
Seminggu sudah setelah kejadian yang menimpa Ryan. Maka sudah seminggu juga Tika dan Dita belum di temukan keberadaan nya.
Ryan sudah mulai berbicara dengan baik tanpa mengalami sakit. Meskipun demikian ia belum bisa berjalan dengan baik karena ada tulang yang masih dalam perawatan di kakinya.
Ryan melihat sekeliling. Selama dua hari ini ia tidak melihat keberadaan Dita dan Tika. Di sana hanya ada anak anaknya dan juga anak anak dari saudara nya.
Yang lebih heran lagi Zidan dan juga Angga tidak pernah memunculkan wajah nya setelah hari di mana Ryan di nyatakan sadar setelah operasi.
Hendak di tanyanya tapi Ryan mengurungkan niatnya. Dalam pikirannya mungkin saja mereka sibuk atau apa.
Tapi Ryan kembali berniat bertanya setelah melihat ibu memasuki kamarnya dengan wajah yang gelisah, sendu dan tidak bersemangat.
Ryan menunggu waktu yang tepat. Tidak lama Vina membawa semua anak anak itu keluar karena El ingin es krim.
Di saat yang sama, Ryan menanyakan kepada sang ibu mengenai kedua saudaranya dan dua saudara iparnya.
"Bu.. kemana bang Zi dan Angga. Kenapa mereka tidak melihat ku? aku hanya melihat mereka setelah aku sadar kemarin itupun hanya sebentar dan setelah itu mereka terlihat seperti terburu-buru begitu"
__ADS_1
"Em.. mereka mencari sesuatu" jawab ibu.
"Mencari apa?" tanya Ryan. Ibu tidak menjawab dan hanya tersenyum.
"Apa ada kaitannya dengan kak Dita dan Tika?" tebak Ryan yang membuat ibu menyurutkan senyum nya.
"Ada apa ibu? kenapa dengan kak Dita dan Tika? aku juga tidak melihat mereka setelah aku sadar, padahal hubungan aku dengan mereka sangat baik"
"Tidak ada apa nak. Sekarang kamu istirahat dulu biar cepat pulih" jawab ibu.
"Ibu.. aku tau ibu sedang berbohong padaku. Jelaskan ibu ada apa? Aku akan membantu mereka jika aku mampu melakukannya" ujar Ryan menatap manik mata ibu.
"Sebenarnya Zidan dan Angga sedang mencari istri mereka"
"Maksud ibu?"
"Di hari kamu kecelakaan, kamu di larikan ke rumah sakit. Di hari yang sama Angga menelpon Tika untuk mengatakan bahwa kamu kecelakaan. Tapi apa yang terjadi, Tika mengajak Dita pergi berbarengan dengan nya untuk melihat keadaanmu. Namun hingga saat ini mereka tidak sampai ke rumah sakit untuk melihat keadaanmu" jelas Ibu sedih.
__ADS_1
"Jadi maksud ibu bahwa kak Dita dam Tika di culik orang?" tanya Ryan terkejut.
Ibu mengangguk. "Zidan dan Angga kini sedang mencari mereka. Sudah seminggu ini juga mereka berusaha mencari keberadaan Dita dan Tika. Ibu kasian melihat mereka" jawab ibu dengan lesu.
Ryan meraih tangan ibunya dan kemudian menggenggam nya. "Aku rasa ini ada hubungannya dengan kecelakaan hari itu. Apa mungkin ini di rencanakan oleh seseorang? tapi siapa?" batin Ryan.
"Apa mungkin ini ulah dari seseorang yang kata Vina mengikuti nya. Apa mungkin juga orang orang itu telah mengintai kak Dita dan Tika jauh jauh hari. Tapi mungkin Kak Dita dan Tika tidak menyadari nya" lanjut Ryan dalam hatinya.
"Nanti aku tanya pada Vina" batin Ryan
...****************...
Terimakasih atas dukungan nya untuk cerita ini
Jangan lupa untuk
Like
__ADS_1
Komentar
and Vote ππ€