Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 37: Tidak Sanggup


__ADS_3

"Papanya kenapa ma?."Tanya yang tidak lain lagi ialah Kayra.


Sontak Ayana kaget dan langsung berbalik badan."Eh sayang...., kenapa tiba tiba mengagetkan mama sih.Bikin jantung mama mau copot aja."Ucap Ayana langsung duduk dan menatap wajah anaknya.


"Apa yang mama bicarakan sendiri tadi...., kenapa emangnya dengan papa ma?."Tanya Kayra kembali.


"Tidak ada kok sayang....., itu tadi, ayah dan nenek mau pergi bersama untuk makan berdua, sebagai tanda ikatan anak dan ibunya.Kalau melihatnya, mama jadi teringat dengan ibu mama.Jadi gitu deh."Jawab Ayana terpaksa berbohong.


"Maafkan mama sayang...., lagi lagi mama harus membohongi mu."Ucap batin Ayana sangat bersalah atas segala perbuatannya.


"Ouh...., benar ya ma...., mama jangan berbohong kepadaku lagi."Ucap Kayra.


"Iya sayang....., mending kita tidur sekarang, agar kamu tidak telat besok."Ucap Ayana langsung menggandeng tangan Kayra.


"Yuk ma...., tapi bacakan cerita dongeng ya ma."Ucapnya ikut menggandeng tangan Ayana.


"Iya anak mama yang paling cantik."Langsung masuk ke kamar Kayra.


Disisi lain.Evano dan ibu mertuanya yang sampai di pesta malam di perusahaannya.


"Wah...., lihat itu.Bukannya itu Evano dan ibunya.Mereka sangat keren hari ini."Ucap tamu tamu tersebut.


Evano mengandeng tangan ibunya dan mereka langsung masuk kedalam pesta tersebut.


Didalam."Halo pak Evano....., bagaimana kabarmu."Ucap teman lamanya.


"Aku baik baik saja...., dan bagaimana kabar mu?."Jawab Evano sekaligus bertanya.


"Aku sangat baik baik saja dan aku juga sudah mempunyai istri.Aku lupa untuk mengundang mu, karena kau sangat sibuk."Jawab temannya.


"Wah..., kau sudah menikah saja."Kaget Evano.


"Ini istriku, namanya Elyana."Memperkenalkan istrinya.


"Halo...., saya Elyana."Ucap Elyana memperkenalkan dirinya.


"Halo juga."Jawab Evano tersenyum.


"Halo tante...., bagaimana kabar tante?."Tanya temannya Evano kepada ibu Evano.

__ADS_1


"Kau siapa ya...., tante lupa?."Tanya ibu Christina lupa dengan wajah teman lama Evano.


"Masa tante ga kenal sih...., aku Hyeon tante...., masa ga kenal sih.Aku dulu sering ke rumah Evano untuk bermain bersama saat SMP.Masa tante lupa sih."Menjelaskan Hyeon.


"Astaga...., kau Hyeon.Apa benar itu kau nak."Meraba wajah Hyeon.


"Iya tante...., jadi aku siapa lagi tante, kalau bukan Hyeon."Ucap Hyeon.


"Wah..., kenapa kau begitu berbeda dari dulu.Kenapa kau sudah sangat tampan nak...., tante sampai kaget melihatnya.Padahal dulu kau culun dan memakai kacamata.Kenapa bis setampan ini dan memiliki istri yang begitu cantik sih."Masih tidak menyangka Christina dan terus menatap Hyeon.


"Hahahah....., tante bisa aja sih.Aku kan memang tampan."Sombong Hyeon.


"Kau ini....., masih sama seperti dulu."Ucap Christina.


"Kau beruntung mendapatkan Hyeon nak...., dia baik dan juga rajin.Jangan sia siakan dia."Ucap Christina mengelus pipi Elyana.


"Iya tante...., terima kasih banyak."Ucap Elyana malu karena dipuji.


"Sudahlah...., kalian mencueki aku.Kalau begitu aku duluan dulu ya...., kalian bicaralah lebih lama."Ucap Evano langsung pergi meninggalkan mereka yang asik berbicara satu sama lain.


"Baiklah nak....."Ucap ibunya tersenyum dan kembali berbicara dengan Elyana dan Hyeon.


Setelah Evano pergi ke sisi lain."Tante...., apa Evano sudah menikah?."Tanya Hyeon.


"Ouhhh...., padahal umurnya sudah cukup untuk menikah lho tante."Bingung Hyeon.


