Marriage Is Not Beautiful

Marriage Is Not Beautiful
Episode 63: Pulang Ke Rumah


__ADS_3

Sontak ibu mertuanya ikut menatap Evano." Eh, nak Evano. Kenapa emangnya?." Tanya ibu mertuanya.


"Itu bu, Ayana memanggil ibu." Jawab Evano langsung tersenyum.


"Baiklah, nanti ibu akan kesana. Kamu duluan dulu. Nanti ibu menyusul." Jawab ibunya langsung mengeringkan tangannya yang basah.


"Baik bu, kami menunggu di ruang tamu. Kalau begitu, aku duluan bu." Langsung meninggalkan ibu mertuanya, dan langsung duduk di samping Ayana.


Ayana pun langsung menatapnya." Apa kamu sudah memanggil ibu?." Tanyanya.


"Sudah sayang, dan ibu bilang akan menyusul, karena ibu sedang mengerjakan pekerjaan rumah." Jawab Evano.


"Baiklah, kalau begitu mending kamu beresin pakaian aku dulu. Boleh aku minta tolong kan." Ucapnya kepada Evano.


"Tentu saja boleh sayang. Kan kamu istri aku. Kalau begitu, aku bereskan pakaian kamu dulu ya sayang. Dan jangan kemana mana." Ucap Evano langsung berdiri dan membereskan pakaian Ayana yang ada di kamarnya.


Setelah Evano pergi. Ibu Ayana pun datang, dan langsung duduk di sampingnya." Ada apa kamu memanggil ibu nak?." Tanya ibunya langsung menatapnya.

__ADS_1


"Ini bu, aku akan pulang sekarang. Karena aku sangat rindu dengan rumah ibu mertuaku bu. Boleh kan bu." Ucap Ayana langsung mengelus tangan ibunya.


"Boleh banget sayang. Itu semua kemauan kamu sayang. Kenapa harus bilang bilang kepada ibu. Asalkan kamu bahagia disana, ibu juga ikut bahagia disini. Tapi, kalau kamu mau kesini, datanglah sesering mungkin. Ibu sangat bahagia, kalau kamu disini sayang." Jawab ibunya bahagia kepadanya.


"Terima kasih banyak bu. Aku sayang ibu." Langsung memeluk ibunya dengan bahagia.


"Sama sama sayang. Ibu juga menyayangi mu." Mengelus punggung Ayana.


Setelah beberapa menit. Evano pun selesai merapikan pakaian Ayana, dan ia langsung menghampiri Ayana dan ibu mertuanya." Sayang, pakaian kamu sudah aku bereskan ke tas semuanya." Ucap Evano, sambil memegang tas tersebut.


"Terima kasih sayang. Kamu jadi repot repot begini. Maafkan aku ya." Bahagia Ayana menatapnya.


"Pulanglah kalian. Nanti kesorean lagi. Ibu akan baik baik saja disini kok." Ucap ibunya langsung berdiri dan membantu Ayana berdiri dengan tongkatnya.


"Baiklah bu, kalau begitu, kami pulang dulu ya bu. Dan jaga diri ibu baik baik disini. Aku akan sering menjenguk ibu disini." Ucap Ayana kembali memeluk ibunya.


"Iya sayang, dan hati hatilah sayang." Melambaikan tangannya.

__ADS_1


"Kami pulang dulu ya bu. Jaga diri ibu baik baik." Ucap Evano ikut tersenyum dan membantu Ayana berjalan dengan tongkatnya.


Evano dan Ayana pun langsung pulang kembali ke rumah Evano. Di perjalanan." Aku jadi penasaran dengan rumah kamu sayang. Semoga saja baik baik saja deh." Ucap Ayana bahagia.


"Andai kamu tahu sayang, kalau kamu selalu menangis saat di rumah ibu. Andai kamu ingat sayang." Ucap batin Evano sedih kepada Ayana.


Tiba tiba ponsel Evano berdering." Eh, ada telepon itu sayang." Ucap Ayana kepadanya.


"Baik sayang." Langsung mengangkat teleponnya.


"Halo." Panggilnya.


"Halo nak, ini ibu. Kamu dimana?." Jawab yang tidak lain lagi ialah ibunya Evano.


"Eh, ibu. Aku sedang di jalan, mau pulang bu. Ada apa emangnya bu?." Jawabnya sekaligus bertanya.


"Ibu hanya mau mengatakan, kalau ibu ada urusan di luar dengan teman arisan ibu. Dan kunci rumah, sudah ibu letakkan di bawah taplak kaki. Itu saja yang mau ibu katakan. Kalau begitu, sudah dulu ya." Jawab ibunya langsung mematikan ponselnya.

__ADS_1


Evano langsung meletakkan ponselnya di belakang, dan kembali fokus menyetir." Siapa sayang?." Tanya Ayana menatapnya.


"Itu,


__ADS_2