Menemukan Ibu

Menemukan Ibu
Story of Zidan


__ADS_3

Bagaimana dengan kehidupan anak mereka yang lain bersama ayah mereka?? nanti ya kita bahas....


......................


Zidan sekarang menjabat menjadi direktur rumah sakit dibawah naungan Malik Company. Rumah sakit itu bernama Permata hati.


Setelah ia lulus dari kedokteran ia langsung bekerja di rumah sakit itu. Ia sekarang berusia 31 tahun. Kepribadian Zidan menjadi sangat dingin setelah ia bercerai. Banyak pekerja rumah sakit tidak lepas dari amukannya jika ada yang salah.


Ia tidak segan segan untuk memecat orang-orang yang menggangu ketertiban dan peraturan rumah sakit yang telah di tetapkan.


Meskipun sedikit kejam tapi banyak pasien puas berobat di sana. Karena pelayanan pasien nya benar benar seperti yang di harapkan.


Flashback Zidan


Aku terkejut bukan main karena ayah meminta aku untuk menikah. Tak pernah terfikir kan bahwa aku harus menikah diusia yang sangat muda.


Aku bukannya tidak memikirkan pernikahan tapi aku berharap menikah di usia yang sudah matang untuk membina rumah tangga.


Aku sangat kesal ayah terus memaksa. Kalau ayah sudah memerintahkan maka kami sebagai anak harus ikuti apa pun kata nya.


Setelah aku pikirkan baik baik. Tidak ada salahnya juga menikah. Ayah hanya butuh anak dariku.


Akhirnya aku memikirkan syarat yang bagus untuk pernikahan itu. Syarat bahwa pernikahan ini hanya kontak dan berakhir setelah aku dan istriku itu punya anak.


Aku mengajukan syarat itu kepada ayah. Ayah menyetujui nya. Akhirnya ayah melanjutkan rencana nya untuk menikah aku beberapa hari kemudian.


Ketika pernikahan terjadi, aku sedikit terpesona dengan istri ku itu. Ia sangat cantik. Ia sepertinya orang yang tegas tapi keibuan.


Dari pernikahan aku sudah mulai terpesona dengan kecantikan istri ku itu, tapi aku menepisnya. Aku tidak ingin rasa ini berlanjut dalam pernikahan agar nanti aku tidak menyakiti nya.


Aku terlalu takut untuk berurusan dengan cinta. Bukan karena aku pernah di tolak atau di tinggal kan. Hanya saja aku takut akan menyakiti perasaan pasangan ku nantinya.

__ADS_1


Malam pertama, aku makin terpesona dengan istriku. Ingin rasanya meleburkan diri dengan istriku. Gairah yang datang entah dari mana, aku pun tidak pernah merasakan perasaan seperti itu.


Sampai malamnya aku melakukan penyatuan dengan dirinya. Paginya aku sedikit senang karena bercak darah itu yang menandakan bahwa aku lah yang pertama untuk dirinya. Tapi karena Dita sengaja memasukkan obat ke minuman ku. Aku sangat marah dan hilang semua keinginan ku untuk mencoba membuka hati untuknya.


Setiap hari nya setelah menikah aku rasa sangat di perhatikan. Dimana semua keperluan ku baik untuk perusahaan dan kuliah semua di siapkan oleh Dita istriku. Ada rasa nyaman ketika ia berada di dekat ku. sehingga aku membiarkan apa yang perlu ia lakukan pada pakaian di tubuhku.


Sebulan kemudian aku sangat terkejut dengan berita kehamilan Dita istriku. Rasa gembira menyeruak ke dalam hati ku, karena sebentar lagi aku akan menjadi ayah. Tanpa sengaja aku mengecup kening istriku sebagai ucapan terimakasih.


Aku sangat senang bisa membantu istri ku dalam keseharian nya semasa hamil, karena melihat perut Dita yang semakin hari semakin membesar merupakan sebuah keajaiban nyata bagi ku yang pernah aku lihat. Meskipun raut wajah yang aku tunjukkan datar dan dingin. Aku selalu menanyai kabar anakku tapi tidak istri ku. Aku selalu melanjutkan pertanyaan itu dalam hati ku.


