Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 32: Salah Paham


__ADS_3

"Yaudah deh ma..., kalau begitu kita pulang sekarang ya ma.Aku sudah lapar nih."Ucap Kayra langsung masuk ke mobil.


"Yuk...


Merekapun langsung pulang.Sesampai rumah.Mereka langsung masuk kedalam.Dan didalam ada Evano yang sedang menonton televisi diruang tamu.


"Eh papa..."Langsung memeluk Evano.


"Sayang..., kamu sudah pulang sekolah?."Tanya Evano tersenyum.


"Udah pa...., kenapa papa cepat pulang."Jawab Kayra sekaligus bertanya.


"Papa lagi pengen bersantai di rumah dulu.Papa capek."Jawab Evano.


"Ouhhh....


Ayana tidak mengatakan apapun, langsung menuju dapur sambil membawa rantang yang berisikan pangsit rebus.


Didapur.Ayana langsung memanaskan pangsit tersebut."Aku jadi tidak tega mengatakan yang sebenarnya kepada Kayra, karena Kayra masih kecil.Aku tidak mau melukai hatinya."Ucap batin Ayana duduk dan melamun di dapur.


Disisi lain."Ada apa dengan mama nak..., kenapa mama diam aja?."Tanya Evano kepadanya.


"Entah pa..., hari ini mama aneh banget.Apa terjadi sesuatu dengan mama ya."Kayra berfikir.


"Sudahlah sayang...., mending kamu ganti baju dulu dan makan sana."Ucap Evano mengelus rambutnya.


"Baik pa..., aku duluan dan tunggu aku disini.Papa jangan kemana-mana."Jawabnya langsung masuk ke kamar untuk mandi.


Setelah Kayra masuk ke kamarnya."Apa Ayana sakit hati dengan perjodohan yang di lakukan ibu.Tentu saja dia marah dan dia patut marah kepadaku.Karena aku sudah melakukan kesalahan besar kepadanya."Ucap Evano marah pada dirinya sendiri.


Tiba tiba ponselnya."Siapa yang menghubungiku seperti ini."Langsung mengangkatnya.


"Halo..., siapa ya?."Tanyanya.


"Ini aku Lia..., kau sedang apa?."Tanya balik Lia.


"Aku sedang di rumah dan menonton televisi.Ada apa?."Jawab Evano sekaligus bertanya.


"Aku cuma mau mengatakan..., bagaimana uangnya.Apa sudah kau transfer?."Tanya Lia.


"Astaga..., dasar mata duitan."Ucap Evano mengatainya.


"Enak saja..., wanita memang membutuhkan uang dan tentunya aku juga."Jawab Lia dengan tegas.


"Iya, iya..., akan aku transfer sekarang.Aku tutup telponnya."Langsung mematikan ponselnya.


"Aku kira apaan.Mending aku transfer sekarang, daripada dia ngomel terus."Langsung mengirim uang tersebut ke rekening Lia.

__ADS_1


Setelah beberapa menit.Kayra pun siap mandi dan sudah berpakaian tidur.Kayra langsung keluar kamar.


"Papa..."Panggil Kayra langsung duduk disamping Evano.


"Kamu sudah mandi sayang?."Tanya Evano sambil menatapnya.


"Sudah dong..., kan harum nih."Jawab Kayra.


"Iya sayang..., sana lihat mama mu dulu.Apa terjadi sesuatu dengannya."Ucap Evano memerintahkannya.


"Baik pa..., aku memang mau menyusul mama."Langsung menuju dapur.


Sesampai dapur.Kayra melihat Ayana yang melamun sambil memainkan pisau."Mama..., mama jangan aneh aneh dong.Mama jangan coba lakuin hal itu."Ucap Kayra mengira kalau Ayana mau bunuh diri.


Sontak Ayana kaget dengan suara Kayra dan langsung menoleh ke arahnya."Eh..., sayang.Kenapa kamu panik?."Tanya Ayana jongkok.


"Mama jangan melakukan hal yang aneh aneh.Aku takut ma."Jawab Kayra langsung memeluknya.


"Kamu kenapa sayang..., mama ga melakukan apa apa kok."Bingung Ayana.


"Itu mama pegang pisau dan memutarinya.Apa mama mau bunuh diri?."Jawab Kayra masih panik.


"Hahahahah..., kau ada ada saja sayang.Mana mungkin mama mau bunuh diri, kan mama masih waras juga."Ucap Ayana tertawa dengan perkataan anaknya.


"Benar ya ma..., mama jangan coba coba hal begitu."Ucap Kayra.


"Iya sayang..., ada yang mau mama berikan padamu sayang."Ucap Ayana langsung berdiri.


