarang ma." Bahagia Kayra, sambil memegang bekal yang dibuat oleh Ayana.


Ayana pun langsung mengantarkan Kayra ke sekolahnya. Sesampai sekolahnya." Kita sudah sampai sayang. Mari turun." Ucap Ayana langsung turun dari mobilnya, dan mengantarkan Kayra sampai kedepan gerbang.


"Belajar yang baik ya sayang mama. Dan habiskan bekal kamu." Mengelus rambut Kayra.


"Aman mama sayang. Tapi, dimana Cuky ya ma, aku mau menunggunya saja deh." Jawab Kayra sambil melihat jalan.

__ADS_1


"Mungkin sudah didalam, atau belum datang. Coba kita tunggu sebentar saja sayang." Ucap Ayana menggandeng tangan Kayra.


Tiba tiba ada yang datang, dan ia adalah Jae dan Cuky." Kayra." Sapa Cuky langsung memeluk Kayra dengan bahagia.


"Cuky. Kamu kemana saja, lama sekali." Jawab Kayra dengan bahagia.


"Eh Jae. Tumben jam segini baru datang, biasanya kamu jam segini sudah pulang?." Tanya Ayana.


"Tadi ada urusan sebentar di rumah. Jadi baru bisa sekarang antar Cuky." Jawab Jae dengan senyumannya.


"Baik sayangku. Kalian masuklah." Jawab Ayana dan Jae dengan bahagia.


Cuky dan Kayra langsung masuk kedalam. Dan di luar Jae dan Ayana mengobrol bareng." Jangan lupa untuk makan malam nanti ya Jae, atau sore aja deh. Soalnya kalau malam gak akan diizinkan oleh ibu mertuaku. Boleh kan Jae?." Tanyanya meminta izin.

__ADS_1


"Baiklah, itu semua terserah kamu saja. Aku hanya mau menemanimu saja kok. Kalau begitu, aku duluan ya, soalnya masih ada hal yang harus aku kerjakan." Jawab Jae melambaikan tangannya, dan langsung pergi meninggalkan Ayana.


Ayana pun ikut melambaikan tangannya juga, dengan bahagia." Dia begitu manis ketika senyum. Eh, astaga, sadar Ayana. Dia tidak mungkin menyukaimu." Ucap Ayana kembali sadar dan langsung masuk ke mobilnya, untuk kembali ke rumah.


Sesampai rumah. Ayana langsung masuk kedalam rumahnya." Aku pulang." Ucap Ayana langsung menuju dapur.


Saat di dapur, ternyata sudah ada ibu mertuanya yang sedang duduk dan langsung menatap Ayana dengan tatapan tajam.


"Ibu kenapa ke dapur bu. Ibu mau apa, biar Ayana buatkan?." Tanya Ayana dengan senyumannya.


"Tidak perlu kau senyum senyum begitu. Tidak ada gunanya, cepat buatkan aku sarapan pagi. Aku sudah sangat lapar. Aku mau nasi goreng, cepat nanti antarkan ke ruang tamu." Jawab ibu mertuanya langsung ke ruang tamu kembali.


Ayana langsung menundukkan kepalanya." Sudahlah, kau harus semangat Ayana. Lebih baik kamu ikuti saja alur semua ini, sampai dimana kamu akan menyerah dan ingin pergi sejauh jauhnya, dari kenyataan ini." Ucap batin Ayana langsung membuat nasi goreng, untuk ibu mertuanya.

__ADS_1


Setelah membuat nasi goreng. Ayana langsung meletakkannya di piring, dan langsung diantarkannya ke ruang tamu." Ini nasi goreng untuk ibu. Semoga ibu menyukainya. Kalau begitu, Ayana mau membersihkan pakaian dan yang lainnya ya bu." Meletakkannya di atas meja, dan langsung kembali ke dapur untuk mengerjakan pekerjaan rumahnya.


Saat di dapur, Ayana


__ADS_2