Menemukan Ibu

Menemukan Ibu
Permintaan Ibu


__ADS_3

"Apa yang ingin ibu bicarakan?" tanya Dita.


Ibu menghela nafas dengan pelan. "Ibu tahu mungkin tidak seharusnya nya ibu membicarakan tentang ini pada kalian, tapi ibu ingin meminta langsung pada kalian" ucap Ibu.


"Ibu tahu seharusnya ibu tidak boleh bersikap seperti ini pada kalian. ibu tau mungkin permintaan ibu ini membuat kalian tidak nyaman. Namun ibu sangat berharap kalian mau menunaikan permintaan ibu"


"Tapi ibu juga akan berlapang dada dengan keputusan kalian. apa pun keputusan kalian nantinya, ibu akan menghargai itu"


Mantan menantu ibu menatap heran pada ibu. Ibu membalas mereka dengan sebuah senyuman hangat.


"Ibu.. apa yang ibu inginkan untuk kami lakukan?" tanya Tika.


"Kami akan menunaikan semua nya jika kami mampu untuk melakukannya" saut Vina.


"Ibu ingin kalian kembali menjadi menantu ibu"


Deg..


Deg..


Jantung mereka mau keluar dari sarangnya. Mereka terkejut dengan perkataan Ibu.


"Ibu tau permintaan ibu ini terlalu sulit untuk kalian, tapi ibu sangat berharap kalian melakukan nya" ucap ibu kembali setelah melihat raut wajah mereka dengan sangat terkejut.


"Ibu tidak ingin kalian buru buru menjawab, ibu bisa menunggu. Ibu benar benar berharap kalian menerima permintaan ibu setelah kalian pikirkan dengan matang. Ibu tidak ingin kalian mengambil keputusan karena kasihan pada ibu" tatapan ibu penuh harap.


"Ibu hanya ingin kalian bersatu agar kalian bisa memberikan kesempatan kepada anak-anak kalian. Agar mereka merasakan bagaimana hidup dengan keluarga yang lengkap"


"Setelah kalian pergi, putra putra nakal ibu sangat berubah. Ibu tau mereka sangat menyesal dengan keputusan mereka dulu"


"Mereka menjadi sosok pribadi yang berbeda selama tujuh tahun ini. Hanya saja setelah mereka bertemu kembali dengan kalian. Sikap mereka yang hangat kembali. Ibu sangat bahagia" ucap ibu menarik ujung bibir nya membentuk lengkungan sempurna.


Dita dapat merasakan perasaan bahagia di mata ibu. Dita sebenarnya ingin kembali dengan Zidan dalam ikatan pernikahan seperti perkataan Zidan tempo hari.


Tapi Dita belum sepenuhnya yakin untuk memulai membina rumah tangga kembali bersama Zidan.


"Apa aku harus menerima permintaan ibu, aku baru saja membuka hatiku untuk menerima Ryan. Aku masih takut sikapnya kembali setelah aku memutuskan untuk bersatu kembali dengan nya" batin Vina.


Tika mengelus perutnya yang datar itu. Tika terus membayangkan adegan ia tidak mengenakkan pagi itu.


"Aku harus bagaimana? aku takut Angga kembali mengabaikan diriku nantinya. Tapi aku juga takut jika benar aku hamil bagaimana dong. Aku tidak ingin anakku kembali bersedih karena tidak memiliki ayah. Cukup cukup sudah El yang merasakan sakit jangan anak anakku yang lainnya." batin Tika.


"Sayang.. anak anak ibu.. maafkan ibu. Ibu tidak ada maksud memaksa kalian. Tapi ibu hanya ingin kalian kembali dengan putra putra nakal ibu" ucap Ibu penuh harap.


"Aku seperti nya harus kembali bersama Angga. Aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi terlebih dahulu" batin Tika.

__ADS_1


"Ibu.. Dita tau kalau ibu ingin melihat kebahagiaan anak-anak. Tapi ibu tau sendiri bagaimana dulu"


"Dita tau semua orang berubah seiring berjalannya waktu. Tapi untuk urusan yang lebih berat dari pada cinta cintaan anak muda. Dita pikir ibu pasti tau kalau kami membutuhkan waktu untuk memikirkan hal itu"


"Sebenarnya Dita dan Vina sudah membuka hati kembali dengan anak anak ibu. Tapi kami menjalani semua nya agar kami dapat lebih mudah untuk mengetahui kebenaran di hati Zidan dan Ryan"


Ibu nampak tersenyum mendengar ucapan Dita.


"Ibu sangat senang kalian kembali menjalankan hubungan dengan anak anak ibu"


"Tapi itulah ibu, kami masih ragu untuk memulai ketahap yang lebih serius" ucap Vina.


