
Sesampai rumah.Merekapun langsung masuk kedalam."Apa kau bahagia sayang?."Tanya Ayana menatapnya.
"Aku sangat bahagia ma..., ini adalah hal yang paling bahagia."Jawab Kayra sangat bahagia.
Saat mereka mau masuk ke kamar.Tiba tiba ibu mertuanya menghadang pintu kamar Kayra."Eh..., ada apa ya bu."Langsung menoleh.
"Kenapa kalian baru pulang jam segini?."Tanya tajam ibu mertuanya sambil melipat tangannya.
"Tadi ada urusan sebentar bu..., jadi pulang kemalaman deh."Jawab Ayana berbohong.
"Mama berbohong..., pasti mama mau melindungi dirinya.Aku harus membantu ibu."Ucap batin Kayra.
"Benar tu nek..., tadi mama dan aku ada urusan sebentar di sekolah..., soal rangking aku."Ucap Kayra membantu Ayana.
Menatap wajah anaknya."Anakku membantu ku..., maafkan mama karena harus berbohong sayang."Dalam hati Ayana.
Kembali menatap wajah ibu mertuanya."Apa ada yang lagi bu..., kami mau masuk dulu."Ucap Ayana kepada ibu mertuanya.
"Ck..., kali ini kau ku maafkan.Ga ada gunanya juga aku berlama lama di dekat sampah ini."Jawab ibu mertuanya langsung masuk ke kamarnya.
Setelah ibu mertuanya pergi."Ayo sayang kita masuk ke kamar..., sudah malam juga soalnya."Tersenyum Ayana kepada Kayra dan merekapun langsung masuk kedalam kamar.
Didalam kamar.Kayra langsung mandi dan Ayana melamun kembali di tempat tidur Kayra."Apa Evano sudah pulang ya.Aku lupa menanyakannya kepada ibu tadi, karena ibu sudah sensi begitu."Ucap batin Ayana.
"Baru saja aku merasakan kebahagiaan..., udah dapat bencana lagi.Hadeh..."Ucapnya menutupi wajahnya.
Tiba tiba Kayra sudah selesai mandi dan sudah berpakaian tidur.Kayra menatap Ayana yang sedang merenung dari pintu kamar mandinya.
"Masalah apa yang terjadi dengan mama ya..., sampai mama lelah begitu?."Ucap batin Kayra.
"Aku harus membuat mama tidak bersedih lagi."Menghampiri Ayana.
"Mama..., kenapa mama cemberut gitu?."Tanya Kayra duduk di sampingnya.
"Tidak ada sayang..., mama hanya kelelahan saja."Jawab Ayana tersenyum untuk menenangkan suasana.
"Mama cerita aja sama Kayra..., Kayra siap mendengar curhatan mama."Ucap Kayra menggenggam tangan Ayana.
"Anak mama memang sudah besar ya..., sebentar lagi ulang tahun kamu.Apa kamu mau di rayakan sayang?."Tanya Ayana menatap nya.
"Tidak usah deh ma..., asalkan bersama mama, aku sudah sangat bahagia ma."Jawab Kayra tersenyum bahagia.
"Terima kasih banyak sayang..., anak mama memang yang paling pengertian."Memeluk Kayra.
Sekarang..., katakan apa masalah mama dan jangan melarikan pertanyaan aku ini mama."Ucap Kayra serius.
__ADS_1
"Anak mama memang sudah sangat sangat dewasa.Mama sampai kalah darinya."Ucap Ayana salut kepada anaknya.
"Katakan apa masalah mama ma?."Tanya Kayra kembali.
"Sebenarnya selama ini, mama selalu disiksa oleh nenek kamu nak."Jawab Ayana sambil menunduk.
"Apa!!!."Kaget Kayra.
"Kenapa nenek menyiksa mama ma?."Tanya serius Kayra sambil memegang tangan Ayana.
Kata nenek kamu..., mama tidak cantik dan tidak pernah ber-make up dan nenek kamu juga tidak menganggap bahwa mama ini menantunya."Jawab jujur Ayana kepada anaknya.
"Apa papa tau soal ini ma?.
"Papa mu tidak tau nak..., mama tidak mau kalau papa mu tau dan malah membenci mama sayang.Mama tidak mau kalau Kayra nanti, diejek oleh teman Kayra..., karena tidak memiliki keluarga yang utuh."Jawabnya.
"Seharusnya mama tidak menceritakan nya kepadamu, karena kau masih kecil sayang.Nanti mama malah merusak otakmu lagi."Ucap Ayana sambil menutupi wajahnya.
