Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 78: Kopi Americano


__ADS_3

Setelah Lia pergi." Kenapa, kenapa aku harus merasakan semua ini ya tuhan. Kenapa aku tidak pernah merasakan kebahagiaan sebentar saja. Dosa apa sih yang telah aku lakukan kepada mu ya tuhan." Ucap batin Ayana menangis dan menutupi wajahnya.


Disisi lain. Lia langsung kembali duduk disamping bu Christina." Maaf membuat tante menunggu lama. Oh ya tante, aku mau langsung pulang saja deh tante. Karena tiba tiba ada urusan yang sangat penting." Ucap Lia kembali berdiri dan menundukkan badannya.


"Kenapa cepat banget sih. Kamu kan bisa lebih lama disini?." Tanya bu Christina ikut berdiri.


"Kan aku sudah katakan tante, tadi ada urusan yang sangat penting. Aku pergi dulu tante." Jawab Lia memeluk bu Christina, dan langsung keluar dari rumah mereka.


Bu Christina langsung memanggil Ayana." Ayana, cepat kamu kemari!." Panggil ibu mertuanya dengan tegas.


Sontak Ayana yang mendengarnya langsung kaget, dan mengusap air matanya. Ia pun langsung menghampiri ibu mertuanya." Iya bu, ada apa ya bu?." Tanya Ayana dengan nada lembut.


"Apa yang kau lakukan dengan Lia. Dia langsung pergi, setelah dari dapur, untuk menemui mu. Apa kau menyakitinya?." Tanya ibu mertuanya langsung melipat kedua tangannya.


"Tidak kok bu. Ayana tidak melakukan apapun kepada wanita itu kok bu. Beneran." Jujur Ayana.

__ADS_1


"Halah, banyak omong kamu. Plak." Ibu mertuanya langsung menampar pipi Ayana dengan keras.


"Argh," Kesakitan Ayana dan langsung memegang pipi bekas tamparan ibu mertuanya.


"Kenapa tiba tiba ibu menamparku?." Tanya Ayana menahan sakit tamparan tersebut.


"Pakai nanya lagi. Sudahlah, aku tidak mau berbicara dengan sampah bau seperti kamu ini. Lebih baik aku berbelanja di Mall. Emang kamu itu, yang tidak pernah berbelanja ke Mall. Namanya orang miskin, hahahah." Jawab ibu mertuanya langsung keluar dari rumah, untuk shopping.


"Tahan Ayana, jangan menangis okey. Bisa bisa mata kamu seperti koala lagi, besar. Hahahah." Ucap Ayana membuat candaannya sendiri, agar tidak menangis dan kembali ke dapur, untuk menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai.


Siang pun tiba. Dimana Evano dan Kayra pulang. Mereka langsung memencet bel." Ding, dong." Bunyi bel tersebut.


"Eh, kalian sudah pulang." Ucap Ayana langsung tersenyum, dan Kayra langsung memeluknya.


"Mama sayang. Aku sangat merindukan mama." Ucap Kayra dengan lembut dan dengan nada lelah.

__ADS_1


"Kamu capeh ya sayang. Mending kamu cepat ganti baju, dan kamu makan siang." Perintah Ayana, dan mereka langsung masuk kedalam rumah.


"Baik mama sayang. Aku masuk dulu ya papaku." Ucap Kayra langsung masuk kedalam kamarnya.


"Apa kamu mau kembali ke Perusahaan lagi?." Tanya Ayana kepada Evano yang langsung duduk di sofa ruang tamu.


"Aku sudah pulang kok sayang. Lagian, semua berkas sudah aku selesaikan. Jadi, aku bisa bersama kamu terus." Jawab Evano dengan senyumannya.


"Kalau begitu, mau aku buatkan kopi americano kesukaan kamu?." Tanya Ayana kembali.


"Mau banget deh sayang. Kebetulan aku lagi pengen minum kopi." Jawab Evano, sambil menganggukkan kepalanya.


"Okey sayang. Kamu tunggu sebentar ya, dan akan aku siapkan kopi untuk kamu." Ucap Ayana langsung ke dapur, untuk membuatkan Evano kopi kesukaannya.


Setelah beberapa menit. Ayana pun selesai membuatkan kopi untuk Evano, dan ia langsung mengantarkannya ke ruang tamu." Kopi kamu sudah datang sayang." Ucap Ayana langsung meletakkannya di atas meja, dan duduk di samping Evano.

__ADS_1


"Apa kamu kelelahan sayang?." Tanya Evano langsung menatapnya.


"Aku,


__ADS_2