
"Sebenarnya....
"Sebenarnya kita akan ke rumah ibu mama sayang."Jawab Ayana bahagia.
"Eh..., kenapa tiba tiba ma..., tau gitu aku bisa membuatkan hadiah untuk nenek."Ucap Kayra ikut bahagia.
"Tidak usah sayang.Asalkan nenek bisa melihat wajah kamu yang cantik ini, nenek akan sangat bahagia padamu."Jawab Ayana mengelus rambut nya.
"Siap mama ku sayang...
Merekapun langsung menuju ke rumah ibu Ayana.Sesampai rumah ibu Ayana.Merekapun langsung turun dari mobilnya dan mengetuk pintu.
"Tok tok tok."Bunyi ketukan pintu.
Pintu tersebut pun terbuka dan yang membukakan ialah ibu Ayana."Ya..., ada ap."Terhentikan karena terkejut melihat Ayana, anaknya sendiri.
"Ayana...."Terkejut ibunya hingga menutupi mulutnya dengan kedua tangannya.
"Ibu..."Jawab Ayana sudah memasang mata yang berkaca kaca.
"Kau kembali nak..."Ucap ibunya langsung memeluknya.
Ayana pun langsung memeluk dengan erat, tubuh ibunya dan tidak bisa menahan air matanya lagi.
"Aku rindu ibu.Hikss...., Hikss."Tangis pecah Ayana dan ibunya ikut menangis.
Melepaskan pelukan tersebut."Kau tidak berubah ya sayang."Mengecek wajah Ayana.
"Hahaha..., aku memang tidak berubah bu."Jawab Ayana sambil mengusap air matanya dan tertawa tipis.
Menatap anak kecil yang di samping Ayana dan ibunya tidak mengetahui kalau itu anak Ayana.
"Dia siapa nak?."Tanya ibunya langsung menatap wajah anak tersebut.
"Dia anakku bu..., aku tidak pernah memberitahukan nya kepada ibu.Perkenalkan nama mu sayang."Jawab Ayana sambil tersenyum kepada Kayra.
"Halo nenek..., nama saya Kayra nek."Jawab Kayra tersenyum bahagia.
Jongkok dan mengelus pipi Kayra."Wah..., ternyata ini cucu nenek, sangat imut dan cantik..., persis seperti ibunya."Tersenyum neneknya bahagia.
Kembali berdiri."Kalau begitu, kalian masuklah dan kita makan bersama."Ucap ibunya.
"Baik bu..., yuk sayang kita masuk ke rumah nenek sekarang."Menggandeng tangan Kayra dan masuk ke rumah ibunya.
__ADS_1
Didalam, mereka langsung duduk di sofa bersama."Kalian duduklah, akan ibu siapkan makanan nya."Ucap ibu Ayana mau menuju dapur.
Ayana menahan ibunya."Tidak usah bu..., biar aku saja yang menyiapkan nya.Lagian aku sudah tidak pernah kembali lagi kesini bu, jadi biar aku saja yang menyiapkan nya.Dan Kayra..., ajaklah nenek mengobrol ya sayang."Ucap Ayana langsung berdiri.
Memberikan jempol nya."Aman mama ku sayang..., sini nek."Jawab Kayra.
Ayana pun langsung menuju ke dapur dan ibunya langsung duduk di samping Kayra.
"Omong omong nek, nama nenek siapa nek?."Tanya Kayra menatap nya.
"Nama nenek Bella sagita sayang."Jawab neneknya tersenyum.
"Wah..., nama yang bagus nek.Aku suka nama nenek.
"Terima kasih banyak sayang."Mengelus rambut Kayra dengan lembut.
"Kenapa mama tidak pernah menceritakan soal nenek ya nek?."Tanya Kayra kebingungan.
"Mungkin mama mu tidak mau membebani mu sayang..., jadi nya mama tidak mau memberitahu mu dulu, lagian nenek dan kamu sudah bertemu.Jadi aman deh."Jawab neneknya.
"Ohhh..., apa nenek tinggal sendirian disini?."Tanya nya kembali.
"Iya sayang..., nenek tinggal sendirian dan nenek harus mengerjakan semua pekerjaan rumah ini."Jawabnya.
"Hahahah..., cucu nenek memang menggemaskan nya.Nenek jadi ingin terus mencubit pipi mu..."Ucap neneknya terus mencubit pipi Kayra yang chubby itu.
Didapur, Ayana sedang menyiapkan makanan untuk di makan bersama."Sudah lama ya aku tidak disini.Aku jadi rindu dengan suana rumah ini dan kebahagiaan di rumah ini."Ucap batin Ayana senyum sendiri.