"Sebentar ya sayang."Langsung mengambil pangsit tersebut.


Kayra langsung duduk dikursi dan menunggu Ayana mengambil sesuatu.Ayana pun langsung meletakkannya di piring dan langsung memberikannya kepada Kayra.


"Wah..., ini pangsit kan ma?."Tanya Kayra.


"Benar banget anak mama...., ini kan makanan kesukaan kamu sayang."Jawab Ayana langsung duduk didepannya dan tersenyum bahagia melihat anaknya bahagia.


"Tentu saja aku suka..., ini makanan favorit aku banget ma.Aku cicipi ya ma."Sudah selera dengan pangsit tersebut.


"Iya sayang..., makanlah."Jawabnya.


Kayra pun langsung mencicipi pangsit tersebut."Ehm..., enak banget ma.Apa mama yang membuat ini?."Tanya Kayra sambil mengunyah dengan nikmat pangsit tersebut.


"Tentu dong sayang..., tadi mama mampir ke rumah ibu mama dan mama inisiatif membuat pangsit untuknya.Untung saja mama membuat banyak..., jadi bisa bawa pulang sedikit, untuk Kayra."Jawab Ayana memandang Kayra dengan penuh kasih sayang.


"Wahh..., kenapa mama tidak aja aku?."Tanya Kayra menatapnya.


"Kan kamu sedang sekolah dan mama sekalian aja mampir ke rumah nenek kamu dulu.Baru menjemput mu deh."Jawab Ayana.

__ADS_1


"Oke deh ma..., yang terpenting aku bisa cobain pangsit enak buatan mama ini."Sangat menikmati pangsit tersebut.


"Habiskan lah sayang."Ucapnya.


"Baik ma..."Makan dengan lahap.


"Oh ya ma..., apa aku boleh memberikannya kepada ayah ma?."Tanya Kayra terhenti.


"Boleh sayang..., asalkan kamu bahagia.Berikanlah kepada papamu."Jawab Ayana ikut tersenyum.


"Baik ma..., aku antarkan ini ke papa dulu ya ma."Langsung turun dari kursinya sambil membawa pangsit tersebut.


"Iya sayang..., akan mama tunggu disini."Ucap Ayana.


Kayra pun langsung mengantarkan pangsit tersebut ke Evano.Di ruang tamu."Papa...."Panggil Kayra langsung menghampiri Evano.


"Iya sayang..., kau bawa apa itu?."Tanya Evano langsung menatapnya.


"Ini pangsit pa..., mama yang membuatnya tadi.Enak banget..., papa wajib cobain sih."Jawab Kayra tersenyum bahagia.


"Apa papa boleh mencobanya?."Tanyanya.


"Boleh dong..., ini memang untuk papa.Cobain pa."Langsung memberikannya kepada Evano.


"Terima kasih banyak sayang..., akan papa cobain ya."Langsung mencicipinya.


Pangsit tersebut langsung masuk kedalam mulutnya."Bagaimana pa..., apa enak?."Tanya Kayra fokus menatap wajah Evano yang mencicipi pangsit tersebut.


"Ehm...., ini banget sayang.Apa ini benar benar buatan mama?."Tanya Evano sangat menikmati rasa pangsit tersebut dan kembali memakan pangsit tersebut.


"Iya dong pa..., kan mama jago memasak.Mama Ayana gitu lho."Jawab Kayra memuji Ayana.


"Anak papa memang persis seperti mamanya.Papa jadi sayang banget sama kamu."Ucap Evano ikut tersenyum.


"Aku juga sayang papa dan mama..., lanjutkan makanan papa."Ucapnya.


"Baik tuan putri...."Kembali menyantap pangsit tersebut dengan nikmat.


Setelah menghabiskan pangsit tersebut.Evano pun kekenyangan dan terkapar di sofa."Papa sangat kekenyangan sayang."Ucap Evano berbaring di sofa.


"Hahahaha...., papa sangat lucu."Tertawa Kayra sambil mengacak acak rambut Evano.


"Kan papa memang lucu sayang..., masa baru tahu kalau papa ini lucu."Sombong Evano.


"Iya deh..., papa yang paling lucu sedunia.Lee Min Ho jauh kalah dengan papa.Papa ganteng sedunia."Ucap Kayra berbicara dengan detail.


"Terima kasih banyak anak papa yang paling cantik sedunia."Jawabnya.

__ADS_1


Ayana melihat mereka sedang bersama dalam kebahagiaan.Ayana jadi tidak tega mengatakan semua kebenarannya kepada Kayra.


"Aku....


__ADS_2