Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 42: Lupa Ingatan


__ADS_3

"Bagaimana dengan kondisi pasien didalam dok?."Tanya Jae hwa sambil menggandeng tangan Kayra dan Cuky.


"Sebenarnya kondisinya sudah membaik.Tapi masih butuh perawatan, akibat benturan yang cukup keras.Dia mengalami."Gugup dokter tersebut.


"Mama saya kenapa dok?."Tanya Kayra.


"Dia kenapa dok?."Tanya Jae hwa juga.


"Pasian didalam terkena amnesia, karena benturan yang cukup keras dan banyak mengeluarkan darah.Dia harus melupakan semua hal dan bahkan dia juga tidak tahu siapa dirinya sendiri dan yang lainnya.Dia benar benar sudah melupakan itu semua."Jawab dokter tersebut dengan wajah cemas.


"Apa!."Kaget Jae hwa.


"Mama kenapa paman?."Tanya Kayra yang tidak tahu, apa itu amnesia.


"Apa dia sudah sadar dok?."Tanya kembali Jae hwa cemas dengannya.


"Dia sudah sadar dan dia masih kebingungan.Anda bisa melihatnya, tapi jangan beri tentang ingatan masa lalunya.Itu akan membuat sakit kepalanya menjadi kambuh dan akan ingatannya tidak akan kembali lagi.Biarkan dulu dia tenang dan berinteraksi dengan lingkungannya."Ucap dokter tersebut menjelaskannya kepada mereka dengan serius.


"Baik dok, terima kasih banyak."Ucap Jae hwa.


"Kalau begitu, saya permisi."Langsung pergi meninggalkan mereka.


"Apa maksud dari dokter tadi paman?."Tanya Kayra menatapnya dari bawah.


Jae hwa langsung jongkok dan menatap mata Kayra dengan tatapan kasih sayang."Mama kamu terkena amnesia sayang."Jawab Jae hwa sambil mengelus punggung Kayra.


"Amnesia itu apa paman?."Tanyanya kembali.


"Amnesia itu adalah lupa ingatan sayang.Mama kamu lupa ingatan dan tidak mengingat kita siapa sayang."Jawabnya.


"Hah, kok mama bisa terkena itu paman.Masa sampai separah itu paman."Kaget Kayra sampai tidak percaya.


"Ini semua karena aku paman.Kalau aku tidak di tengah jalan, mungkin mama tidak akan ketabrak mobil itu.Ini salah ku paman.Hikss."Tangis Kayra sambil menutup matanya.


"Jangan menyalahkan dirimu sayang, kamu itu tidak salah dan semua ini karena ketidak sengajaan saja.Mending kita masuk sekarang dan melihat keadaan mama kamu."Ucap Jae hwa mencoba menenangkan suasana hati Kayra.


"Baiklah paman."Mereka langsung masuk ke kamar pasien untuk melihat keadaan Ayana.


Didalam.Jae hwa, Kayra dan Cuky langsung berdiri di samping Ayana yang berbaring.Lalu Ayana menatap mereka bertiga."Kalian siapa, dan dimana aku ini, juga siapa aku?."Tanya Ayana bingung dengan dirinya sendiri.

__ADS_1


"Dan anak kecil ini siapa?."Tanyanya terus.


"Nama kamu adalah Ayana dan anak perempuan ini adalah anak mu."Jawab Jae hwa sambil mendekatkan Kayra ke Ayana.


Ayana pun langsung menatap wajah Kayra."Mama."Panggil Kayra sambil menahan air matanya.


"Aku sudah mempunyai anak dan apakah kau suamiku?."Tanyanya kembali langsung menatap wajah Jae hwa.


"Aku adalah teman mu dan aku bukan suami mu."Jawab Jae hwa dengan jujur.


"Lalu siapa suamiku?."Tanyanya kembali.


"Istirahatlah dulu, karena kau tidak boleh terlalu banyak tanya dan akan membuat diri mu semakin sakit."Ucap Jae hwa.


"Mama, apa mama benar benar tidak mengingatku?."Tanya Kayra sambil mengelus tangan Ayana.


"Aku tidak ingat siapa kamu dan aku tidak kenal dengan diriku sendiri."Jawabnya dengan jelas dan sama sekali tidak mengingat apapun.


"Sabarlah sayang, jangan terlalu memaksa mama mu, atau mama mu akan sakit lagi dan tidak akan sembuh.Kamu tidak akan mau kan, kalau mama mu sampai sakit lagi."Ucap Jae hwa kembali menenangkan Kayra.