Aku tau itu adalah sebuah kebodohan yang aku lakukan. Ingin rasanya aku memohon ampunan istri ku saat itu, tapi lagi-lagi gengsi ku lebih dominan.


"Maafkan aku Dita. Aku terlalu takut untuk berurusan dengan cinta. Aku takut diri mu tidak bisa menerima keadaan diriku yang tak pernah mencintai seseorang. Aku sangat berterima kasih telah bersedia mengandung anakku" batin Zidan memandangi istri cantiknya yang sedang terlelap.


Setiap hari hanya bahasa batin yang di ucapkan Zidan tanpa pernah sekalipun ia utarakan.


...Ya elah bang.. ngomong aja susah.. emang kak Dita bisa ngerti bahasa batin🙄...


Senang karena akan segera melihat wajah putra ku. sedih karena tidak lama setelah itu Dita istriku akan meninggalkan kami.


Hari dimana Dita mengalami kesakitan untuk melahirkan anakku. Aku sangat panik tidak tau harus berbuat apa, yang bisa aku lakukan hanya menyemangati Dita untuk melahirkan anakku.


Setelah putra ku lahir, aku kembali mengabaikan dirinya. Aku mengkhianati hati ku. Aku lebih memilih mengikuti ego ku saja. Aku tau Dita sangat sedih hari itu aku mengabaikan dirinya dan memilih memberikan perhatian lebih untuk anakku.


Aku sedikit senang kala dirinya meminta untuk berhubungan intim dengan ku. Aku tidak tau kenapa ia ingin melakukan itu. Tapi aku sangat bahagia karena ketika itu kami melakukan nya dalam keadaan sadar tidak seperti yang sebelumnya.


Berbulan-bulan aku masih tinggal dengan nya setelah ia melahirkan. Aku sangat kagum dengan nya meskipun usia kala itu memasuki 20 tahun tapi ia telaten dalam merawat diriku dan putra kami Zico.


Hari ini menjadi hari terakhir Dita dan aku sebagai suami-istri. Hari ini Dita harus menepati janji nya yang tertera di dalam kontrak pernikahan.


Ketika ia pamit hari ini rasanya aku ingin sekali mencegah nya, tapi lagi-lagi ego diriku lebih terdepan dengan hatiku. Karena keegoisan itu aku membiarkan dirinya pergi.

__ADS_1


Setelah ia pergi tiba tiba perasaan jadi tidak karuan. Aku merasakan kehilangan yang luar biasa. Aku sangat marah kenapa di akhir harus ada penyesalan.


...Jelas dong bang kalau penyesalan itu di akhir, kalau di awal namanya pendaftaran 🤣🤣...


Setelah kepergian Dita aku sangat terpuruk. berbagai cara aku lakukan untuk mencari nya tapi tidak ada yang dapat aku temukan. Dan akhirnya aku mulai bisa menerima keadaan diriku aku kembali pada dunia ku tapi aku tetap mencari nya hingga saat ini.


Pada saat itu aku juga menyesalkan suatu tindakan dari diriku sendiri, ada rasa menyesal seandainya aku menerima perasaan Dita yang di katakan kepada ku waktu itu mungkin aku dengan dirinya tidak jadi berpisah.


Tapi penyesalan itu tidak membuat diriku untuk merubah keadaan. Hingga saat ini anakku tetap memanggil diriku dengan sebutan kakak bukan ayah.


Ada perasaan sedih kala mendengar panggilan itu diucapkan oleh putra tampan ku. Anak laki-laki yang memiliki perawakan dan garis wajah yang sama dengan diriku. Orang lain di luar sana pasti bisa memastikan bahwa aku ayahnya bukan kakaknya.


Aku hanya bisa berdoa saja semoga aku bertemu dengannya lagi. Jika Tuhan memberikan izin aku yang akan mengejarnya apa pun caranya. Ya lagi lagi aku bersikap egois tapi itulah diriku.


...****************...


... Hmmm... jangan mau kak Dita.. cari orang lain saja🤭...


.......


.......


.......


.......


.......


.......


...Terimakasih telah membaca 🤗 semoga suka dengan cerita ini love you ❤️❤️...

__ADS_1


__ADS_2