
Ayana pun langsung menggas mobilnya dengan pelan, karena mau melihat pemandangan.Saat Ayana menikmati perjalanannya.Sontak Ayana kaget, karena melihat suaminya sedang berduaan dengan wanita kemarin dan Ayana reflek memberhentikan mobilnya.
"Itu kan..., itu kan Evano dan wanita itu..., wanita yang kemarin di jodohkan oleh ibu mertuaku.Ternyata mereka benar benar sudah berpacaran."Terus menatap Evano dan Lia yang sedang bercanda gurau.
Evano yang sadar kalau ada mobil yang berjalan pelan pelan di depan restoran tersebut.Langsung sadar, kalau itu mobil istrinya.
"Ushttt..."Memberi kode kepada Lia.
Lia yang langsung tersadar dan melirik mobil yang berjalan pelan didepan restoran.Langsung memulai aktingnya, dengan mengelus pipi Evano dan memasang wajah bahagia didepan Evano.Dan Lia mengedipkan matanya kepada Evano, sebagai tanda akting.
Evano langsung memulai aktingnya juga dengan tersenyum bahagia dan ikut mengelus pipi Lia.
Ayana yang melihatnya merasa terpukul dan langsung pergi dari lokasi tersebut.
Setelah Ayana pergi."Berhasil...., istrimu sudah pergi.Apa ini tidak keterlaluan."Ucap Lia tidak tega dengan Ayana.
"Sudahlah..., tidak apa apa.Dia pasti akan menceraikanku secepatnya dan dia bisa hidup bahagia bersama anak kami."Jawab Evano sudah mengumpulkan tekadnya.
"Baiklah..., jangan lupa dengan bayaran ku...., dan bayaran tambahannya.Kalau begitu aku duluan, karena masih ada pekerjaan lainnya."Langsung pergi meninggalkan Evano setelah berbicara singkat.
"Maafkan aku Ayana..., aku harus memakai cara ini, agar kau cepat menceraikanku.Maafkan aku."Bersalah kepada dirinya sendiri.
Diperjalanan menuju rumahnya."Ya tuhan..., apa aku harus senang atau sedih.Karena suamiku bisa tersenyum didepan wanita lain dan aku bisa melihat senyumannya yang sangat bahagia itu.Dan kenapa aku malah menangis begini.Dasar, Hiksss..., Hiksss."Menangis Ayana dan terus mengeluarkan air matanya.
"Kenapa nih air mata keluar mulu sih..., nyebelin banget."Kesal dengan dirinya sendiri dan langsung mengusap air matanya.
"Untung dirumah aku sudah menyiapkan semua pekerjaan dan semua makanan.Lebih baik aku mampir ke rumah ibu saja deh.Sekalian menghilangkan rasa sedihku ini, Iya deh."Langsung menuju rumah ibu kandungnya.
Sesampai rumah ibunya.Young Soon langsung memencet bel."Ting tong..."Bunyi bel tersebut.
Ibunya langsung membukakan pintu tersebut."Iya siapa."Reflek melihat wajah Ayana.
"Ibu..."Panggil Ayana.
"Anakku."Ucap ibunya juga.
__ADS_1
"Kau kemari lagi...., apa kau rindu dengan ibu?."Tanya ibunya langsung memeluk Ayana.
"Aku sangat rindu dengan ibu..."Jawab Ayana tersenyum bahagia.
"Masuklah sayang...."Ayana pun langsung masuk kedalam rumahnya.
Young Soon langsung duduk."Duduklah disini, biar ibu ambilkan segelas jus."Ucap ibunya langsung menuju dapur.
"Apa ga aku aja bu."Merasa kasihan dengan ibunya.
"Tidak apa apa..., sudah lama ibu tidak membuatkan segelas kopi untukmu.Kau duduk manislah disitu."Jawab ibunya langsung membuat kopi didapur.
"Aku jadi ingin berlama-lama dirumah ini.Karena dari kecil, aku sudah disini.Aku jadi sangat nyaman disini."Ucap batinnya mulai berbaring di sofa empuknya dulu.
Setelah beberapa menit.Kopi pun siap dibuat oleh ibunya."Kopinya sudah jadi sayang..., silahkan diminum."Ucap ibunya langsung meletakkan kopi tersebut diatas meja tamu.
Langsung duduk kembali."Terima kasih banyak bu..., ibu pasti lelah sendiri dirumah ini.Maafkan Ayana ya bu."Mengelus tangan ibunya.