"Entahlah nak...., itu terserah Evano saja.Tante tidak mau memaksanya."Jawab Christina tersenyum agar kebohongannya tidak terlalu terlihat.


Dulu Ayana dan Evano menikah kecil kecilan dan tidak mengundang siapapun kecuali ibunya Ayana dan ibunya Evano, beserta pak penghulu.Itu sebabnya tidak ada yang tahu, bahwa Ayana dan Evano menikah dan keberadaan Ayana pun tidak ada yang tahu.Itulah kenapa banyak yang menanyakan soal Evano yang belum menikah.Kilasan soal kenapa pernikahan Ayana dan Evano tidak ada yang mengetahuinya.


Keesokan paginya.Dimana Ayana langsung bangun seperti biasanya.Sedangkan Evano dan ibunya pulang pada tengah malam dan masih tidur.


"Aku lihat mereka pulang tengah malam dan mendengar suara mobil mereka.Biarlah...., lagian itu juga bukan urusanku."Ucap batin Ayana langsung menuju dapur untuk menyiapkan sarapan.


Saat Ayana sedang membuat sarapan.Tiba tiba Kayra datang dan langsung menarik pelan pakaian Ayana.Sontak Ayana melihat kebawah.


"Eh..., sayang.Ada apa nak?."Tanya Ayana sambil memasak.


"Apa mama sedang menyiapkan sarapan?."Tanya Kayra balik.

__ADS_1


"Iya sayang...., kamu mandi dulu sana.Biar sarapan dan abis itu kita pergi ke sekolah."Jawab Ayana tersenyum bahagia.


"Baik ma...., tunggu aku ya ma."Jawab Kayra kembali ke kamarnya untuk mandi.


"Anakku memang lucu deh, ketika bangun tidur."Tersenyum tipis Ayana dan kembali melanjutkan membuat masakannya.


Setelah beberapa menit.Ayana pun sudah menyiapkan sarapan dan langsung meletakkannya di atas meja makan dan merapikannya.


Setelah Ayana menyiapkan sarapan nya.Kayra pun langsung datang ke dapur dan menghampiri Ayana.


"Mama....., aku sudah mandi ni ma."Langsung memeluk Ayana.


"Eh...., sayang.Kalau gini kan tambah cantik, karena sudah mandi.Yuk makan dulu."Jawab Ayana mengelus rambut Kayra dengan lembut.


"Baik mama ku sayang...."Jawabnya langsung duduk ke kursinya.


Ayana pun langsung memberikan sarapan yang sudah di siapkan ya untuk Kayra."Nih sayang sarapannya.Dihabiskan ya."Langsung memberikannya kepada Kayra.


"Terima kasih banyak mama terindah."Langsung meraih piringnya dan mulai memakan sarapannya.


Saat Ayana sedang menatap Kayra yang sedang makan.Tiba tiba Evano datang dan tanpa basa basi, langsung duduk di samping Kayra.


Menoleh."Eh..., papa.Apa papa baru bangun?."Tanya Kayra sambil mengunyah sarapannya.


"Iya sayang...., kenapa tidak menunggu papa sih?."Jawab Evano sekaligus bertanya.


"Namanya aku mau cepat ke sekolah pa...., mana mungkin aku mau menunggu papa.Sekalian aku mau nemenin mama, mama kasian sendiri disini dan mengerjakan semua pekerjaan rumah pa."Ucap Kayra sambil mengunyah makanannya.


"Iya, iya.., cerewet banget sih.


Ayana yang hanya diam dan melirik Evano dan Evano pun sedikit melirik Ayana.


"Ya tuhan....., aku semakin tidak tega untuk menceritakan semuanya kepada anakku."Ucap batin Ayana sedih.


"Kayra....., kamu cepatlah makan dan jangan bicara saja.Cepat kita ke sekolah, sebelum kau terlambat."Ucap Ayana kepadanya.


Menatapnya."Eh..., iya ma.Ini aku udah siap kok ma.Yuk ma."Langsung membersihkan bibirnya yang berantakan.


Ayana pun langsung mengambil jaketnya dan langsung pergi mengantarkan Kayra ke sekolahnya.

__ADS_1


Melihat ke belakang."Kenapa Ayana ya...., apa dia mulai menjauhiku.Baguslah..., dia akan cepat menceraikanku."Ucap Evano langsung berbalik badan dan menggenggam kedua tangannya.


Saat Evano sedang melamun.Tiba tiba ada yang menepuk pundaknya dari belakang.Sontak Evano kaget dan saat berbalik badan, ternyata ia adalah....


__ADS_2