
Sesampai rumah.Ayana langsung masuk ke dalam rumah, bersama Kayra.
Di dalam.Ayana langsung di tunjukkan dengan pemandangan ibu mertuanya yang duduk di sofa dan menatap nya, dengan tatapan tajam sambil melipat tangannya.
Ayana langsung jongkok dan menatap wajah Kayra."Sayang..., kau masuk lah dulu ke kamar dan mandi, juga tidur lah secepatnya."Perintah Ayana sambil mengelus-elus pipi Kayra.
"Baik ma..."Menurut Kayra langsung masuk ke dalam kamar nya.
Setelah Kayra masuk ke kamarnya.Ayana langsung berdiri dan berhadapan dengan ibu mertuanya.Tanpa basa basi, ibu mertuanya langsung menampar nya.
"Plak..., "Bunyi tamparan tersebut dengan keras.
"Kenapa ibu langsung menampar ku.Apa ada yang salah dengan ku?."Tanya Ayana menatap nya.
"Masih tidak sadar diri lagi.Seharusnya kau sadar, dasar wanita bodoh.Aku tadi melewati sekolah anak mu dan aku melihat kau sedang berduaan dengan pria lain.Apa kau mencoba menyelingkuhi anakku?."Ucap ibu mertuanya menatap nya dengan tatapan tajam.
"Itu bukan seperti yang ibu pikirkan.Dia adalah teman saya bu.Waktu itu aku menemukan anak nya, sedang tersesat di pinggir jalan.Dan aku berniat membantunya dan ternyata, anak nya juga bersekolah di sekolah Kayra.Jadi kami berjumpa deh bu."Jawab Ayana dengan jujur.
"Halah...., ga usah banyak bicara kau."Ucap ibu mertuanya kembali menampar nya.
"Plakkk....
"Ibu selalu saja begini kepadaku.Apa yang salah dengan ku bu.Apa..."Keras Ayana dengan nya.
"Pake nanya lagi.Jangan sampai kau selingkuh dari anakku, atau kau akan mendapatkan balasan nya.Tapi kalau anakku yang selingkuh, itu baru boleh, karena dia mungkin akan muak dengan mu, yang berpenampilan seperti ini."Ucap ibu mertuanya senyum menghina.
"Memang teman arisan ku tidak mengetahui bahwa kau adalah istri dari anakku, karena mereka habis dari luar negeri dan hanya karyawan perusahaan anakku saja yang mengetahui, bahwa kau adalah istri dari anakku.Padahal aku tidak mau memberitahu kan nya, kalau tau kau begini.Iyyuh..."Ucap jijik ibu mertuanya langsung pergi lagi dan menutup pintu dengan keras.
Setelah ibu mertuanya pergi.Ayana langsung terduduk dan menangis kembali."Hiks..., Hiksss.Kenapa aku selalu di rendahkan oleh ibu mertua ku ya tuhan."Tangis Ayana.
Saat Ayana sedang menangis.Ternyata ada Kayra yang memandangi nya dari pintu kamar nya.Ayana tidak tahu bahwa Kayra sudah melihat semua nya.
Kayra yang tidak tega dengan Ayana, langsung menghampiri nya dan langsung memeluk nya.
__ADS_1
"Mama..." panggil Kayra langsung memeluk nya.
Seketika itu juga Ayana kaget, karena anak nya melihat nya menangis."Eh..., sayang."Ucap Ayana ikut memeluk nya.
Menatap wajah Ayana."Kayra sudah melihat semua nya ma.Kenapa mama di tampar oleh nenek?."Tanya Kayra sambil memasang wajah sedih kepada Ayana.
"Apa lagi yang kau lihat sayang?."Tanya balik Ayana.
"Aku melihat mama di katain oleh nenek, kalau mama itu jelek dan tukang selingkuh.Aku tahu kalau itu semua tidak benar.Jadi mama jangan bersedih.Masih ada Kayra di sini mama."Jawab Kayra memeluk kembali.
"Terima kasih banyak sayang..., Kayra memang anak yang paling mengerti mama."Ucap Ayana terharu dengan kata kata Kayra dan memeluk nya dengan erat.
Disisi lain.Mata mata yang masih mengawasi Ayana, langsung menghubungi Evano, karena sudah mendapatkan informasi.
Ponsel berdering."Siapa lagi yang menghubungi ku."Ucap Evano mengambil ponsel nya lalu mengangkat nya.
