Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 20: Siksaan


__ADS_3

Setelah Evano mandi.Evano pun langsung keluar dari kamar mandi dalam keadaan tidak memakai pakaian dan hanya memakai celana.


Ayana yang di dapur, langsung di tujukan dengan pemandangan perut Evano yang begitu indah.Seketika itu juga Ayana langsung buang muka dan langsung menyiapkan makan malam untuk nya.


"Kalau kau mengantuk, tidurlah.Aku mau disini dulu."Ucap Ayana langsung duduk dan memakan nasinya.


Evano duduk tepat di hadapan nya."Ada yang mau ku katakan padamu."Ucap Evano menatap nya dengan wajah serius.


Menoleh dan menatap nya."Apa yang ingin kau katakan, katakan saja."Ucap Ayana sambil mengunyah makanan nya.


"Apa terjadi sesuatu tadi siang?."Tanya Evano serius sambil menyipitkan matanya.


"Kenapa kau tiba tiba bertanya soal itu.Tentu tidak ada sesuatu apa apa, paling hanya diriku yang mengerjakan pekerjaan rumah.Jangan yang aneh aneh deh."Jawab Ayana dengan jelas.


"Baiklah...., kalau memang seperti itu.Kalau begitu aku ke kamar dulu."Langsung masuk ke kamarnya.


Setelah Evano pergi."Kenapa tiba tiba dia menanyakan hal seperti itu.Apa dia mengetahui soal keburukan ibu mertuanya."Gumam Gyuri sambil melamun.


Disisi lain.Evano yang langsung duduk di ranjang nya dan ikut melamun."Sebenarnya apa yang terjadi dengan Ayana dan ibu.Kenapa Ayana tidak mau menceritakannya kepada ku.Aku ini kan suami nya, sudah seharusnya dia bercerita kepadaku dan tidak menyembunyikan semua masalahnya.Aku jadi merasa gagal menjadi seorang suami."Ucap batin Evano.


Tiba tiba ada yang mengetuk pintunya."Tok...tok..tok.


"Masuk."Jawabnya.


Ternyata ibunya."Halo sayang..., kenapa kau belum tidur?."Tanya ibunya langsung duduk di samping nya.


"Aku belum ngantuk bu..., omong omong, kenapa ibu kemari.Apa ada yang mau ibu katakan?."Jawab Evano sekaligus bertanya.

__ADS_1


"Iya nak..., ada yang mau ibu katakan padamu.Tapi jangan terburu buru dulu.Kalau ada yang mau kau katakan, katakan saja nak."Jawab ibunya memegang tangan Evano.


"Oh ya bu..., ibu tahu tidak.Tadi siang Ayana mengantarkan bekal ke perusahaan ku, jarang jarang dia mengantarkan bekal ke perusahaan ku bu."Ucap Evano menatap nya.


"Eh..., kok ibu tidak tahu ya dan kenapa dia tiba tiba mengantarkan bekal kepada mu nak?."Tanya ibunya sekaligus kaget.


"Entahlah bu..., aku cukup bahagia juga kok, kalau Ayana masih menyempatkan dirinya untuk membawakan bekal untukku."Jawab Evano tersenyum.


"Baguslah jika anak ibu bahagia.Tapi...., apa kau tidak menginginkan wanita lain atau apa gitu?."Tanya ibunya menatap nya juga.


"Apa yang ibu maksud.Maksud ibu, ibu menyuruh aku selingkuh gitu.Apa mau ibu sekarang sih!."Ucap Evano menatap nya dengan serius.


"Bukan begitu maksud ibu sayang..., kau lihat istrimu itu, tidak pernah berdandan dan selalu memakai pakaian rumah."Ucap ibunya membuka aib Ayana.


"Jangan pernah ibu membuka aib istriku, aku paling tidak suka itu bu!!."Tegas Evano membentak nya.


Sontak ibunya berpura pura kaget."Eh..., kenapa kau membentak ibu, hanya demi seorang wanita yang bukan dari keluarga kita nak."Ucap ibunya memasang wajah menyedihkan.


"Kau tidak ingat kata terakhir ayah mu nak, untuk tidak membangkang perkataan ibu dan jangan melawan ibu mu nak.Kau tidak ingat kata terakhir ayah mu, kalau kau ingat, kenapa kau melawan ibu mu seperti ini nak."Nada tinggi ibunya.


