Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 85: Terbentur


__ADS_3

"Apa sayang?." Tanya Ayana langsung jongkok, dan menatap wajahnya.


"Apa mama melihat papa tadi, pas di jalan. Mama jangan membohongiku, karena aku bisa tahu, kalau mama bohong atau tidak?." Tanya Kayra menatapnya dengan serius.


"Iya deh, mama jujur. Mama memang melihat papa kamu sayang, tapi tidak apa apa kok sayang. Papa kamu sedang berbincang dengan teman kerjanya, jadi papa kamu sibuk deh sayang." Jawab Ayana tersenyum, untuk menutupi luka yang ada dihatinya.


"Baiklah, kalau begitu mari kita masuk kedalam ma. Kayra sudah mengantuk banget, mau tidur ma." Langsung menggandeng tangan Ayana, dan mereka langsung masuk ke dalam rumah.


Di dalam rumah. Tidak ada siapa siapa, dan Kayra langsung melepaskan tangan Ayana." Sudah dulu ya mama. Kayra ngantuk banget ma. Kalau begitu, Kayra masuk ke kamar dulu ya ma." Mengelus tangan Ayana, dan langsung masuk ke kamarnya.


"Baik sayang." Ikut bahagia dan tersenyum.


"Lebih baik aku langsung membuat makan malam deh. Mungkin saja ibu sedang arisan, jadi sedikit aman bagiku." Ucap Ayana.


Ayana pun langsung mengenakan celemek, dan langsung membuat masakan untuk makan malam.


"Ehm, semoga Evano suka makanan ini. Dia pasti suka, karena ini adalah makanan yang ia sukai, saat awal kami menikah. Yaitu, tumis udang asam manis. Dan aku akan membuatkan teh jahe juga untuknya, semoga dia suka deh." Ucap batin Ayana tersenyum tipis, sambil memasak.

__ADS_1


Malam pun tiba. Dimana Ayana sudah mandi, dan sudah berpakaian tidur. Ia langsung menuju meja makan, untuk memanaskan kembali sayur, yang sudah ia masak tadi.


Tiba tiba ada yang datang, dan ia adalah Kayra dan Evano.


"Malam mama sayang." Sapa Kayra langsung duduk.


"Malam sayang. "Ucap Evano juga, langsung duduk disamping Kayra.


"Eh, malam juga. Apa kalian sudah lapar?." Tanya Ayana sambil merapikan makan malam mereka, di meja makan.


"Sudah lapar banget malahan ma. Mama masak apa malam ini?." Tanya Kayra dengan bahagia.


"Kenapa Ayana membuat masakan yang aku sukai. Apa dia mulai mengingat masa lalunya." Ucap batin Evano.


"Apa kamu sudah ingatan sayang?." Tanya Evano dengan serius.


"Eh, apa yang kamu maksud sih sayang. Aku tidak ingat apa apa, sudahlah, mending kita makan dulu." Jawab Ayana langsung meletakkan makan malam untuk Kayra dan Evano.

__ADS_1


Tiba tiba ibu mertuanya datang." Kenapa kalian tidak memanggilku. Enak saja kalian." Ucap ibu mertuanya, dengan marah.


"Maaf ya bu. Aku kira tadi ibu kemana, jadi tidak aku bangunkan deh." Ucap Ayana langsung menuntun ibunya menuju kursi.


"Jangan pegang pegang aku. Najis tahu." Ucap ibu mertuanya.


"Bu, bisa gak ibu jangan seperti itu kepada Ayana. Ayana itu masih lupa ingatan bu, aku mohon jaga sikap ibu." Ucap Evano langsung berdiri.


"Mulai melawan kamu ya. Apa maksud kamu membangkang ibu hah!." Tegas ibunya, langsung mempelototi Evano.


"Sudahlah nek, pa. Kalian jangan bertengkar, kasihan mama." Ucap Kayra memisahkan neneknya dan Evano, yang mau adu mulut.


"Diam kamu. Kamu anak kecil gak tahu apa apa." Tanpa sengaja, Christina mendorong Kayra, dan sontak Kayra jatuh, dan kepalanya langsung terbentur lantai.


"Argh." Kesakitan Kayra, dan langsung pingsan.


"Sayang. Sayang, kamu kenapa sayang." Langsung panik Ayana.

__ADS_1


"Sayang." Ucap Evano ikutan panik dan langsung mendekati Kayra yang pingsan.


"Salah


__ADS_2