"Tidak apa apa sayang..., kau kan sudah berumah tangga.Pantas ya kau memang sibuk dan harus mengurus anakmu.Dimana anakmu?."Jawab ibunya sekaligus bertanya.
"Dia sedang sekolah bu.., dia sama seperti ibu, yang baik dan pintar.Heheheh."Jawab Ayana Tertawa tipis.
"Kan ibu memang baik, pintar dan cantik.Pantas saja ayah sangat tertarik dengan ibu.Ahahahha.."Tertawa Ayana.
"Kau ini..."Menggelitiki perut Ayana dan membuat Ayana kegelian dan tertawa puas.
"Ampun bu..., iya ,iya."Tertawa Ayana sambil menghindari gelitikan ibunya.
"Bagaimana kabar ibu disini?."Tanya Ayana sambil meminum kopi buatan ibunya.
"Ya beginilah..., ibu baik baik saja.Karena dibantu oleh tetangga ibu juga."Jawab ibunya tersenyum untuk menenangkan suasana hati Ayana.
"Syukurlah jika ibu baik baik saja.Kalau ibu kenapa napa, aku bisa khawatir kepada ibu."Mengelus pipi ibunya.
"Iya sayang...., banyak doakan ibu ya.Biar ibu panjang umur dan bisa melihat cucu ibu ketika sudah besar."Ucap ibunya bersandar dipundak Ayana.
__ADS_1
"Iya bu..., aku akan selalu mendoakan ibu dan mendoakan almarhum ayah."Jawab Ayana dengan bahagia dan mengelus rambut ibunya dengan lembut.
"Kapan kapan kita ke makan ayah yuk bu."Ucap Ayana.
"Sudah tidak lama kita tidak ke makam ayah.Pasti ayah merindukan kita bu.Kapan kapan kita kesana yuk bu."Ajak Ayana.
"Baiklah sayang..., ibu jadi rindu dengannya.Ibu harap, ayah bahagia disana."Jawab ibunya ikut bahagia.
"Oh ya nak..., ada yang mau ibu katakan padamu."Baru teringat ibunya.
"Apa itu bu?."Penasaran Ayana.
"Apa Evano sudah memberitahu mu?."Tanya ibunya untuk memastikannya.
"Tidak ada kok bu...., ada apa emangnya?."Jawab Ayana sekaligus bertanya.
"Kemarin Evano datang ke rumah ibu.Apa kau yang menyuruhnya?."Tanya Ibunya.
"Tidak kok bu..., aku bahkan tidak tahu kalau Evano datang ke rumah ibu.Mungkin dia lupa memberitahukannya, karena masih banyak pekerjaan sibuk.Apa yang dilakukannya dirumah ini bu?."Tanya Ayana dengan jelas.
"Ouh...,. begitu ya.Kirain kau yang menyuruhnya datang kemari.Ternyata tidak kamu sayang.., hampir saja mama mau curiga dengannya."Jawab ibunya.
"Apa yang dia lakukan disini bu?."Tanya Ayana penasaran dengannya.
"Dia membantu ibu bersih bersih dan membuatkan ibu makanan yang lezat.Ibu sampai mau menyuruhnya datang kemari.Kalian sangat romantis ya..., semoga kalian selalu bersama, sampai maut memisahkan kalian.Okey."Ucap ibunya sangat bahagia dengan kehadiran Evano kemarin.
"Jam berapa dia kemari?."Tanya Young Soon terus mengintrogasi nya.
"Dia datang kemari jam 11 pagi gitu.Dan dia sangat perhatian dengan ibu tahu."Jawab ibunya dengan jujur dan bahagia karena Evano masih mau datang ke rumahnya.
"Ouhh..., setelah itu dia mengatakan apalagi bu?."Tanya Young Soon kembali menatap wajah ibunya.
"Dia mengatakan kalau aku menyakiti hati Ayana..., aku akan meminta maaf Sebanyak-banyak dan berlutut dihadapannya."Jawab ibunya menjelaskan perkataan yang di katakan Evano kemarin.
"Ibu tidak tahu soal permasalahan ku dengan Evano.Ibu tidak boleh sampai tahu soal ini.Itu akan membuat ibu sakit dan ibu pasti sangat syok.Aku tidak boleh membuat itu terjadi."Ucap batin Ayana melamun.
__ADS_1
"Hei sayang..., kenapa kau melamun?."Tanya ibunya menyadarkan Ayana.
"Eh..., ini bu...