"Kayra malah bahagia kalau mama menceritakan kebenaran nya kepada Kayra ma.Jangan dipendam pendam begini dong ma..., mama tidak perlu menceritakan nya lagi secara panjang.Kayra juga akan paham kok."Jawab Kayra mencoba menenangkan Ayana.
"Terima kasih banyak sayang..., Kayra yang selalu mendukung mama dan mau mendengarkan curhatan mama."Peluk Ayana sambil menangis.
Mengelus pundak Ayana."Sama sama ma..., aku sayang sama mama."Ucap Kayra.
"Hikss..., mama sayang kamu juga sayang....
"Boleh sayang..., kebetulan mama kesepian nih."Jawab Ayana tersenyum.
Mengusap air mata Ayana."Mama jangan menangis lagi ya..., nanti cantiknya hilang lagi.Heheheh..."Ucap Kayra bercanda kepada Ayana.
"Hahahah..., anak mama bisa saja deh.Kalau begitu berbaring lah dan kita tidur bersama....
"Baik mama...."Berbaring bersama.
"Sayang..."Panggil Ayana sambil merapikan rambut Kayra.
"Iya ma..."Tatap Kayra kepada Ayana.
"Jangan katakan ini kepada papamu ya sayang.., mama tidak mau terjadi pertengkaran.Karena mama paling lemah kalau soal itu.Kau bisa membantu mama?.
"Aman ma..., aku akan menjaga rahasia ini dan ini hanya rahasia kita berdua saja."Jawab Kayra tersenyum bahagia.
Merekapun tertidur bersama sambil berpelukan.
Keesokan harinya.Dimana Kayra sudah diantar oleh Ayana ke sekolahnya.
__ADS_1
Ayana yang langsung mengerjakan pekerjaan rumah seperti biasanya dan sekarang Ayana sedang membereskan piring piring kotor yang ada diatas meja.
"Kemarin Evano tidak pulang..., dia kemana ya?."Ucap batin Ayana.
"Sudahlah..., lagian dia sangat sibuk soal pekerjaan nya dan aku tidak perlu memikirkan nya."Ucapnya kembali fokus membereskan piring tersebut.
Selepas Ayana membereskan piring tersebut.Ayana pun langsung menyapu rumah.Saat Ayana sedang fokus menyapu.Tiba tiba ibu mertuanya muncul dihadapannya.
Menatapnya."Eh ibu..., ada apa bu?."Tanya Ayana tersenyum.
Melipat tangannya."Kenapa kau belum merapikan tempat tidurku itu?."Tanya tegas ibu mertuanya.
"Maaf bu..., setelah menyapu saya akan langsung merapikan tempat tidur ibu."Jawab Ayana.
"Selalu saja seperti dan kenapa kau belum membilas pakaian itu dan ambil pakaian di kamar ku dan cuci secepatnya."Ucap ibu mertuanya menatap nya dengan tajam.
"Kenapa ibu tidak mencuci pakaian ibu sendiri?."Tanya Ayana.
"Beraninya kau mengatakan hal seperti itu.
Plak..."Tamparan dari ibu mertuanya.
"Akhhh..., apa yang ibu lakukan padaku.Aku tidak melakukan kesalahan apapun bu."Ucap Ayana sambil memegang pipi yang ditampar oleh ibu mertuanya.
"Pake nanya lagi..., jelas jelas kau melawan ku dan aku tidak suka seperti itu.Anakku saja tidak pernah melawanku, kau malah mencoba melawanku!!!."Jawab ibu mertuanya.
"Kenapa ibu selalu saja seperti ini kepadaku bu..., kenapa?."Tanya Ayana sambil memegang dadanya yang sakit akibat hinaan dari ibu mertuanya.
Menjambak rambut Ayana."Auh..., sakit bu.
"Makanya jadi menantu yang cantik dong."Jawab ibu mertuanya berbisik di telinga Ayana.
Saat ibu mertuanya sedang menjambak keras rambut Ayana.Tiba tiba Evano pulang dan langsung masuk kedalam rumah.Alhasil Evano melihat ibunya menjambak rambut istrinya.Seketika itu Evano kaget.
"Ibu!!!..
Seketika itu juga ibunya dan Ayana menoleh kearahnya.Ibunya langsung melepaskan jambakan tersebut.
"Eh anakku..., kau sudah pulang.Apa kau mau makan?."Panik ibunya.
Ayana yang terjatuh akibat dorongan dari ibu mertuanya."Auh...."Kesakitan Ayana.
"Apa yang ibu lakukan kepada istriku!!!..."Tegas Evano.
"Itu bukan seperti yang kau lihat sayang..., ibu bisa menjelaskannya."Panik ibunya.
__ADS_1
"Mau jelasin gimana bu..., jelas jelas semua sudah terlihat."Ucap Evano marah.
"I...ini...nak...