
Hari yang di tunggu akhirnya tiba juga. Hari ini adalah hari di mana penggelaran pernikahan putra keluarga Malik.
Media di hebohkan dengan acara pernikahan tersebut. Banyak media juga bertanya mengenai keberadaan tiga serangkai.
Media mulai bingung hubungan tiga serangkai di keluarga Malik. Selama ini mereka tau kalau tiga serangkai merupakan anak dari keluarga Malik juga.
Hari yang bersejarah sekaligus penyampaian kebenaran mengenai teka teki status tiga serangkai.
Para tamu undangan juga sangat terpukau dengan penampilan pengantin wanita. Mereka memakai gaun pengantin berwarna putih yang sangat luar biasa cantiknya.
"Terimakasih telah datang menghadiri pernikahan kedua putra putra kami" ucap Tuan Malik.
Mendengar hal itu para tamu bersitatap dengan wajah bingung. Dalam pikiran mereka hari ini adalah hari pernikahan pertama di keluarga Malik.
"Kami ingin memberitahu bahwa sebenarnya hari ini merupakan hari pernikahan kedua putra putra kami, mereka sudah pernah menikah tapi karena sesuatu hal yang tidak bisa kami katakan pernikahan itu berakhir tujuh tahun lalu. Tapi sekarang mereka kembali bersama, saya harap semuanya mengerti akan situasi ini dan juga saya berharap tidak ada yang menghujat menantu di keluarga saya" tegas Tuan Malik.
"Dan juga satu hal lagi, tiga serangkai yang tampan ini bukanlah anak kami tetapi mereka merupakan cucu kami. Kami sengaja menutupinya karena sebuah alasan" lanjut Tuan Malik.
"Bagaimana dengan anak anak yang lain. apakah itu juga bagian dari keluarga Malik?" tanya salah satu awak media.
"Iya.. mereka cucu kami. Kami terpisah selama tujuh tahun ini. Kami sangat bahagia akhirnya kami kembali bersama" jawab tuan Malik.
Para tamu mengangguk mengiyakan ucapan Tuan Malik dan media yang di undang meliput berita yang di sampaikan oleh Tuan Malik.
Setelah konferensi pers singkat, acara penggelaran pernikahan itu berjalan kembali sebagai mana semestinya.
"Cantik sekali yang.. tapi lebih cantik kalau gk pakek baju" bisik Angga pada telinga Tika.
Tika melayangkan cubitan mautnya di pinggang Angga. Angga meringis kesakitan.
"Jangan galak galak dong sayang, nanti pas di kamar aku janji kamu yang pimpin kok" Angga kembali menggoda Tika meskipun ia menahan sakit dari cubitan Tika.
Tika melotot matanya ke angga, sedangkan Angga cengengesan.
"Ishh.. kalian ini, apa gk bisa gk bertengkar? ini masih acara" ujar Ryan.
"Bertengkar penuh kasih sayang kok bang" balas Angga.
"Hemm... entah pun, kamu jangan suka menjahili Tika Angga, ntar kalau jatah dikurangi kelar hidup" balas Ryan dengan gerakan memotong leher.
Vina melotot matanya. Ia sungguh tak percaya Ryan akan mengatakan hal seperti itu.
"Ish.. Abang ngomong apa sih. Gk kan sayang, jatahnya gk kurang kan?" tanya Angga pada Tika.
"Tau ah.." kesal Tika. Ia sangat malu.
Zidan dan Dita terkikik geli melihat pasangan suami istri muda itu.
"Mereka sangat manis" ucap Dita.
"Kita juga manis sayang" balas Zidan. Dita mengangguk dan tersenyum kearah Zidan.
"Bunda sangat cantik hari ini" ujar Zafa.
"Anak bunda juga cantik kok" balas Dita.
"Ntar malam kita tidur berlima ya bunda" ucap Zifa.
Duar....
__ADS_1
Zidan serasa terkena serangan petir mendengar ucapan Zifa.
"Bisa kalang kabut aku kalau kami tidur berlima. Udah lama puasa juga" batin Zidan.
"Jangan dong sayang, nanti ayah gk bisa itu itu sama bunda" ingin rasanya Zidan mengatakan itu pada putrinya.
"Gk bisa dek, tidur nya kapan kapan aja. Malam ini kalian tidur bareng Abang aja. Kan bunda pasti lelah karena acara ini" saut Zico.
Hufff..... Zidan membuang nafas lega.
"Putra ku sangat mengerti" batin Zidan menatap terharu pada Zico.
"Hmmm.. itu ide yang bagus juga dek" timpal Zafa.
"Baiklah.. Ifa mau" angguk Zifa.
"Akhirnya mereka tidur bersama." bisik Zidan pada Dita dengan gerlingan matanya.
