Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 76: Cemburu


__ADS_3

Ayana pun ikut melambaikan tangannya dengan bahagia. Saat Ayana mau masuk ke mobil, tiba tiba ada yang memanggilnya, dan ia adalah Jae, bersama Cuky.


Sontak Ayana langsung berbalik badan. Dan menatap wajah Jae." Eh, Jae. Tumben jam segini kamu mengantarkan Cuky?." Tanya Ayana langsung menghampirinya.


"Tadi ada urusan sebentar. Jadi harus mengurusnya, dan baru mengantarkan Cuky. Kamu sudah sehat." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Iya, aku sudah sembuh kok, dan aku sudah bisa berjalan dengan baik. Oh ya Jae, ada hal yang mau aku bicarakan dengan mu. Apa nanti sore kita bisa bertemu." Jawabnya kembali bertanya.


"Ada hal apa emangnya?." Tanya Jae kembali.


"Ada deh, pokoknya nanti sore datanglah, dan akan aku kirim lokasinya kepada mu." Jawab Ayana dengan senyumannya.


"Kamu sudah seperti pencuri saja, memaksa orang orang. Hahahah." Ucap Jae membuat lelucon.

__ADS_1


"Hahahah, kamu ada ada saja ya." Ikut tertawa Ayana.


Disisi lain. Evano melihat Ayana dan Jae sedang bercanda gurau." Kelihatannya istriku lebih bahagia bersama pak Jae. Dan terlihat dari wajahnya, kalau ia sangat bahagia." Ucap batin Evano langsung menundukkan kepalanya.


"Andai aku bisa menjadi seperti pak Jae, yang bisa membuat Ayana tertawa dengan pulas dan tidak tertekan." Ucap Evano merasa bersalah kepada dirinya sendiri.


"Kalau begitu, aku duluan ya Jae. Soalnya suami aku ada didalam, dan dia yang mengantarkan kami. Sampai jumpa nanti sore, dan belajar dengan baik sayang." Ucap Ayana mengelus rambut Cuky, dan melambaikan tangannya.


Cuky dan Jae ikut melambaikan tangannya. Dan Ayana masuk ke mobilnya." Maaf membuat kamu menunggu lama sayang." Ucap Ayana kepada Evano.


Di perjalanan menuju rumah." Kenapa kamu sangat dekat dengan pak Jae?." Tanya Evano sambil menyetir.


"Kami kan dulu adalah teman yang baik, dia sendiri yang menceritakannya. Mungkin karena kami bisa bertukar curhatan, dan sebab itu jadi dekat." Jawab Ayana tersenyum karena menceritakan Jae.

__ADS_1


"Ouh, pantas saja sangat dekat begitu sayang. Omong omong, apa kamu bahagia denganku sayang?." Tanya Evano kepadanya.


"Eh, kenapa kamu menanyakan hal yang tidak masuk akal itu sih. Tentu saja aku menyayangi kamu sayang." Jawab Ayana sedikit bingung.


"Apa kamu sudah mulai mengingat masa lalu kamu sayang?." Tanya Evano kembali.


"Belum sayang. Sangat susah untuk mengingat masa lalu, paling sebentar lagi aku akan mengingatnya. Dan aku akan berusaha untuk mengingatnya." Jawab Ayana berbohong kepada Evano.


"Maafkan aku sayang, karena aku harus berbohong kepada mu. Karena aku tidak mau, kalau masa lalu itu terus datang kembali kepadaku." Ucap batin Ayana hanya bisa tersenyum, untuk menutupi lukanya.


"Kelihatannya Ayana langsung sedih karena aku menanyakan soal itu. Apa dia tidak ingin mengingat masa lalunya itu. Benar juga, karena masa lalu istriku, selalu berujung tangisan." Ucap batin Evano ikut sedih, karena melihat Ayana yang terpaksa tersenyum.


Sesampai rumah. Ayana langsung turun dari mobil Evano." Kamu hati hati ya sayang, dan pulanglah cepat." Ucap Ayana kembali tersenyum.

__ADS_1


"Iya sayang, aku akan pulang cepat. Dan nanti, biar aku saja yang menjemput Kayra. Biar kamu tidak lelah." Jawab Evano langsung pergi meninggalkan Ayana.


Ayana pun langsung masuk kedalam rumahnya. Saat didalam, tiba tiba ia langsung di perlihatkan oleh,


__ADS_2