Setelah Ayana menyiapkan makanan tersebut.Ayana pun langsung membawanya ke ruang tamu.
"Makanan sudah siap."Ucap Ayana langsung meletakkan makanan tersebut di atas meja.
"Wah..., makanan sudah tiba.Aku sudah tidak sabar dengan makanan mama."Ucap Kayra tepuk tangan karena bahagia.
"Duduklah nak..., kau pasti lelah karena menyiapkan makanan ini."Ujar neneknya merasa kasihan kepada Ayana.
Duduk di sampingnya."Tidak apa apa bu..., aku sudah seperti ini kok setiap hari."Jawabnya tersenyum untuk menenangkan suasana hati ibunya.
"Kalau begitu mari kita makan bersama...., ini adalah masakan simple yang pernah mama buat."Ucapnya kepada Kayra.
"Top deh buat mama terhebat ku."Jawabnya langsung memakan masakan Ayana.
"Ini bu..., cobalah cicipi masakan ku.Kan ibu sudah tidak pernah mencicipi makanan ku lagi."Meletakkan makanan tersebut di atas piring ibunya.
__ADS_1
"Terima kasih banyak anakku."Jawab ibunya sangat bahagia dengan kehadiran orang yang sangat di cintainya.
Merekapun makan bersama dalam kebahagiaan di dalam diri mereka.Dan Ayana melirik wajah ibunya dan anaknya yang tertawa bersama dan bergurau dalam kebahagiaan.
"Kelihatannya Kayra sudah dekat dengan ibu.Aku jadi bahagia melihatnya."Ucap batin Ayana tersenyum tipis dan kembali memakan makanannya.
Setelah mereka selesai makan.Ayana langsung membawa piring tersebut ke dapur, untuk membersihkan piring kotor tersebut.
Setelah beberapa menit Ayana membersihkan nya.Ayana pun langsung kembali ke ruang tamu.
"Sayang..., apa kau boleh main sebentar di halaman belakang rumah.Dan disana banyak ayunan dan bunga yang indah, Kayra pasti suka deh."Ucap Ayana.
"Wah..., aku mau ma.Kalau begitu aku mau bermain dulu, dah ma...., nek."Ucap Kayra melambaikan tangannya langsung menuju ke halaman belakang rumah.
Setelah Kayra pergi.Merekapun saling bertatapan."Kenapa kau menyuruh cucu ibu ke halaman belakang?."Tanya ibunya bingung.
"Tidak apa apa bu..., aku hanya mau berdua saja dengan ibu, karena aku tidak pernah berjumpa lagi dengan ibu."Jawab Ayana menyender ke bahu ibunya.
Mengelus elus rambutnya."Anak ibu memang sudah besar dan sudah memiliki keluarga yang begitu bahagia.Ibu jadi sangat bahagia bisa bersama mu lagi sayang."Ucap ibunya menjawab dengan penuh kebahagiaan.
"Ibu tidak tahu kalau kehidupan ku tidak seindah yang ibu bayangkan.Aku jadi merasa bersalah, karena sudah membohongi ibu.Maafkan aku bu."Dalam hati Ayana dan tiba tiba air matanya keluar.
Menatap wajah Ayana."Kenapa kau menangis nak..., apa ibu salah berkata."Bingung ibunya.
Mengusap air matanya."Aku tidak apa apa kok bu..., aku hanya bahagia bisa bertemu ibu lagi dan memeluk ibu.Apa aku boleh memeluk ibu sekali lagi?."Jawab Ayana sekaligus bertanya.
"Boleh..., sini sayang."Merentangkan kedua tangannya.
"Ibu..."Langsung memeluk ibunya dengan erat dan kembali menangis.
Ibunya pun ikut menangis karena melihat anaknya meneteskan air mata."Hiks..., ibu sayang kamu nak."Ucap ibunya sambil memeluk erat tubuh Ayana.
Menjelang malam pun tiba.Dimana Ayana akan pulang bersama anaknya dan sekarang mereka sudah berada di luar rumah ibunya.
"Aku pulang dulu ya bu..., lain kali aku akan kembali ke sini lagi."Ucap bahagia Ayana kembali memeluk ibunya.
"Iya nak..., kapan kapan datanglah kembali dan bawa anak cantik mu ini."Jawab ibunya ikut bahagia.
"Dah nenek baik..., kami pulang dulu."Ucap Kayra melambaikan tangannya.
"Dah kesayangan nenek...
Merekapun langsung kembali ke rumah mereka dan tidak lupa untuk memberikan kata selamat tinggal kepada ibu Bella sagita.
__ADS_1