Menemukan Ibu

Menemukan Ibu
Piknik


__ADS_3

Anak-anak bermain hingga lupa waktu, jam sudah hampir jam 11 malam. setelah bermain di Mall anak-anak nya meminta untuk jalan jalan.


Zidan yang sedang berbahagia dengan senang hati membawa keluarga kecilnya untuk berjalan-jalan.


Zidan membawa keluarga kecilnya ke apartemen miliknya. Awalnya Dita menolak ke apartemen, ia meminta ke hotel saja.


Dita tidak pulang ke rumah karena malam sudah larut. Takut kepulangan nya mengganggu waktu tidur orang yang ada di rumah.


Zidan dan Dita tidak tidur sekamar, Zidan tidur sendiri sedangkan Dita dengan anak-anak.


Apartemen mewah milik Zidan memiliki 4 kamar. Zidan hanya kebetulan membelinya.


Meskipun tidur sendiri tidak mengurangi kebahagiaan Zidan, ia sangat bahagia karena Dita sudah menerima dirinya kembali.


🌞🌞🌼🌼


Pagi yang indah membuat makhluk bumi terbangun dari tidurnya, seperti Dita yang sudah bangun dan berjalan menuju dapur apartemen Zidan.


Sedangkan yang punya apartemen masih bergelut di bawah selimut nya.


"Aku masak saja lah, kasian mereka nanti kalau udah bangun gk makan. Tapi apa ada bahan bahannya ya" ucap Dita.


Dita membuka kulkas dan alangkah terkejutnya bahwa bahan yang ada di kulkas sangat lengkap dan segar.


"Wah.. apa Zidan sering pulang ke sini ya?" Dita berbinar melihat bahan masakan yang lengkap di kulkas.


Tak ingin bergelut dengan pikirannya, Dita memulai aksinya.


Tengah asik memasak ia dibuat terkejut dengan tangan kekar yang melingkar di pinggang ramping nya.


"Pagi sayang" ucap Zidan memeluk Dita dan meletakkan dagunya di ceruk leher Dita.


Dita mencoba melepaskan karena kurang nyaman berada di posisi seperti itu. Tapi apalah daya kekuatan Zidan melebihi batas kekuatan Dita. Dita hanya bisa pasrah.


"Eh.. udah bangun, maaf ya aku kotorin dapur kamu" ujar Dita berharap Zidan melepaskan pelukannya.


"Gak apa sayang, aku malahan sangat senang akhirnya ada juga yang memasak di sini selain aku" ucap Zidan yang masih memeluk Dita dengan Erat.


...Aduh bang.. baru aja di terima udah main peluk aja, mentang mentang udah bertahun nganggur gk ada yang meluk🀭😁...


"Lepasin dong Zi,, aku geli" ujar Dita.


"Aku hanya ingin memeluk mu, aku sangat merindukan dirimu sayang" Zidan tidak bergeming sedikitpun.


"Sayang.. hubungan ini kita resmikan segera ya, kita beritahu semuanya kalau kita sudah kembali bersama" ucap Zidan.


"Jangan sekarang Zi" tolak Dita.


"Kenapa?? kamu tidak ingin kembali padaku?" tanya Zidan sedikit menjauh dagunya dari leher Dita.


"Bukan begitu,, aku hanya ingin kita mengatakan nanti saja. Ini terlalu cepat bagi ku" jawab Dita.


"Tapi aku tidak bisa menahan diri untuk berjauhan dari kamu sayang" ucap Zidan kembali menyelusup dagunya ke ceruk leher Dita.


"Tolong bersabar ya" pinta Dita.


"Hmmm... baiklah.. aku bisa menunggu mu lagi, 7 tahun saja aku bisa, maka untuk beberapa waktu lagi aku juga bisa" ucap Zidan mengecup leher sang mantan istri.


"Zi.. udah pelukannya nanti makanan terlambat di sajikan, anak-anak belum aku bangun kan, belum mandi, mereka harus sarapan biar gk kelaparan" Dita menggoyang kan pundaknya.


"Biarkan mereka tidur, lagian hari ini kan libur jadi tidak sekolah" balas Zidan.


Dita tidak bisa berkutik lagi.

__ADS_1


"Apa kamu tidak ke rumah sakit?" tanya Dita agar Zidan segera melepaskan pelukannya.


"Aku tidak perlu ke rumah sakit jika tidak ada keadaan darurat, seperti nya hari ini stabil masih bisa di tangani dokter lain di sana" Zidan masih setia memeluk Dita.


"Ya udah kamu mandi dulu nanti setelah itu bangunkan anak anak" ucap Dita.


"Hmm.. baiklah.. aku akan mandi dulu dan membangun anak-anak, kamu lanjut saja memasaknya" balas Zidan melepaskan pelukannya.


"Hufff... akhirnya di lepaskan juga, kenapa jantung ku rasa nya mau meledak saja" Dita mengibaskan tangannya di depan wajahnya.


"Zidan makin romantis saja, tapi dia juga sedikit genit" Dita terkekeh geli.


🌺🌺🌺🌺


Meninggalkan Zidan yang sedang berbahagia, di sisi lain hari ini Ryan dan keluarga kecil nya akan melakukan piknik bersama.


Ryan yang sudah dari pagi buta bangun dan tidak sabaran untuk piknik bersama. Ryan membangun Dani, memandikannya, memilih baju yang sama dengan sang anak.


