
Tok...
Tok...
Tok...
"Mom, Dad?" panggil seorang gadis dari balik pintu.
Aaron dan Audrey yang saat ini saling beradu pandang dengan jarak yang hampir terkikis, kini menjadi salah tingkah karena ketukan pintu dan suara gadis kecil mereka.
"Kak, lepas! Ada Cimmy. Pasti dia terbangun dan membutuhkan sesuatu." ucap Audrey.
Aaron yang masih terpana dengan pesona istrinya seperti enggan untuk melepaskan pelukan itu. Namun, dengan sangat terpaksa dia harus melepaskan mangsanya dengan berat hati.
"Huft! Seandainya saja bukan putri kesayangan ku yang mengetuk pintu, pasti tadi aku sudah berhasil mendapatkan wanitaku sepenuhnya." gerutu Aaron.
Meskipun Aaron mengatakan hal itu dengan pelan, tetapi pendengaran tajam Audrey mampu menangkap ucapan suaminya.
__ADS_1
"Kak Aaron merasa terganggu dengan kedatangan Cimmy?" tanya Audrey sambil menyipitkan matanya.
Aaron pun langsung gelagapan saat mendapatkan pertanyaan tiba-tiba dari istrinya. Pria itu tidak menyangka jika istrinya akan mendengar ucapannya di saat sedang menggerutu.
CEKLEK!
"Ada apa, Honey?" tanya Audrey dengan suara lembut.
Kimberly pun langsung masuk ke dalam kamar orangtuanya, dan langsung naik ke atas ranjang.
"Aku terbangun dan tidak bisa tidur lagi, Mom. Jadi Cimmy memutuskan untuk tidur bersama dengan kalian malam ini. Boleh kan?" jelas Kimberly dengan puppy eyes yang terlihat sangat menggemaskan.
Sebelum memberikan jawaban kepada putrinya, Audrey terlebih dahulu melirik ke arah suaminya untuk meminta persetujuan darinya.
Aaron yang sama sekali tidak bisa menolak permintaan dari putri kesayangan mereka, akhirnya dengan berat hati harus menganggukkan kepalanya.
"Kamu bisa tidur dengan kami malam ini, Honey. Tapi besok kamu harus berlatih untuk tidur sendiri ya? Kan sebentar lagi Cimmy sudah mau masuk sekolah. Jadi Cimmy harus belajar mandiri. Okey, Honey?" ujar Aaron sambil mengusap lembut puncak kepala putrinya.
__ADS_1
Gadis kecil itu pun langsung menganggukkan kepala sambil tersenyum manis. Audrey yang melihat keakraban Ayah dan anak itu hanya bisa mengulum senyum.
'Semoga kebahagiaan ini tidak akan pernah pudar, Sayang. Dan kita akan selalu menjadi keluarga kecil yang utuh dan bahagia.' batin Audrey dengan penuh harap.
"Mom, ke sini! Yuk kita tidur! Cimmy sudah mengantuk lagi." rengek gadis kecil itu.
Akhirnya Audrey ikut naik ke atas ranjang, dan tidur di sisi putrinya. Aaron pun melakukan hal yang sama dengan istrinya.
Meskipun saat ini jarak mereka dibentengi oleh putri semata wayang mereka. Tetapi semua itu tidak mengurangi kebahagiaan yang mereka rasakan saat ini.
"Selamat malam kesayangan, Daddy. Semoga malam ini kalian mimpi indah." ucap Aaron sambil mengecup lembut puncak kepala kedua wanitanya secara bergantian.
Kimberly yang saat ini tidur di tengah-tengah mereka, kini langsung terlelap karena gadis itu sudah terlihat sangat mengantuk.
"Selamat tidur, My wife." bisik Aaron dan langsung mendapatkan anggukan dari istrinya.
Akhirnya kedua wanita itu pun memejamkan mata, dan saat ini hanya Aaron yang masih terjaga sambil menatap kedua wanitanya dengan pancaran kebahagiaan.
__ADS_1
"Semoga kalian selalu bahagia saat bersama denganku, dan aku akan melakukan apapun demi kebahagiaan kalian. Karena kalian adalah harta yang paling berharga yang aku miliki saat ini." ucap Aaron dengan seulas senyum.