Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 75: Susu dan Roti


__ADS_3

"Apa aku harus menceraikan suamiku ya tuhan. Tolong berikan aku jawaban mu dan berikan aku petunjuk dari mu ya tuhan." Ucap batin Ayana tiba tiba meneteskan air matanya.


Keesokan paginya. Dimana Ayana sudah bangun, dan sedang membuat sarapan pagi, untuk keluarganya yang ada di rumah.


"Pagi ma?." Sapa Kayra sudah bersiap siap untuk ke sekolah, dan langsung duduk di kursi.


"Pagi juga sayang mama. Omong omong dimana papa kamu sayang." Tanya Ayana sedang membuat sarapan.


"Papa sedang mengenakan pakaiannya mungkin ma. Tadi Kayra tidak melihatnya." Jawab Kayra.


"Kamu minum susu dulu sayang. Mama sudah buatkan roti panggang untuk kamu sarapan, dan untuk papa kamu juga." Ucap Ayana langsung memberikan susu untuk Kayra, yang sudah ia siapkan, untuk Evano juga.


"Terima kasih banyak mamaku sayang. Ini adalah susu yang paling enak." Bahagia Kayra langsung meminum susu buatan Ayana.


"Dan roti panggang nya sudah siap juga sayang. Ini kamu makan ya sayang, soalnya mama sedang membuatkan sarapan untuk nenek kamu." Ucap Ayana sudah menyiapkan roti panggang juga, yang diberikan selai strawberry di atasnya.


"Makasih mama sayangku, cintaku. Mama yang terbaik deh." Kembali tersenyum, dan langsung melahap roti panggang tersebut.

__ADS_1


Evano pun datang." Pagi sayang sayangku." Sapa Evano langsung duduk disamping Kayra.


"Eh, papa. Kenapa papa lama banget?." Tanya Kayra sambil mengunyah roti panggangnya.


"Papa sedang membuat dasi ini, tapi susah banget. Makanya itu papa lama deh." Jawab Evano mengelus rambut Kayra.


"Ini susu dan roti panggang kamu sayang." Ucap Ayana langsung memberikannya kepada Evano.


Evano menatapnya." Terima kasih banyak sayang. Ini pasti enak, yakan anakku." Jawab Evano ikut bahagia.


"Enak banget malahan. Ini sarapan yang paling enak, yang dibuat oleh mama." Jawab Kayra langsung meminum susunya.


"Terima kasih banyak sayangku. Kamu jadi repot." Langsung menghampiri Ayana, dan memberikan dasinya.


Ayana pun langsung membuatkan dasi di leher Evano." Kamu ini, sudah besar masih tidak pintar membuat dasi kamu sendiri. Lain kali, kamu harus belajar di YouTube." Ucap Ayana sambil membuat dasi tersebut.


Evano langsung memegang pinggang Ayana." Mau bagaimana lagi sayang. Kan sudah ada kamu, jadi, aku mau kalau kamu yang membuatkannya." Jawab Evano dengan ekspresi bahagia.

__ADS_1


"Sudah. Kalau begitu, cepat kamu pergi ke Perusahaan, dan aku akan mengantarkan Kayra ke sekolah." Ucap Ayana merapikan jas Evano, dan langsung membuka celemek masakannya.


"Kamu di rumah saja sayang. Kamu tidak boleh kelelahan. Kamu kan masih sakit, biar aku saja yang mengantarkan Kayra ke sekolahnya." Ucap Evano masih cemas dengan Ayana.


"Gapapa. Aku juga sudah siap semuanya kok sayang, dan aku ingin melihat sekolah Kayra juga sayang." Ucap Ayana.


"Kalau begitu, biar kita pergi bersama. Biar ada yang mengawasi kamu sayang. Mengerti." Ucap Evano kepadanya.


"Baiklah sayang. Aku akan mengikutinya, dan tunggu sebentar ya, aku mau mengganti pakaian dulu." Langsung masuk ke kamarnya untuk mengganti pakaian.


Setelah mengganti pakaian. Mereka bertiga langsung pergi ke sekolah Kayra. Sesampainya, Ayana mengantarkan Kayra di depan gerbang, dan Evano menunggu di mobilnya.


"Kamu belajar yang baik ya sayang. Dan jangan kebanyakan bermain, kamu mengerti." Ucap Ayana memeluk Kayra.


"Baik mamaku sayang. Aku kan memang ana yang baik dan rajin." Jawab Kayra tersenyum bahagia.


"Kalau begitu, aku masuk dulu ya ma. Dadah mamaku sayang." Kayra melambaikan tangannya, dan langsung masuk ke kelasnya.

__ADS_1


Ayana pun ikut melambaikan tangannya dengan bahagia. Saat Ayana mau masuk ke mobil, tiba tiba ada yang memanggilnya, dan ia adalah


__ADS_2