"Baiklah paman."Jawabnya pasrah dan menundukkan kepalanya.


Ayana pun mengangguk."Cuky, temanilah Tante Ayana dulu.Ayah mau mengobrol dengan Kayra dulu.


"Baik ayah, serahkan semuanya kepada Cuky.Cuky akan membereskannya."Jawab Cuky hormat kepada Jae hwa.


"Anak baik."Mengelus rambut Cuky.


"Kayra, mari kita ke tempat itu dulu.Ada yang mau paman tanyakan pada mu."Ajak Jae hwa.


"Baik paman."Langsung menurut dan langsung duduk di sofa yang ditunjuk oleh Jae hwa.


"Ada apa paman memanggilku?."Tanyanya langsung menatap wajah Jae hwa.


"Apa kamu hafal nomor ponsel papa mu.Paman mau menghubunginya, untuk memberitahukan soal keadaan mama kamu."Jawabnya sekaligus bertanya.


"Aku ingat paman."Jawab Kayra langsung membacakan nomor ponsel Evano.


"Terima kasih banyak anak baik.Paman hubungi papa mu dulu ya."Langsung menghubungi Evano.

__ADS_1


Disisi lain."Kamu siapa?."Tanya Ayana kepada Cuky.


"Aku Cuky tante, anak dari paman tadi itu.Padahal dulu tante sangat menyayangiku.Kenapa tante bisa lupa dengan aku yang tampan ini."Jawab Cuky sambil menyombongkan dirinya.


"Hahahah, kamu sangat lucu ya.Maafkan tante, karena tante sama sekali tidak mengingat apapun dan tidak mengenal kalian."Jawab Ayana tersenyum tipis kepada Cuky.


"Tidak apa apa tante, jangan terlalu dipaksa.Karena itu tidak baik."Mendukung Ayana.


"Terima kasih banyak sayang."Mengelus rambut Cuky dan tersenyum kembali.


Saat mereka sedang bercanda.Kayra pun masuk dan menghampiri mereka berdua.Ayana langsung menatap wajah Kayra yang mendekatinya."Apa benar kamu anakku?."Tanya Ayana memegang pipi Kayra.


"Iya ma.Semoga mama bisa mengingatku dan aku akan membuat mama pulih dan mengingatku sedikit demi sedikit."Jawab Kayra sambil mengelus tangan Ayana.


Disisi lain lagi.Jae hwa pun berhasil menghubungi Evano."Ini siapa?."Tanyanya.


"Aku adalah teman Ayana dan Ayana sedang mengalami kecelakaan kritis.Untunglah dia sudah di tangani dokter dengan baik.Jadi dia sudah cukup membaik."Jawab Jae hwa langsung ke inti.


"Apa!."Kaget Evano sampai bangkit dari kursinya.


"Kau jangan bohong kepada saya.Saya serius ini."?."Masih tidak percaya Evano kepada Jae hwa.


"Kau kau tidak percaya, kau bisa datang ke rumah sakit yang akan aku kirimkan kepada mu.Datanglah sekarang dan kau akan melihat sendiri dengan kepala mu sendiri."Jawab Jae hwa langsung mematikan ponselnya.


"Apa yang di katakan pria itu benar.Apa aku harus mempercayainya.Tapi aku harus mengeceknya dulu."Ucap Evano langsung bergegas ke alamat yang sudah di kirimkan oleh Jae hwa.


Jae hwa pun kembali masuk dan menghampiri mereka."Kayra dan Cuky.Lebih baik kita duduk dulu yuk.Mama mu pasti mau istirahat sebentar."Ucap Jae hwa tersenyum lebar kepada Kayra.


"Baik paman, mama istirahat dulu dan jangan banyak bergerak."Ucap Kayra kepada Ayana.


"Iya, "Jawabnya ikut tersenyum.


Jae hwa memberikan senyuman kepada Ayana dan Ayana membalasnya."Kenapa pria itu begitu baik kepada anakku, yang bahkan aku belum yakin, kalau itu adalah anakku.Tapi pria itu begitu baik dan membuat jantung ku berdetak dengan kencang."Ucap batin Ayana melirik wajah Jae hwa.


Saat mereka sedang istirahat.Evano pun langsung masuk ke ruang istirahat tersebut.Otomatis semua langsung menatapnya dan Evano langsung menghampiri Ayana yang berbaring sedang tidur.


"Papa."Panggil Kayra langsung memeluk Evano.


"Mama kamu kenapa sayang?."Tanyanya.

__ADS_1


"Mama....


__ADS_2