Tak luput juga Ryan telah menyuruh mang Kardi mengantarkan baju yang sama dengan mereka pakai untuk Vina dan Daisya.


Ryan sudah menyiapkan semua keperluan piknik dari beberapa hari yang lalu.


"Ayo sayang kita jemput mama" ucap Ryan semangat.


"Pa.. ini masih terlalu pagi, bisa tidak sebentar lagi. Takutnya mama dan kak Sya juga belum siap" balas Dani yang tak habis pikir pemikiran papa nya hari ini.


"Tapi...papa ingin cepat cepat sayang" balas Ryan.


"Sabar dong pa, ini masih terlalu pagi" tunjuk Dani pada jam yang masih setia menunjuk di jam 7 pagi.


"Hmm.. baiklah"


"Mau kemana bang, pagi pagi udah pada rapi aja" tanya Angga yang melihat Ryan dan Dani di ruang televisi.


"Ya elah bang,, ini kepagian" Angga menepuk jidatnya.


"Papa kamu gk sabaran ya Dan?" tanya Angga pada Dani.


"Iya Dad, kayak orang kesurupan setan piknik aja" balas Dani.


Angga dengan puas tertawa.


"Sudah,, jangan menertawakan diriku" nada datar Ryan.


"Hehehe.. oh iya, bang Zidan gk pulang ya? kok aku gk lihat dia di rumah ini" tanya Angga yang celingak-celinguk melihat wajah abang pertama nya.


"Ia mengirimkan aku pesan semalam dan juga ia mengatakan kalau ia menginap di apartemen dengan kak Dita dan anak-anak" balas Ryan.


Angga menyemburkan air di mulutnya saking terkejutnya.


"Aduh.. kau kotor sekali, untung tidak mengenai bajuku ini" decih Ryan.


"Maaf bang gk sengaja" ucap Angga.


"Maksud abang mereka udah balikan?" tanyanya kemudian.


"Gk tau sih bagaimana kelanjutannya, nanti kita tanya saja kalau bang Zidan udah pulang" balas Ryan.


"Hmm... baiklah, jika bang Zidan berhasil maka akan ada kemungkinan kita juga akan berhasil meluluhkan hati mantan istri, secara kan mereka pasti juga mendengar alasan kak Dita menerima bang Zidan kembali" Angga menaikkan alisnya.


"Semoga saja ini juga menjadi salah satu jalan untuk kita berdua" harap Ryan


"Iya.. okelah.. aku naik dulu, aku masih ingin melanjutkan tidur. Aku sangat lelah, Jeno pun sepertinya masih tidur" pamit Angga.

__ADS_1


Ryan hanya mengangguk. Angga berjalan menuju kamarnya kembali.


🌹🌹🌹🌹


Di rumah Vina di sibukkan dengan membawa bekal dan cemilan untuk mereka makan pada saat piknik nanti.


"Mama mau kemana?" tanya El.


"Eh.. udah bangun sayang" El mengangguk.


"Mama hari ini mau pergi dengan papa kak Sya ke suatu tempat" jawab Vina.


"El mau juga dong ikut mama" balas El.


"Gk boleh sayang, nanti El pergi sama mommy aja. Jangan ganggu kak Sya sama papa nya" balas Tika yang baru saja keluar dari kamar nya.


"Tapi El juga mau ikut"


"Gk boleh.. El mau kemana hari ini, biar mommy temani" balas Tika.


"El mau ke kebun binatang tapi Daddy juga hari ikut mom" pinta El.


"Em...em.. baiklah, nanti mommy telpon Daddy ya" Tika menuruti.


"Okeh mom"


El beranjak dari dapur ke kamar Daisya, sekedar hanya ingin melihat saja.


"Kenapa kamu tidak mengizinkan El ikut sih Tik" tanya Vina.


"Gk usah kak, kan kakak perginya sama bang Ryan juga. Gk enak aja nanti El ganggu kakak lagi" balas Tika yang sudah duduk di meja makan itu.


"Husss.. ngomong apa kamu Tik, El juga anak aku" Vina tidak terlalu suka perkataan Tika.


"Bukan gitu kak, aku hanya tidak ingin El mengganggu waktu berduaan kakak dengan papa twins D" Jawab Tika.


"Kamu ngomong apa sih, siapa juga yang mau berduaan dengan nya, kami pergi berempat" balas Vina.


"Hehehe.. iya kak,, gk apa pergi saja. El nanti akan di temani Daddy nya" ujar Tika.


"Hem.. aku tau, kamu juga ingin jalan bersama Angga kan, El hanya alasan kamu saja" Vina menggoda Tika.


"Ih.. kakak ngomong apa sih, jangan ngaco" Ucap Tika dengan raut wajah kesalnya.


"Hehehe.... Semoga kalian cepat kembali bersama ya" Vina makin menggoda Tika


"Ih.. gk mau kakak ya, aku ke kamar dulu. lama lama di sini bikin aku makin kesal saja" balas Tika dan segera memasukkan kamar tidurnya kembali.


Vina tertawa melihat wajah kesal Tika. Vina kembali menata bekal yang akan di bawa untuk piknik.


...****************...


...Terimakasih dukungan nya atas ...


...cerita ini πŸ˜ŠπŸ€—...


Jangan lupa


Like


Komentar


and Vote πŸ˜‰

__ADS_1


__ADS_2