"Halo..., ada apa?."Tanya Evano.
"Halo bos..., saya mau memberikan informasi tentang bu bos."Jawab mata mata tersebut.
"Saya melihat bahwa bu bos sedang di tampar oleh ibu anda bos.Dan setelah tamparan tersebut.Ibu anda langsung pergi meninggalkan rumah dan bu bos menangis bos.Saya mendengar tangisan nya bos."Jawab mata mata tersebut.
"Apa!!!."Kaget Evano langsung berdiri.
"Kenapa bisa ibuku sendiri menampar istriku.Padahal dulu dia sangat menyayangi nya."Masih tidak percaya Evano.
"Iya pak..., saya mendengar nya dengan jelas.Kalau bu bos abis di tampar oleh ibu bapak."Ucap mata mata tersebut jujur dan jelas.
"Baiklah...., terima kasih banyak sudah memberi yang terbaik.Kau bisa kembali ke perusahaan dan aku akan mengirimkan uang nya kepada mu."Jawab Evano langsung mematikan ponselnya.
Setelah mematikan ponselnya.Evano langsung melipat tangan nya."Ada apa dengan ibu dan Ayana.Pasti ada yang di sembunyikan oleh Ayana.Aku harus mencari tahu sendiri dan bertanya kepada nya."Ucap Evano sambil mengerutkan keningnya.
Di sisi lain.Ayana yang duduk kembali dan di temani oleh Kayra.
__ADS_1
"Terima kasih banyak ya sayang..., karena mau mendengarkan curhatan mama."Bahagia Ayana sambil mengelus tangan Kayra.
"Sama sama ma..., kalau boleh tau.Apa papa sudah tahu soal ini?."Tanya Kayra menatap nya.
"Oh ya nak..., jangan katakan kepada papa soal ini ya sayang.Mama tidak mau kalau terjadi sesuatu, jika kamu mengatakan nya."Jawab Ayana.
"Baik ma..., aku tidak akan buka mulut kepada siapapun, kecuali mama."Ucap Kayra tersenyum bahagia dan memeluk pinggang Ayana.
"Kalau begitu..., mari mama tidurkan Kayra.Akan mama bacakan cerita dongeng untukmu.Karena sudah lama mama tidak membacakan dongeng untuk mu sayang.Yuk..."Ucap Ayana berdiri dan menggandeng tangan Kayra.
"Yuk mama..."Jawabnya bahagia.
Sesampai kamar.Ayana langsung naik ke ranjang dan langsung membacakan cerita dongeng untuk Kayra yang sudah berbaring dan menatap wajah Ayana dengan penuh kebahagiaan.
"Oh ya sayang..., apa kau mau ikut dengan mama, untuk ke rumah ibu mama?."Tanya Ayana tersenyum.
"Wah...., ke rumah nenek.Mau banget ma."Jawab Kayra sangat ingin datang ke rumah ibu Ayana.
"Ok sayang...., kalau begitu, besok kita akan pergi ke rumah nenek dan sekalian kita bawakan makanan untuk nya.Okey..."Ucap Ayana.
"Ok mama."Mengedipkan matanya.
Ayana pun langsung membaca kan cerita dongeng tersebut untuk Kayra.Malam pun tiba, dimana Ayana sudah menidurkan Kayra dan sekarang Ayana sedang mengelap meja makan yang kotor.
Tiba tiba Evano pulang bersama ibu mertuanya."Kami pulang..." Ucap Evano langsung masuk ke dalam rumah.
Ayana langsung menghampiri mereka di ruang tamu."Kalian sudah pulang.Eh..., kenapa ibu bisa bersama Evano?."Tanya Ayana bingung.
"Tadi aku dan ibu berjumpa, dan aku sekalian pulang bareng ibu deh."Jawab Evano.
"Tumben banget nanya begituan.Hem..."Ucap ibu mertuanya membalikkan bola matanya langsung masuk ke kamar nya.
Setelah ibu mertuanya pergi."Apa kau sudah makan?."Tanya Ayana menatap nya.
__ADS_1
"Aku sudah makan dan aku mau mandi dulu."Jawab nya langsung memberikan jas nya kepada Ayana.
Evano pun langsung masuk ke kamar mandi dan tinggal Ayana sendiri di ruang tamu."Apa yang terjadi dengan Evano.Tidak biasa nya dia begitu, aneh."Ucap batin Ayana kembali ke dapur.