Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 81: Ingatan Malam


__ADS_3

Evano langsung duduk di depan kamar Ayana." Hiksss, maafkan aku Ayana. Maafkan aku." Ucap Evano terus menyalahkan dirinya sendiri.


Keesokan paginya. Dimana Ayana, sedang merapikan tempat tidurnya. Tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya, dan ia adalah Kayra.


"Pagi ma." Sapanya dari luar kamar Ayana.


Ayana pun langsung membukakan pintu kamarnya." Eh, sayang. Kamu sudah siap siap untuk sekolah?." Tanya Ayana dengan bahagia, karena melihat anaknya yang bahagia.


"Aku sudah siap kok ma. Oh ya ma, kenapa mama seperti hantu begitu mah. Merah warnanya. Apa mama habis menangis seharian?." Tanya Kayra yang peka dengan keadaan Ayana.


Ayana langsung jongkok dan merapikan rambut Kayra." Mama hanya mengantuk saja kok sayang. Tadi malam ada pekerjaan yang mau mama selesaikan gitu. Tapi, mama malah ketiduran deh." Jawab Ayana tersenyum untuk menutupi lukanya.


"Oh ya ma, apa mama gak jadi pergi tadi malam untuk bertemu dengan paman Jae. Soalnya kemarin aku dengar ma dari luar?." Tanya Kayra.

__ADS_1


"Oh ya, astaga. Mama melupakannya, paman Jae pasti akan sangat marah kepada mama. Karena tidak jadi bertemu. Mama soalnya kelelahan dan lupa, juga mama ketiduran deh." Ucap Ayana langsung berdiri dan mengambil ponselnya, yang ada di meja belajarnya.


Ayana langsung menghubungi Jae. Dan Jae langsung mengangkatnya." Halo Jae, ada yang mau aku katakan padamu." Ucap Ayana.


"Soal tadi malam ya. Karena kamu tidak datang untuk menemuiku kan. Aku tahu kok, mungkin saja kamu lelah, jadi aku tidak mempermasalahkannya." Ucap Jae yang sudah mengetahuinya.


"Kamu benar banget. Omong omong, kamu beneran datang ke restoran?." Tanyanya.


"Belum sih. Pas aku sudah mau sampai, tiba tiba saja ponselku berdering, dan itu adalah panggilan dari orang rumah. Katanya Cuky jatuh, akibat berlari di dalam rumah." Jawab Jae menjelaskannya.


"Keadaannya sudah membaik kok. Berkat bantuan dari orang rumah yang menjaga Cuky. Dia sudah cukup baik sekarang, dan katanya dia mau bertemu denganmu." Jawab Evano menjelaskannya kembali.


"Baiklah, aku akan kesana saat mengantarkan Kayra ke sekolah. Sepulangnya, aku akan langsung kesana deh, untuk melihat kondisi Cuky disana. Kalau begitu, terima kasih ya Jae, dan nanti aku akan berbicara dengan mu, apa yang mau aku katakan di restoran itu." Ucap Ayana tersenyum kecil.

__ADS_1


"Kalau begitu, udah dulu ya Ayana. Soalnya Cuky memanggilku. Kalau kau sudah sampai, hubungi saja aku. dah." Langsung mematikan ponselnya.


"Kalau dilihat lihat. Jae memang orang yang sangat perhatian. Beda banget dengan Evano, yang selalu ada disisi selingkuhannya itu." Ucap batin Dae hwa langsung meletakkan ponselnya dikantong celananya, dan kembali menatap wajah Kayra.


Kayra pun ikut menatap Ayana." Kenapa mama lama banget sih ma. Nanti kita terlambat lagi." Ucap Kayra.


"Oh ya, sabar ya sayang. Mama sudah menyiapkan bekal kamu kok sayang, dan itu sangat indah untuk kamu." Ujar Ayana kembali berdiri dan mengelus rambut Kayra.


Dan ia langsung mengambil bekal untuk Kayra yang sudah ia buat sejak tadi malam subuh.


Mengingat kemarin malam." Aku harus membuatkan bekal yang indah khusus anakku. Dia pasti akan menyukainya." Ucap batin Ayana bahagia membuatkan bekal untuk anaknya.


"Huaaaa, aku sangat mengantuk. Tapi ini demi anakku, dan sudah jam berapa ini." Melihat jam dinding yang ada di dapur.

__ADS_1


"Apa, jam


__ADS_2