Ibu tersenyum getir mendengar ucapan Vina.


"Bagaimana dengan Tika? apa kalian juga kembali bersama?"


"Bukan hanya kembali bersama kami juga sudah tidur bersama" ucap Tika.


Sedetik kemudian ia tersadar dan memukul pelan mulutnya yang keceplosan.


Dita dan Vina membola matanya sempurna mendengar ucapan Tika.


Ibu antara senang dan marah. Ia marah pada Angga. Ibu senang ternyata Tika juga sudah kembali dekat dengan Angga. Tapi ibu juga marah kenapa bisa Angga melakukan hal itu sebelum mereka sah untuk kembali bersama.


Tika menghela nafasnya. Mau mengelak tidak bisa, ia sudah terlepas bicara.


"Sebenarnya itu terjadi bukan karena sengaja melainkan karena ketidaksengajaan malam itu. Aku pun tidak tau pasti bagaimana kejadian nya. Ketika pagi aku melihat keadaan ku dan Angga sedang tidak dalam keadaan semestinya"


"Apa tanggapan Angga dengan hal itu?" tanya Vina.


"Angga bilang ia akan menikahi aku secepatnya, tapi aku menolak nya. Maafkan aku ibu.. Aku hanya takut Angga kembali dengan sikap yang dulu ketika masih menjadi suami ku" ucap Tika menggenggam tangan ibu.


"Anak itu benar benar nakal. Maafkan Angga ya Tik" ucap Ibu tidak enak hati.


...****************...


Di mansion ibu memarahi Angga dengan sangat lama. Ibu berapi-api. sedangkan ketiga CEO tampan itu nampak menciut.


Angga yang berbuat salah, tapi Ryan dan Zidan juga mendapatkan semprotan dari sang ibu.


Ayah Malik hanya menggelengkan kepalanya mendengar penuturan isterinya pada ketiga putranya.


"Bagaimana bisa kamu melakukan hal itu Angga" geram ibu.


"Ibu.. sebenarnya itu tidak seperti yang terlihat. Aku hanya berbohong padanya. Aku melakukan itu agar Tika mau kembali padaku ibu. Aku dan Tika tidak melakukan hal intim itu" jelas Angga.

__ADS_1


"Jadi maksud kamu, kamu membohongi dirinya?" tanya Ryan.


Angga hanya mengangguk lemah. Zidan dan Ryan menghembuskan nafas ke udara.


"Seharusnya kamu jujur padanya sekarang Tika semakin membenci dirimu" ujar Ibu.


"Ibu.. aku harus bagaimana? aku sangat tidak ingin ia meninggalkan aku dan memilih yang lain. Aku dengan bodohnya memikirkan hanya dengan begitu caranya agar kami bisa kembali bersama lagi" ucap Angga.


"Aku mohon dengan ibu jangan memberitahu kepada Tika tentang kebenaran ini" lanjut Angga.


"Jika begini ia juga tidak bisa menerima dirimu, bagaimana?" tanya Ibu.


"Aku akan meyakinkan diri nya kembali. Apapun itu aku akan berusaha ibu"


"Seperti nya perjuangan mu sangat panjang dik, aku rasa jika Tika mengetahui kebenaran ini. Mungkin saja bukan tidak bisa kembali bersama tetapi memang tidak bisa" balas Ryan.


"Aku harus bagaimana dong bang?" tanya Angga khawatir.


"Cobalah kamu yakini Tika kembali meskipun kamu mendapatkan penolakan dari nya" ucap Zidan.


Angga mengangguk kepalanya.


"Tapi ternyata kamu cukup licik juga ya" balas Zidan dengan terkekeh.


"Ehmm... begitulah" bangga Angga.


"Ibu pusing dengan tingkah kalian, kalian berjuanglah. Bukan hanya Angga, tapi untuk kalian berdua juga. Ibu tadi meminta mereka agar kembali membina rumah tangga dengan kalian. Tapi ibu mendapatkan penolakan dari ketiga nya. Meskipun ibu tau kalau Ryan sudah kembali dekat dengan Vina begitu juga Zidan. Tapi mereka mengatakan untuk mendapatkan keyakinan untuk kembali bersama kalian itu juga tipis" ucap Ibu.


Zidan dan Ryan terduduk lemah. Mereka pikir mereka dapat kembali dengan mantan istri dalam jangka waktu yang tidak panjang.


Mereka pikir mantan istri memang sudah membuka sepenuhnya hati mereka.


Tapi mendengar ucapan ibu seakan membuat mereka berpikir bahwa hati mantan istri belum sepenuhnya yakin pada mereka.


...****************...


...Terimakasih banyak atas dukungan kalian para reader kesayangan blue untuk kisah ini 😍😊...


Jangan lupa


Like


Komentar


and Vote πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2