"Maafkan aku bu..., ibu bisa keluar sekarang.Aku lagi ga ingin berbicara dengan siapapun.Ibu bisa keluar dari kamar ku."Jawab Evano sambil mengerutkan keningnya pusing.


"Baiklah kalau begitu..., ibu keluar dulu dan jangan begadang."Keluar ibunya langsung dari kamar nya.


Di luar kamar Evano."Beraninya si Ayana itu tidak memberi tahu kepada ku, kalau dia akan membawa bekal ke perusahaan Evano.Besok akan ku beri dia pelajaran, lihat saja dia.Sudah ku beri peringatan, masih saja membantah nya."Ucap batin ibu Christina sambil mengepalkan tangan nya lalu masuk ke kamarnya.


Keesokan harinya.Dimana Evano dan Kayra sudah pergi seperti biasanya dan Kayra di antar oleh Evano, karena mempunyai cukup waktu untuk mengantarkan nya.

__ADS_1


Ayana sedang merapikan tempat tidurnya, setelah membilas piring piring kotor.Saat Ayana selesai merapikan tempat tidurnya, Ayana pun langsung keluar dari kamar nya.


Saat keluar dari kamarnya.Ayana langsung di jambak oleh ibu mertuanya dari samping.


"Auh..., sakit bu..., kenapa ibu menjambak ku.Apa salah ku bu."Tanya Ayana sambil memegang rambut nya yang di jambak.


"Beraninya kau pergi ke perusahaan Evano, tanpa meminta izin dulu kepadaku.Kau pikir kau sudah merasa hebat, karena memiliki suami yang mempunyai perusahaan besar.Sini kau..., akan ku beri kau pelajaran!!!."Jawab ibu mertuanya marah besar dan menarik keras rambut Ayana.


"Sakit bu...., jangan bu...., jangan!!!."Teriak Ayana sambil mendorong tangan ibu mertuanya.


Sontak ibu mertuanya terjatuh dan Ayana langsung merapikan rambut nya."Huh..., ibu tidak apa apa bu?."Tanya ayana mencoba membantu nya.


"Beraninya kau mendorong ku..., kau akan mendapatkan balasan nya!!."Jawab ibu mertuanya sambil menunjuk nunjuk dirinya.


"Aku tidak sengaja bu..., maafkan aku bu.Mari ku bantu berdirikan bu."Ucap Ayana membantu ibu mertuanya berdiri.


Saat Ayana sudah mendirikan ibu mertuanya.Ibu mertuanya balik mendorong Ayana dan Ayana jatuh ke lantai dengan keras.


"Auh..., apa yang ibu lakukan.Sudah aku bantu ibu berdirikan dan ibu malah mendorong ku begini."Ucap Ayana mencoba melawan nya.


Ibu mertuanya berjongkok dan kembali menarik rambut Ayana.Sontak wajah Ayana mendongak ke atas dan menatap wajah ibu mertuanya.


"Sekali lagi kau melawan kepadaku.Aku tidak akan segan segan membunuh mu sekarang juga."Ucap ibu mertuanya tersenyum sinis.


"Maafkan aku bu..., maafkan aku."Tangis Ayana menahan sakitnya di jambak.


"Ck..., ga ada gunanya juga saya marah begini, mengotori tangan ku saja.Aku mau pergi dulu dan jangan katakan pada Evano kalau aku melakukan ini kepada mu.Aku akan membunuh mu dan satu lagi, jangan mencoba membawa bekal lagi ke perusahaan Evano.Jangan mentang mentang kau adalah istri dari anak ku yang memiliki perusahaan besar.Kau bisa semena mena, kau hanya gadis yang miskin dan bodoh."Ucap ibu mertuanya langsung berdiri dan menginjak tangan Ayana dan langsung pergi meninggalkan nya.

__ADS_1


Setelah ibu mertuanya pergi."Hikss...., Hikss..., sakit banget ya tuhan.Tangan ku ya tuhan.Hikss...., Hiksss."Tangis Ayana sambil memegang tangan nya yang terluka akibat pijakan keras dari kaki ibu mertuanya.


"Apa yang harus ku lakukan lagi..., aku tidak kuat dengan hinaan dari ibu mertuaku sendiri.Aku tidak bisa menceraikan suamiku, karena aku tidak mau anakku mempunyai keluarga yang tidak utuh.Aku tidak mau anakku merasakan apa yang aku rasakan.Aku harus mempertahankan semua ini, hanya demi anakku."Ucap Ayana sambil menahan sakit di sekujur badan nya.


__ADS_2