Dita tau apa yang ada dipikiran Zidan.
"Aku gk bisa.. aku lagi ada penjaganya sayang" balas Dita tak kalah menggoda.
Zidan melotot matanya. Sesuatu yang di tunggu tidak bisa terjadi.
"Udah lama yang?" tanya Zidan dengan muka sedih.
"Baru dua hari, jadi kalau mau gitu gituan sabar ya, masih ada lima atau enam hari lagi" ujar Dita mengelus lengan Zidan.
"Emmm.." balas Zidan lesu.
...auto gagal planning dong🤣...
"Mama.. nanti buat adek bayi ya" ujar Daisya.
Ryan dan Vina bersitatap tak percaya apa yang dikatakan Daisya.
"Kok minta adek sih kak, kan Dani udah ada" balas Dani.
"Tapi kakak mau adik kembar seperti Zafa dan Zifa" balas Daisya bahagia.
Ryan tersenyum lebar. "Tidak susah lagi meminta nya, keduluan sama putriku" batin Ryan senang.
"Siapa bilang sama kakak kalau mau adik minta sama mama?" tanya Vina.
"Tante Rina ma" tunjuk Daisya pada Rina. Vina menatap Rina dari kejauhan. Rina menyadari tatapan Vina, ia tersenyum tanpa dosa.
"Kenapa kembar perempuan, kalau laki gk boleh?" tanya Ryan memangku Daisya.
"Boleh pa.. tapi Kakak udah punya adik laki Dani. Jadi Daisya mau adik perempuan" balas Daisya.
"Gk.. Dani gk mau adik perempuan. Dani mau adik laki-laki ma" rengek Dani.
Vina bingung mau jawab apa. "Ya udah nanti dikasih mama adik laki-laki dan perempuan kok, iya kan ma?" tanya Ryan pada Vina.
Vina mengedipkan ngedipkan matanya. Vina pikir Ryan akan membantu nya tapi malah menambah pikiran nya.
"Iya sayang" balas Vina malu. Ryan terkekeh melihat wajah merah Vina.
"Bagus.. akan kuhabisi tak bersisa" batin Ryan. ia menatap Vina dengan tatapan nakal nya.
__ADS_1
...Aduh bang... mesum amat🤦...
Dari kejauhan nampak dua pria tampan yang juga bahagia melihat tuan nya sedang bahagia.
"Akhirnya" lega Dion.
"Kau kapan menyusul?" tanya Dimas.
"Kenapa tanya aku, kau sendiri kapan Dim?" balas Dion.
"Aku?" Dimas menunjuk dirinya sendiri.
"Kau tenang saja, dalam waktu dekat ini akan ada undangan pernikahanku untuk mu" balas Dimas.
Dion tertawa mendengar ocehan Dimas.
"Memang ada wanita yang mau dengan mu?" ledek Dion.
"Kau ini sama seperti bos, suka sekali meledekku" Dimas memukul lengan Dion.
"Aku hanya bertanya" balas Dion dengan nada meledek.
"Kau lihat saja, wanita ku itu akan menerimaku dan dalam waktu dekat kami akan menikah" ujar Dimas bahagia.
"Siapa wanita yang malang itu?" tanya Dion. Dimas menjitak kepala Dion
"Mulut itu di jaga" ujar Dimas. Dion tertawa.
"Wanita itu akan bahagia dengan ku" ucap Dimas sembari menunjuk ke arah Rina dan Tania berada.
Dion diam tak menjawab. Tawanya berhenti seketika. Dimas melihat Dion menatap dalam ke arah Rina. Dimas salah mengartikan.
"Kau jangan menatap Rina ku seperti itu" Dimas menepuk bahu Dion.
"Wanita mu cantik juga ya" balas Dion.
Sebenarnya Dion bukan menatap Rina melainkan Tania. Ada perasaan campur aduk yang di rasakan Dion.
...****************...
Semua media meliput acara pernikahan termegah sepanjang sejarah keluarga Malik. Di sebuah kota terdapat keluarga yang sedang menyaksikan berita pernikahan keluarga Malik.
anak dan ibu itu sangat marah melihat ada wajah yang mereka kenal menjadi istri dari salah satu putra di keluarga Malik.
Mereka sangat tidak bisa terima. "Sial sekali kenapa hidup bocah itu bahagia" ucap anak itu.
"Bisa bisanya dia nikah dengan salah satu anak keluarga Malik. Ini tidak bisa di biarkan. Aku harus perhitungan dengannya" lanjutnya.
"Mama akan bantu kamu sayang, enak saja kita hidup menderita di sini, sedangkan dia bahagia" timpal sang ibu.
...****************...
...Terimakasih atas dukungan nya atas cerita ini 😊🤗...
Jangan lupa
Like
Komentar
__ADS_1
and Vote 😉